Pesan Mang Ihin kepada Jokowi: Selamatkan NKRI dan Pancasila
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Pesan serupa juga disampaikan Mang Ihin kepada Menteri Susi Pudjiastuti
BANDUNG, Indonesia – Jelang Idul Fitri, Presiden Joko “Jokowi” Widodo menyempatkan diri menjenguk Solihin Gautama Purwanegara, mantan Gubernur Jawa Barat yang kini tengah menjalani masa pemulihan dari penyakit stroke ringan. Jokowi mendatangi tokoh Jawa Barat bernama Mang Ihin di kediamannya pada Sabtu 24 Juni sekitar pukul 12.30 WIB.
Mengenakan kemeja batik warna coklat dan peci, Jokowi datang bersama rombongan dan dikawal ketat Paspampres. Presiden ketujuh itu datang didampingi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Muhammad Iriawan.
Jokowi berkunjung sekitar satu jam. Dalam pertemuannya dengan Gubernur Jawa Barat ke-10, Jokowi mendapat pesan untuk memperjuangkan NKRI dan menyelamatkan Pancasila.
“Tadi saat Pak Jokowi ngobrol empat mata dengan bapak saya, kami tidak ada di dalam, jadi yang ada hanya ibu saya, Pak Jokowi, dan bapak saya. Tapi sebelumnya, ayah saya banyak ngobrol dengan Pak Jokowi. “Beliau berpesan, khususnya harus ada perjuangan untuk NKRI, Pancasila harus diselamatkan,” kata Yani Haryani Solihin, salah satu putri Solihin GP, kepada media.
Meski tak banyak berkomunikasi dengan Jokowi, menurut Yani, sang ayah sangat mengapresiasi dan menghormati perjuangan mantan Gubernur DKI Jakarta itu untuk negaranya.
Sementara itu, Yani bercerita tentang kondisi ayahnya saat ini kondisinya sudah mulai membaik meski masih harus menjalani fisioterapi. Komunikasi juga dapat dilakukan dengan baik.
Alhamdulillah walaupun (bicaranya) pelan, tapi bisa menjawab dengan baik, berkomunikasi dengan baik, ujarnya.
Selain Jokowi dan sejumlah pejabat, tampak pula Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Usai kunjungannya, Susi membeberkan peran Mang Ihin saat terpilih menjadi salah satu menteri Jokowi.
“Dulu yang mengutus saya jadi menteri, Pak Solihin. (Beliau) menginstruksikan untuk tidak lalai, memakai kebaya, dan rambutnya tidak boleh merah, ”kata Susi.
Seperti halnya Jokowi, Susi juga mendapat pesan dari mantan Pangdam Hasanuddin.
Pesannya jaga NKRI, harus cinta rakyat, harus peduli rakyat, simpati rakyat, ujarnya.
Selain Jokowi, Wakil Presiden Jusuf “JK” Kalla juga sempat menjenguk GP Solihin saat masih dirawat di RS Advent Bandung, Sabtu 10 Juni. Solihin yang akan berusia 91 tahun pada 21 Juli ini sempat dirawat beberapa hari di rumah sakit akibat stroke ringan. – Rappler.com