• March 20, 2026
Dunia merindukan meninggalnya legenda Muhammad Ali

Dunia merindukan meninggalnya legenda Muhammad Ali

Ribuan orang berkumpul untuk mengucapkan selamat tinggal kepada The Greatest.

JAKARTA, Indonesia—Kampung halaman Muhammad Ali di Louisville menjadi saksi prosesi pemakaman petinju legendaris sekaligus aktivis kemanusiaan Muhammad Ali pada Jumat sore, 10 Juni waktu setempat. Ribuan orang datang ke kampung halaman Ali untuk melepas petinju yang memiliki nama lahirnya itu Cassius Marcellus Clay, Jr. pergi

Mereka berkumpul di arena olahraga di Louisville untuk memberikan penghormatan terakhir dan mendengarkan pesan dari keluarga Muhammad Ali. Bahkan tak sedikit dari mereka yang menangis.

Upacara yang terbuka untuk umum ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sekaligus menandai dua hari penghormatan terakhir terhadap tiga kali juara dunia kelas berat berjuluk “Yang Terhebat” yang meninggal dunia pada Jumat, 3 Juni lalu dalam usia yang sama. 74 karena penyakit Parkinson.

“Jika Muhammad tidak menyukai satu baris kalimat, dia akan menulis ulang baris tersebut,” kata istrinya, Lonnie, di hadapan ribuan pelayat yang terus meneriakkan nama Muhammad Ali sepanjang pidato tersebut. “Agamanya, namanya, keyakinannya, semuanya pilihannya sendiri, apapun resikonya,” ujarnya lagi.

Mantan presiden Amerika Serikat, Bill Clinton, dan komedian Billy Crystal pun berkesempatan menyampaikan eulogi usai prosesi pemakaman yang dilakukan di jalanan Louisville, kota terbesar di selatan Kentucky, tempat kelahiran Muhammad Ali saat berada di sana. masih terdapat perpecahan dalam masyarakat berdasarkan ras.

Para penggemar memenuhi jalanan Louisville untuk melihat sekilas peti mati Muhammad Ali. Mereka berfoto, bertepuk tangan, dan tak henti-hentinya meneriakkan nama Muhammad Ali di bawah terik matahari. Beberapa dari mereka bahkan mengenakan sarung tinju.

Rute yang ditempuh prosesi pemakaman ini kurang lebih sepanjang 30 kilometer, melewati tempat-tempat penting dalam kehidupan Yang Terbesar: rumah masa kecilnya, Ali Center, African American Cultural Center, dan sepanjang Muhammad Ali Boulevard sebelum akhirnya sampai di Cave Hill. kuburan.—tempat peristirahatan terakhir sang legenda.

Petugas polisi ikut mengamankan antrean di depan rumah masa kecil Muhammad Ali yang ramai dikunjungi orang. penggemar.

“Anak-anak menyukainya, dia selalu memberikan harapan kepada orang-orang di sini,” kata Toya Johnson, seorang penggemar yang mengenakan kaus bergambar Muhammad Ali, kepada AFP. “Bagi anak muda di sini, dia adalah contoh.”

Petinju yang lahir dengan nama Cassius Clay pada tahun 1942 ini memenangkan medali emas di Olimpiade dan memulai karir profesionalnya dengan pertandingan yang fenomenal – seperti Menggeledah di hutan juga melawan George Foreman Sensasi di Manila dengan Joe Frazier.

Dia mengejutkan penonton Amerika ketika dia menolak untuk bertugas di militer selama Perang Vietnam, sebuah keputusan yang mengakibatkan dia dicopot dari beberapa gelar juara dan dilarang berkompetisi.

Meski begitu, Muhammad Ali mendapat penghormatan dari seluruh dunia sebagai aktivis kemanusiaan yang memberikan pidato luar biasa tentang toleransi beragama dan tak malu mengakui penyakit parkinson menggerogoti tubuh kekarnya.

Mike Tyson adalah pembawanya

Aktor Will Smith – yang merupakan nominasi Oscar untuk perannya sebagai Muhammad Ali – serta juara dunia kelas berat Mike Tyson dan Lennox Lewis termasuk di antara pelayat dalam pemakaman yang tertutup untuk umum tersebut.

Kehadiran Tyson baru terkonfirmasi pada Jumat pagi.

“Dia sangat terpukul, dia tidak tahu apakah dia mampu melakukannya… Tapi sepertinya kemarin dia memutuskan dia perlu berada di sini,” kata Bob Gunnell, juru bicara keluarga.

Kehilangan ikon

Presiden Barack Obama tidak dapat menghadiri upacara pemakaman karena bertepatan dengan kelulusan SMA putrinya Malia.

Pembantu senior presiden Valerie Jarrett kemudian membacakan pesan dari Obama dan istrinya, Michelle, kepada para pelayat, yang berbunyi “Muhammad Ali adalah Amerika, Muhammad Ali akan selalu menjadi Amerika.”

Dalam pesan video yang dikirimkan pada Kamis, 9 Juni, Obama mengungkapkan rasa hormatnya terhadap The Greatest.

“Minggu ini kami kehilangan sebuah ikon. “Seseorang yang berpihak pada warga Amerika keturunan Afrika, menurut saya, akan membebaskan pikiran mereka dan membuat mereka bangga akan siapa diri mereka,” kata Obama.

“Saya tumbuh besar dengan menontonnya. “Saya tumbuh dengan identitas yang dibentuk oleh apa yang dia capai,” katanya. “Dukungan dan cinta yang ditunjukkan kepada saya adalah salah satu berkah terbaik dalam hidup saya.” —Laporan AFP/Rappler.com

BACA JUGA:

Keluaran Sydney