• April 7, 2026
Sebut Kader HMI Korup, Pimpinan KPK Diperkirakan Mundur

Sebut Kader HMI Korup, Pimpinan KPK Diperkirakan Mundur

Tak hanya protes, HMI juga melaporkan Saut ke Mabes Polri. Pernyataan Saut dinilai melukai seluruh keluarga besar HMI.

JAKARTA, Indonesia – Pernyataan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang di salah satu acara stasiun televisi swasta membuat marah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Dalam acara Benang merah berjudul Harga suatu barang yang tayang di TVOne, Jumat, 6 Mei Saut kata kader HMI yang menjadi pejabat publik dekat dengan korupsi.

Catatan, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang juga mantan kader HMI divonis 8 tahun penjara oleh KPK pada 2014 setelah dinyatakan bersalah. menerima Rp 2,21 miliar dari proyek Hambalang.

Anggota HMI yang merasa tersinggung langsung menggelar sejumlah aksi di berbagai tempat, termasuk yang tengah berlangsung di depan Gedung KPK di Jakarta, Senin 9 Mei.

Berdasarkan pantauan Rappler, massa yang berkumpul berjumlah ratusan orang. “Kami menuntut Saut Situmorang mundur dari jabatannya sebagai Wakil Ketua KPK,” kata orator itu melalui pengeras suara.

Akibat aksi protes tersebut, sebagian Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, tidak bisa dilalui kendaraan. Massa sangat panas dan ricuh, bahkan sempat terjadi pelemparan batu yang melukai seorang polisi. Tak lupa, mereka juga mencoret-coret tulisan “Saut Api” di pintu gerbang dan dinding depan Gedung KPK.

Polisi beberapa kali menembakkan gas air mata bahkan menyiapkan tameng untuk melindungi diri dari lemparan batu.

Laporkan ke Mabes Polri

Pagi ini beberapa anggota HMI juga mendatangi Mabes Polri untuk lapor Saut.

“Saya kira itu bukan pernyataan biasa, tapi pernyataan lebih “generalisasi yang harus ditindaklanjuti oleh keluarga besar HMI,” kata Muhammad Fauzi, perwakilan PB HMI di Mabes Polri.

Fauzi mengatakan, keluarga besar HMI sangat terluka dengan ucapan Saut.

“Saya kira ada anggota HMI yang melakukan tindak pidana korupsi, dan kami mendukung KPK ketika ada korupsi. Namun pernyataan Saut tidak bisa dimaafkan begitu saja. “Harus terus didalami,” ujarnya.

Kelompok ini juga berencana melapor ke komite etik KPK agar Saut diproses sesuai aturan yang ada. “Tidak ada proses perdamaian dalam kasus ini,” katanya.

Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar mengatakan, pihaknya akan memproses laporan tersebut. “Aspek hukumnya nanti akan kita pelajari. Prinsipnya Polri merespons semua laporan, kata Boy.

Aksi di berbagai kota

HMI Kota Surabaya pun turun ke jalan memprotes Saut. Lebih dari seratus kader pemuda HMI turut serta dalam aksi solidaritas ini. Mereka berkumpul di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Massa meminta Saut meminta maaf atas pernyataannya yang dinilai ceroboh dengan menyebut HMI melahirkan koruptor. “Kami tidak korup. “Kami berharap Saut meminta maaf dan mengoreksi pernyataannya,” kata Wildan, salah satu kader HMI saat memberikan sambutan.

Pernyataan Saut, kata dia, sengaja dimaksudkan untuk menyudutkan HMI di mata publik. Namun tidak semua kader HMI terlibat korupsi.

Pernyataan Saut cenderung merusak dan merugikan harkat dan martabat HMI, ujarnya.

Kekecewaan ratusan kader HMI terhadap Saut juga terungkap dalam plakat yang dibawa massa aksi, dsalah satunya bertuliskan “Sekolah Mulutmu Dulu Tumis”. Spanduk lainnya bertuliskan “HMI Bukan Koruptor”.

Saut meminta maaf

Senin sore diadakan Saut konferensi pers untuk memperjelas pernyataannya tentang HMI. “Saya tidak bermaksud menyinggung HMI atau lembaga lain. “Saya minta maaf atas pernyataan saya,” kata Saut.

Sebelumnya memang demikian alumni HMI sebagai contoh orang pintar menjadi jahat. Kader yang minim mengikuti Pelatihan Kader (LC) malah menjadi pejabat jahat dan korup.

“Dulu mereka orang pintar, waktu masih mahasiswa, di HMI minimal LK I, tapi kalau jadi pejabat korup dan jahat sekali,” kata Saut saat itu.

Dalam waktu dekat, Pimpinan KPK juga berencana bertemu dengan pengurus PB HMI. Mereka ingin memberikan klarifikasi langsung kepada PB HMI. Rencananya pertemuan akan digelar kemarin. Namun tidak terlaksana karena beberapa pengurus sedang tidak berada di Jakarta.—Oleh laporan Martudji/Rappler.com

Result HK