• April 23, 2026
Sidang Ahok menghadirkan tiga orang saksi, mulai dari saudara angkatnya hingga wakil rektor

Sidang Ahok menghadirkan tiga orang saksi, mulai dari saudara angkatnya hingga wakil rektor

JAKARTA, Indonesia – Sidang kasus dugaan penistaan ​​agama yang melibatkan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama kembali digelar hari ini di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

Dalam sidang ke-13 ini, tim kuasa hukum Ahok akan menghadirkan tiga saksi fakta yang akan mendukung terdakwa. Mereka adalah Bambang Waluyo Djojohadikoesuemo, Andi Analta Amier, dan Eko Cahyono.

“Ada tiga orang yang sudah konfirmasi kehadirannya untuk memberikan keterangan pada sidang hari ini,” kata Fifi Lety Indra, anggota tim kuasa hukum Ahok, saat dikonfirmasi, Selasa, 7 Maret 2017 di Jakarta.

Bambang Waluyo merupakan Wakil Ketua Koordinator Pelayanan Masyarakat dan Kebijakan Publik Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar. Ia juga hadir saat Ahok berpidato di Kepulauan Seribu pada 27 September tahun lalu.

Dalam sambutannya, Ahok antara lain menyinggung Surat Al Maidah ayat 51. Saat itu Ahok berkata, “Jadi jangan percaya pada orang, mungkin dalam hatimu belum tentu bisa memilihku. Berbaring dengan surat Al Maidah 51, macam-macam.”

Kalimat ini kemudian dipertanyakan sejumlah ormas Islam. Mereka menilai Ahok telah menghina ayat suci dan menghina agama. Ahok kemudian dilaporkan ke polisi dan ditetapkan sebagai tersangka.

Jaksa kemudian mendakwa Ahok dengan dakwaan alternatif yakni Pasal 156a ancaman 5 tahun penjara dan Pasal 156 KUHP ancaman 4 tahun penjara. Pasal lain yang dijerat adalah pasal 156a KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun.

Saksi kedua yang akan dihadirkan tim kuasa hukum Ahok pada sidang hari ini adalah Andi Analta Amier. Andi tak lain adalah adik angkat Ahok. Sedangkan saksi ketiga yakni Eko Cahyono merupakan Wakil Rektor Universitas Darma Persada Jakarta.

Ketiga saksi ini menjawab pertanyaan masyarakat, apa bedanya saksi dari pihak penuntut dan saksi dari Pak Basuki, kata anggota tim kuasa hukum Ahok, I Wayan Sudirta, sebelum sidang, Selasa, 7 Maret 2017.

Seperti biasa, sidang akan digelar pada pukul 09.00 WIB dengan pengamanan cukup ketat. Saat ini, petugas polisi telah menutup jalan di depan gedung Kementerian Pertanian. Penutupan akan dilakukan saat sidang.

Ahok mendoakan saksi-saksi yang memberatkannya

Sebelum mendengarkan keterangan saksi yang disampaikan tim kuasa hukum Ahok, jaksa penuntut umum membacanya BAP saksi almarhum yaitu Nandi Naksabandi. Nandi merupakan saksi pelapor yang keterangannya memberatkan Ahok.

Menanggapi BAP tersebut, Ahok membantah telah menyinggung agama. Ia pun mendoakan mendiang Nandi. “KaRena Saki sudah meninggal dunia, saya doakan makamnya diaspal,” kata Ahok.

Saksi pertama mengatakan Ahok tidak menghina agama

Eko Cahyono yang hadir sebagai saksi pertama mengaku sangat yakin ucapan Ahok soal Surat Al Maidah ayat 51 tidak bermaksud menghina agama.

Sebab, saat mendampingi Ahok sebagai calon wakil bupati pada pilkada Bangka Belitung (Babel) pada tahun 2007, banyak pihak yang menggunakan ayat ini untuk melarang warga Muslim memilih pemimpin non-Muslim.

“MMereka mengatakan dilarang memilih pemimpin non-Muslim. Intinya di situ, Yang Mulia, kata Eko kepada majelis hakim. Eko mengatakan, larangan tersebut cukup luas, mulai dari selebaran hingga khutbah Jumat.

Saksi ‘menghadirkan’ Gus Dur ke persidangan

Saksikan juga Eko Cahyono menggugat nama Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ke pengadilan. Eko mengatakan Gus Dur datang ke Bangka Belitung saat Pilada Bangka Belitung 2007 untuk mengoreksi penafsiran Surat Al Maidah ayat 51 yang saat itu banyak dimaknai melarang umat Islam memilih pemimpin non-Muslim.

Gus Dur yang saat itu menjabat Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (NAP) mengatakan, konteks ayat tersebut adalah tokoh agama. Bukan pemimpin negara, kata Eko mengutip ucapan Gus Dur.

Saat itu, lanjut Eko, Gus Dur juga meminta masyarakat Bangka Belitung memilih pemimpin yang rajin, disiplin, dan jujur, apapun latar belakang agamanya.

Saksi Kedua: Masyarakat tertawa saat Ahok mengutip Surat Al Maidah

Saksi selanjutnya adalah Bambang Waluyo Djojohadikoesumo dari DPD Golkar Jakarta. Ia ikut rombongan yang membawa Ahok ke Pulau Pramuka pada 27 September 2016.

Bambang mengatakan, suasana di Kepulauan Seribu saat itu sangat santai dan dinamis. Menurut dia, pernyataan Ahok yang relevan adalah penekanan terhadap orang-orang yang menyalahgunakan Surat Al-Maidah.

Penekanannya pada rakyat, jadi orang tertawa kalau mendengarnya (Ahok mengutipnya), ujarnya.

Namun, jaksa melakukannya Ali Mukartono sebenarnya melanjutkan pembicaraan sebelum kejadian terjadi di Pulau Pramuka. Jaksa menanyakan apakah Golkar pengusung Ahok-Djarot di Pilkada DKI Jakarta sebelumnya pernah membahas kekalahan di Bangka Belitung.

Bambang mengaku tidak membahasnya secara intensif, namun memang salah satu unsur penyebab kekalahan tersebut adalah persoalan agama. Ali usai sidang mengatakan, ucapan Bambang terkait dengan rangkaian di Pulau Pramuka.

“Saya ambil contoh saat Al-Maidah diperiksa tim Ahok. Sepertinya katanya sudah dipesan sebelum berangkat ke Kepulauan Seribu, maksudnya apa? “Ambillah kesimpulanmu sendiri, teman-teman,” katanya. Artinya Ahok dan timnya sejak awal memposisikan Al-Maidah sebagai penghambat.

Sidang usai, Ahok langsung mundur

Sidang berakhir sekitar pukul 14.00 WIB. Dari tiga saksi yang dihadirkan tim kuasa hukum Ahok, hanya dua orang yang memberikan keterangan. Sebab, keterangan seorang saksi yakni Andi Analta Amier ditolak karena mendengarkan keterangan saksi lain pada sidang sebelumnya.

Usai sidang, Ahok langsung meninggalkan ruang sidang. Ia mengaku belum tahu apakah akan langsung berkunjung atau tidak. “Belum ada jadwalnya. “Karena jadwal sidangnya tidak bisa diprediksi,” ujarnya. Hari ini merupakan hari pertama kampanye Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Namun, alih-alih berkampanye, Ahok seharian hadir di persidangan.

Sidang akan dilanjutkan pada Selasa pekan depan. Rencananya tim kuasa hukum Ahok akan menghadirkan 4 orang saksi pembela.

—Rappler.com


uni togel