• May 24, 2026
Densus 88 menangkap 6 terduga teroris Katibah Nusantara di Batam

Densus 88 menangkap 6 terduga teroris Katibah Nusantara di Batam

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Gigih Rahmat Dewa diduga menampung aliran dana dari dalang bom Thamrin Bahrun Naim. Selain itu, keduanya berencana meluncurkan roket di Marina Bay Singapura

JAKARTA, Indonesia – (UPDATED) Anggota Divisi Khusus Anti Teror 88 menangkap 6 terduga anggota kelompok teroris Katibah Gigih Rahmat (GR) di Kepulauan Batam pada Jumat, 5 Agustus. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 06.45 hingga 08.00 di beberapa lokasi berbeda di Batam.

Berdasarkan keterangan tertulis Kadiv Humas Mabes Polri Boy Rafli Amar yang diterima Rappler, Jumat, 5 Agustus, kelompok ini dipimpin Gigih Rahmat Dewa. Gigih juga diamankan anggota Densus dalam penggerebekan hari ini.

Selain Gigih, anggota Densus juga berhasil menangkap terduga teroris berinisial TS, ES, T, HGY dan MTS, kata Boy dalam keterangan tertulisnya. Lantas apa peran Gigih menebar teror? Menurut Boy, Gigih ada hubungannya dengan Bahrun Naim, orang yang dituding Januari lalu sebagai dalang bom Tharim.

“GRD diduga sebagai penerima dan penyalur dana kegiatan radikalisme. “GRD dan Bahrun Naim juga berencana meluncurkan roket dari Batam dengan tujuan Marina Bay, Singapura,” kata Boy lagi.

Selain itu, GRD juga diduga menyembunyikan 2 warga Uighur yakni Ali dan Doni. Ali dijemput tersangka pelaku bom bunuh diri di Polres Solo, Nurrohman asal Batam dalam perjalanan menuju Bogor.

Nurrohman kemudian membawa Ali ke kediaman Abu Musab di Bekasi. “Dua orang Uighur dan Abu Musab ditangkap di Bekasi,” kata Boy.

GRD, lanjut Boy, juga menjadi fasilitator pemberangkatan WNI ke Suriah melalui jalur Turki. GRD juga memiliki koneksi dengan WNI yang berada di Turki untuk membantu pemindahan calon jihadis ke negara pimpinan Bashar al-Ashad tersebut.

Katibah Nusantara sendiri merupakan bagian dari kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Menurut Tito Karnavian yang saat itu masih menjabat Kapolda Metro Jaya, Katibah Nusantara dibentuk Bahrun agar bisa menjadi pemimpin kelompok ISIS di Asia Tengah.

“Bahrun punya pesaing dari Filipina bagian selatan,” kata Tito kepada media.

Berdasarkan data Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC), Anggota Katibah Nusantara Daulah Islamiyyah telah berdiri sejak tahun 2014. Anggota kelompok ini berasal dari Indonesia dan Malaysia.

Belum ditemukan alat peledak apa pun

Usai ditangkap, anggota Densus 88 Antiteror bergerak cepat melakukan penyelidikan terhadap enam terduga teroris yang ditangkap pagi tadi di Kepulauan Batam, Riau. Kepala Biro Humas Polri Brigjen Agus Rianto mengatakan, anggota Densus 88 saat ini masih dalam tahap pengumpulan barang bukti enam terduga teroris yang ditangkap di Batam.

“Untuk (penangkapan) yang keenam ini, kami akan melanjutkan penggeledahan di tempat-tempat yang sudah diketahui penyidik, dalam hal ini Densus 88 dan Polda,” kata Agus di kantor Mabes.

Ia mengatakan, sejauh ini belum ditemukan barang bukti berupa senjata atau alat peledak dari enam terduga teroris tersebut. Sementara terkait roket yang diduga diluncurkan enam terduga teroris, Agus mengatakan masih dalam penyelidikan.

Roket tersebut sebelumnya akan digunakan untuk meledakkan Marina Sand Bay di Singapura dan diluncurkan dari Batam.

“Waktu mereka bekerja berkaitan dengan data yang mereka miliki dan rencana mereka ke Singapura. “Mereka tentu akan mencari peluang dan peluang untuk melakukan serangan terhadap negara tetangga,” kata Agus.

Polri juga akan bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (FPATK) untuk menelusuri aliran dana yang diduga mengalir dari Suriah untuk membiayai rencana serangan teroris tersebut. Aliran uang tersebut juga dikabarkan digunakan untuk mengirim WNI ke Suriah dan bergabung dengan kelompok ISIS.

“Kami menduga yang bersangkutan adalah penerima dana tersebut. Salah satunya digunakan untuk menyiapkan akomodasi bagi mereka yang akan berangkat ke Suriah. “Pasti memerlukan pengalaman dan koordinasi dengan PPATK,” ujarnya. – Rappler.com

BA

pengeluaran hk hari ini