• April 8, 2026
Kevin/Marcus memecahkan rekor dengan memenangkan tujuh gelar Super Series pada tahun 2017

Kevin/Marcus memecahkan rekor dengan memenangkan tujuh gelar Super Series pada tahun 2017

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Di tengah perjuangannya meraih gelar juara, bahu dan lutut Kevin mengalami pendarahan akibat terjatuh di lapangan

JAKARTA, Indonesia – Perjuangan pasangan ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon untuk meraih gelar final Super Series Championship 2017 tidak sia-sia. Berjuluk The Minions, duo ini sukses meraih gelar ketujuh mereka di BWF Dubai World Super Series akhir tahun lalu.

Sebuah pencapaian yang luar biasa, apalagi Kevin/Marcus berhasil mencapai final sebanyak sembilan kali.

Sebelum menjuarai BWF Dubai World Super Series Finals 2017, mereka juga pernah meraih gelar juara di All England Open Super Series Premier 2017, India Open Super Series 2017, Malaysia Open Super Series Premier 2017, Japan Open Super Series 2017, China Open Super Series Premier dan Hong Kong Open Super Series 2017. Di final Dubai World Super Series, Kevin/Marcus berhasil mengalahkan pasangan ganda China Liu Cheng/Zhang Nan dua set langsung dengan skor 21-16 dan 21-15 untuk menyamakan kedudukan. mengalahkan .

Lantas apa kata keduanya usai meraih gelar Super Series ketujuh?

“Kemenangan ini terasa sangat spesial, sungguh luar biasa kami bisa mencetak hat-trick untuk kedua kalinya di tahun ini. Kami bisa mendapatkan gelar ketujuh dalam satu tahun. Saya tidak pernah menyangka bisa memenangkan tujuh gelar Super Series dalam satu tahun. Ini baru pertama kalinya. “Kami benar-benar tidak menyangka, jadi ini benar-benar keajaiban,” kata Kevin seperti dikutip dari Situs web PBSI pada hari Minggu, 17 Desember.

Seperti yang dikatakan pemain nomor satu dunia itu, pada 2017 Kevin/Marcus berturut-turut menjadi juara di China Open dan Hong Kong Open.

Kemenangan ini sekaligus membalas kekalahan menyakitkan yang dialami The Minions melawan Liu/Zheng di final Premier League Denmark Open Super Series 2017. Saat itu, Kevin/Marcus belum bisa tampil maksimal karena Marcus mengalami cedera bahu.

“Kuncinya, kita belajar dari pertemuan terakhir. Meskipun kami kehilangan waktu itu karena bahuku sakit, tapi kehilangan itu hilang. “Jadi bagaimana kita menang melawan mereka sekarang,” ujarnya.

Perjalanan The Minions meraih podium juara di turnamen Dubai World Super Series tidaklah mudah. Mereka dikalahkan oleh Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang) di grup A. Marcus belum fit 100 persen karena otot lehernya mengalami kendala sejak latihan hari pertama di Dubai.

Pada laga terakhir tadi malam, Kevin justru kesakitan karena terjatuh di sudut lapangan pada awal gim pertama. Akibatnya bahu dan lututnya berdarah hingga harus dibalut plester usai penyerahan medali. Namun semangat juang kedua pemain ini begitu luar biasa sehingga Liu/Zheng tak bisa berbuat banyak di lapangan.

Marcus juga mengatakan, dukungan suporter dan masyarakat Indonesia di GOR Hamdan juga memberikan suntikan semangat.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang mencintai bulutangkis. “Jangan bosan, dukung kami,” kata Marcus.

Selamat kepada Kevin/Marcus!

– Rappler.com

pragmatic play