• March 16, 2026
Setelah Brexit, Sadiq Khan terus menyambut imigran dan kelompok LGBT ke London

Setelah Brexit, Sadiq Khan terus menyambut imigran dan kelompok LGBT ke London

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Wali Kota London, Sadiq Khan, menegaskan kotanya akan terus menerima warga negara Eropa lainnya. Keluarnya Inggris dari Uni Eropa tidak akan mengubah sikap tersebut.

JAKARTA, Indonesia — Keluarnya Inggris dari Uni Eropa telah membawa perubahan sosial yang bertahan lama. Kini masyarakat Negeri Ratu Elizabeth II dilanda perpecahan, terutama kaum migran.

Bagaimana tidak, salah satu alasan utama warga Inggris memilih keluar dari Uni Eropa adalah karena menolak masuknya warga negara asing ke Inggris. Bagi mereka, pendatang hanya mengambil lapangan kerja dan memperburuk perekonomian.

Oposisi juga menjadi lebih kuat setelah Brexit – atau meninggalkan Inggris – terealisasi setelah referendum pekan lalu. Namun Wali Kota London yang baru, Sadiq Khan, punya sikap berbeda.

(BACA: 5 Fakta Wali Kota Muslim Pertama London, Sadiq Khan)

‘Sama-sama’

Dalam pidato yang disampaikan di Pride Festival pada Sabtu 25 Juni, Khan mengungkapkan rasa bangganya terhadap warga negara Eropa non-Inggris.

“Kota London berterima kasih atas kontribusi besar Anda, dan hal itu tidak akan berubah,” kata Khan. seperti dilansir The Guardian.

Sebagai pemimpin kota dengan jumlah penduduk besar dan komunitas beragam, Khan mengakui perbedaan keyakinan dan latar belakang tidak mudah ditoleransi. Meski demikian, ia tetap mengimbau semua orang untuk menghormati, merangkul, bahkan merayakan perbedaan tersebut.

“Saya ingin menyampaikan pesan kepada satu juta warga Eropa yang tinggal di London. Sama-sama diterima di sini,” katanya.

Tetap di Uni Eropa

Meski Inggris memilih hengkang, Khan berusaha memastikan London bisa bertahan di pasar besar Uni Eropa. Langkah ini diperlukan agar warga kota dapat mempertahankan lapangan kerja dan investasi.

“London harus diwakili dalam setiap negosiasi mengenai UE,” katanya.

Tak hanya itu, Khan juga mengimbau pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn untuk menyatukan masyarakat Inggris yang terpecah belah pasca referendum. Corbyn, menurut Khan, harus “membantu memperbaiki kesenjangan”.

Kota ramah LGBT

Pride Festival ini sebenarnya menunjukkan keterbukaan tangan London terhadap kaum lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). Tak bisa dimungkiri, kaum sesama jenis masih banyak mendapat penolakan.

Melalui festival ini, Khan menegaskan akan menjaga reputasi kota London sebagai “kota paling ramah LGBT di planet bumi”. Langkah ini sejalan dengan penerimaan negara-negara Eropa lainnya yang juga merasa terancam.

“Melalui aksi pemilu kemarin yang mengikat kelompok LGBT dan komunitas (Eropa) dalam semangat inklusivitas, kita semua bertanggung jawab untuk memperbaiki perpecahan yang muncul,” ujarnya.—Rappler.com

Pengeluaran SDY