Jakmania membuat keributan dan meminta maaf kepada masyarakat
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Akibat kerusuhan Jumat malam itu, 5 petugas polisi terluka, 1 orang di antaranya masih kritis di rumah sakit.
JAKARTA, Indonesia – Suporter tim Persija, The Jakmania, meminta maaf kepada masyarakat atas kerusuhan yang terjadi pada Jumat, 24 Juni di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Akibat kerusuhan tersebut, 5 petugas polisi mengalami luka-luka, 1 orang masih kritis dan 19 orang pendukung mengalami sesak napas.
Seorang anggota polisi dalam kondisi kritis setelah diserang komplotan Jakmania. Akibatnya, seorang anggota polisi bernama Hanawiah mengalami luka cukup serius di bagian kepala.
Belum lagi 2 unit mobil rusak dan 5 unit sepeda motor terbakar. Ratusan suporter Persija ditangkap polisi untuk meredam kerusuhan.
Laga Persija kontra Sriwijaya FC akhirnya terpaksa terhenti. Atas kejadian tersebut, The Jakmania meminta maaf melalui akun Twitter resminya.
Mereka pun mengimbau seluruh anggota The Jakmania untuk menahan diri dari segala bentuk provokasi. Berikut tweet mereka secara online:
1. PP The Jakmania mohon maaf sebesar-besarnya kepada Persija, Pemain Persija, Sriwijaya FC, Singa Mania, pihak kepolisian dan masyarakat Jakarta
— Jakmania Infokom (@JakmaniaOnTweet) 25 Juni 2016
2. Kami menyayangkan kejadian ini terjadi, dan akan lebih banyak melakukan koordinasi dan konsolidasi internal demi kebaikan bersama
— Jakmania Infokom (@JakmaniaOnTweet) 25 Juni 2016
3. Jakmania adalah organisasi terpimpin yang mempunyai saluran koordinasi, sehingga pihak-pihak diluar arahan akan segera dipertemukan
— Jakmania Infokom (@JakmaniaOnTweet) 25 Juni 2016
4. Kami tidak menutup diri untuk menerima kritik, masukan atau bimbingan dari pihak lain, khususnya tokoh masyarakat Jakarta
— Jakmania Infokom (@JakmaniaOnTweet) 25 Juni 2016
5. Kami turut berduka cita atas jatuhnya korban jiwa yang terjadi dari semua pihak dan turut bersimpati kepada seluruh korban luka
— Jakmania Infokom (@JakmaniaOnTweet) 25 Juni 2016
6. Kepada semuanya, kami harap dapat menahan diri dari segala bentuk provokasi, tetap menjaga emosi dan juga bersikap bijak termasuk di dunia maya.
— Jakmania Infokom (@JakmaniaOnTweet) 25 Juni 2016
7. Kita melakukan introspeksi diri dan kembali ke jalur yang terorganisir
— Jakmania Infokom (@JakmaniaOnTweet) 25 Juni 2016
– Rappler.com