• March 30, 2026
Senat Menyetujui Konvensi ILO tentang Perlindungan Pekerja Pemerintah

Senat Menyetujui Konvensi ILO tentang Perlindungan Pekerja Pemerintah

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Hal ini menjadikan Filipina sebagai negara Asia pertama yang meratifikasi Konvensi tersebut, yang menjamin hak pekerja publik untuk berorganisasi dan menegosiasikan persyaratan kerja.

MANILA, Filipina – Senat pada hari Senin, 14 Agustus menyetujui ratifikasi perjanjian internasional mengenai perlindungan hak pekerja pemerintah untuk berorganisasi dan menegosiasikan kondisi kerja.

Dengan suara 22-0, para senator mengadopsi Konvensi Organisasi Buruh Internasional 151, yang juga menjamin hak pegawai pemerintah terhadap tindakan diskriminatif anti serikat pekerja, hak untuk melakukan perundingan bersama dan hak untuk didengarkan melalui penyelesaian perselisihan.

Senator Loren Legarda, ketua komite hubungan luar negeri, menyambut baik langkah tersebut, dengan mengatakan Filipina adalah negara Asia pertama yang meratifikasi Konvensi tersebut, yang juga dikenal sebagai “Konvensi Mengenai Perlindungan Hak Berorganisasi dan Prosedur Penentuan Kondisi pekerjaan di bidang pelayanan publik.”

“Saya berterima kasih kepada rekan-rekan saya karena dengan suara bulat menyetujui ratifikasi perjanjian yang sangat penting ini. Filipina kini menjadi negara Asia pertama yang meratifikasi Konvensi tersebut. Hal ini juga memperkuat status lokal dan internasional negara tersebut sebagai pemimpin dalam pemajuan dan perlindungan hak-hak buruh dan sipil,” kata Legarda.

Legarda mengatakan 2,3 juta pegawai negeri Filipina akan memperoleh manfaat dari perjanjian internasional ini, yang mencakup semua orang yang dipekerjakan oleh pemerintah pusat dan badan-badan terkait, biro, unit pemerintah daerah, serta perusahaan-perusahaan yang dimiliki dan dikendalikan oleh negara.

Ketua Komite Buruh Senat Joel Villanueva juga menyambut baik langkah tersebut. Ia mengatakan bahwa pegawai negeri sipil, tidak seperti pegawai swasta, hampir tidak mempunyai hak untuk melakukan perundingan bersama dan bernegosiasi sebelum hal tersebut.

Mengutip data pemerintah, Villanueva mengatakan terdapat 1.944 serikat pekerja yang terdaftar di sektor publik, namun hanya 992 atau kurang dari setengahnya yang telah mencapai status akreditasi, sementara hanya 813 yang memiliki perjanjian perundingan bersama dengan pemberi kerja.

“Perundingan bersama yang dinamis di sektor publik mendorong pekerja untuk merancang standar dan kode etik mereka,” kata Villanueva.

Berdasarkan resolusi tersebut, Konvensi ini akan mulai berlaku 12 bulan setelah tanggal ratifikasinya didaftarkan pada Direktur Jenderal ILO.

Konvensi ILO 151 pertama kali diadopsi pada tanggal 27 Juni 1978 di Jenewa, Swiss, dan dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 1981.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte meratifikasi Konvensi tersebut pada 26 Mei 2017. – Rappler.com

Keluaran SGP