Polda Metro mengumpulkan bukti kematian peserta lomba makan ayam di KFC
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Siapa yang paling bertanggung jawab?
JAKARTA, Indonesia – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Iqbal mengatakan polisi tengah mengumpulkan bukti dan saksi terkait meninggalnya Fredy Jayadi (45 tahun), warga Duri Kosambi, Jakarta Barat, yang diduga tewas akibat tersedak kaki saat mengikuti lomba makan ayam berdurasi 5 menit.
“Hanya ada dua hal yang akan kita lakukan, pertama kita tentukan penyebabnya. Penyebabnya, apakah kematiannya wajar karena sesak napas atau ada tindak pidana di sana, itu yang akan kita lakukan,” kata Iqbal, Minggu, 13 Maret.
Benarkah Fredy tersedak? Nanti dokter akan menegakkan diagnosisnya, ujarnya.
Iqbal menambahkan, polisi juga mendalami indikasi kelalaian panitia.
Lalu siapa yang paling bertanggung jawab? “Iya saat ini kita sedang fokus melakukan penyidikan ya, yang bertanggung jawab atas kejadian itu memang panitia. Ada yang mengawasi dan sebagainya,” ujarnya.
Namun kejahatan atau tindak pidana yang melanggar tindak pidana tersebut belum dapat ditentukan. Makanya kita mulai memeriksa saksi-saksi, lalu melakukan otopsi, katanya.
Hingga saat ini, kata Iqbal, belum ada pengakuan dari panitia atas kelalaian tersebut. Polisi akan mengkonfirmasi hal ini dengan menyelidiki dugaan pelanggaran prosedur operasi standardia.
Sebelumnya, Fredy meninggal dunia setelah mati lemas saat mengikuti lomba makan ayam di toko Kentucky Friend Chicken di Jakarta.
Korban tersedak dan langsung meminum air lalu ditolong, namun kata dokter, nyawa korban tidak dapat diselamatkan, kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cengkareng, Kompol M. Taufik Iksan, Jumat, 11 Maret.
Taufik menjelaskan kronologis kejadian saat panitia menggelar lomba makan sayap ayam KFC berdurasi 5 menit berhadiah 5M di KFC Taman Semanan Cengkareng, Jakarta Barat, yang berlangsung sejak 3 Maret 2016.
Pada Jumat, 11 Maret, pukul 14.00 WIB, panitia memulai kompetisi dengan tiga kontestan, salah satunya adalah korban Fredy.
Panitia memberikan tiga potong sayap ayam yang dimakan para kontestan secepatnya untuk menentukan pemenangnya.
Taufik mengatakan, korban memakan tiga potong sayap ayam, namun tiba-tiba tersedak sehingga Fredy meminum airnya.
Panitia lomba berusaha memberikan pertolongan dan membawa korban ke klinik Yasa Husada, namun dokter yang bertugas menyatakan Fredy meninggal dunia.
Petugas kemudian membawa jenazah korban ke RS Polri untuk diautopsi dan diketahui penyebab kematiannya.
Taufik mengatakan, penyidik polisi juga memeriksa panitia penyelenggara, karyawan KFC, peserta, dan penonton yang menyaksikan pertandingan tersebut. —Rappler.com