• March 20, 2026

Berita hari ini: Sabtu 11 Juni 2016

Kapal yang membawa 35 warga Sri Lanka itu terdampar di Aceh

Sebuah kapal yang membawa 35 warga etnis Tamil Sri Lanka kandas di Pantai Lhoknga, Aceh Barat, Aceh. Puluhan warga negara asing tersebut diyakini akan berlayar ke Australia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penumpang kapal induk India tersebut berjumlah 5 orang, 22 perempuan dan 13 laki-laki. Salah satu rombongan warga etnis Tamil dilaporkan sedang hamil.

Mengetahui kejadian tersebut, sejumlah pihak yang terdiri dari tim medis, petugas imigrasi, dan TNI langsung menuju lokasi sekitar 300 meter dari bibir pantai. Kapal masih terapung disana, sedangkan mesin kapal belum diperbaiki.

“Kami datang ke sana untuk memeriksa kesehatannya dan memeriksa dokumen yang dibawanya,” kata Kepala Badan Pengawasan dan Penindakan Imigrasi (Waskadim) Kota Banda Aceh, Usman.

Sementara itu, Komandan Distrik Militer (Danramil) Lhoknga, Mayor Infanteri Darul Amin, mengatakan para pendatang tersebut dalam keadaan sehat. Makanan di kapal masih mencukupi.

Petugas imigrasi juga masih memeriksa apakah kapal tersebut akan berlayar ke Australia. Lebih lanjut di Kedua.

Wapres JK: Tindakan Satpol PP yang meniadakan pedagang makanan tidak sesuai aturan

DANKARTA, Indonesia – Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut tindakan Satpol PP yang melakukan razia terhadap pedagang makanan yang memilih buka pada siang hari tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Menurut JK, di bulan Ramadhan juga ada sebagian orang yang tidak berpuasa.

Kelompok pertama adalah pemudik, kemudian orang sakit dan orang yang bukan muslim, kata JK saat ditemui di Jakarta, Sabtu, 11 Juni.

Dia mengatakan bahwa hanya karena dia terus menjual pada hari Ramadhan tidak bisa dijadikan alasan untuk menghapusnya. Restoran, kata JK, tetap bisa membuka dan menggunakan penutup jendelanya.

Jadi, kami berdua saling menghormati, katanya.

Pernyataan JK itu mengomentari peristiwa penggerebekan yang terjadi di kawasan Serang, Banten. Salah satu pedagang yang ikut dalam penggerebekan tersebut adalah Ny. Siapa pun.

Dalam tayangan Kompas TV, tampak Ny. Eni diminta petugas keluar dari warungnya saat makanannya disita petugas Satpol PP. Petugas Satpol PP tidak peduli padahal Ny. Eni memohon dan menangis agar barangnya tidak disita.

Kejadian ini akhirnya membuat netizen berbondong-bondong menggalang dana untuk menyelamatkan Ny. Untuk membantu siapa pun. Acara penggalangan dana yang dipimpin oleh Dwika Putra dan ketiga rekannya berhasil mengumpulkan dana mencapai Rp 100 juta. – Rappler.com

Salah satu WNI positif mengidap virus Zika saat tiba di Taiwan

JAKARTA, Indonesia – Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Taiwan pada Senin, 6 Juni melaporkan satu orang warga negara Indonesia positif terjangkit virus Zika. WNI yang diketahui berasal dari Blitar itu tiba di Taiwan pada Rabu 1 Juni untuk bekerja sebagai anak buah kapal (ABK).

Menurut laporan media Fokus pada Taiwan, awak pesawat berusia 22 tahun itu merasa tidak enak badan saat melakukan perjalanan dengan pesawat. CDC menyebutkan, saat tiba di Bandara Internasional Kaohsiung, ia mengaku mengalami demam dan matanya merah.

WNI tersebut kemudian menjalani proses tes demam di bandara. Namun hasilnya negatif untuk infeksi virus Zika. Dia baru dinyatakan positif mengidap virus tersebut pada Minggu 5 Juni.

Ketua Departemen Ketenagakerjaan Kamar Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, Devriel Sogja yang dihubungi Rappler mengaku sudah mendengar informasi tersebut. Saat ini WNI asal Blitar masih berada di ruang isolasi RS.

Saat ini kondisinya stabil di ruang isolasi, kata Devriel melalui pesan singkat, Sabtu 11 Juni.

Dijelaskannya, WNI tersebut berencana bekerja di wilayah operasional di luar wilayah Taiwan. Jika lancar, seharusnya WNI tersebut sudah bekerja sejak Selasa 7 Juni.

“Hal ini sudah kami sampaikan ke Kementerian Luar Negeri pusat dan agen tenaga kerja pengirim. “Mereka kemudian memberitahu pihak keluarga,” kata Devriel.

Ini merupakan kasus Zika pertama yang keluar dari Indonesia pada tahun ini. CDC juga telah memperbarui saran perjalanan bagi warga negara Taiwan yang menuju ke Indonesia berdasarkan sistem tiga tingkat.

Sementara itu, ini merupakan kasus Zika ketiga yang masuk ke Taiwan dari luar negeri. Dua kasus sebelumnya berasal dari Udon Thani, Thailand Utara. – Rappler.com

Indonesia bungkus: Jumat, 10 Juni 2016

Mulai dari IDI yang menolak menjadi eksekutor kebiri hingga Alfred Riedl kembali melatih timnas Indonesia

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menolak melaksanakan hukuman kebiri yang rencananya akan menjadi hukuman tambahan bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Menurut Ketua IDI Ilham Oetama Marsis, penerapan hukuman kebiri yang dilakukan dokter dinilai melanggar Sumpah Dokter dan Kode Etik Kedokteran Indonesia.

“Kami tidak menentang Perppu soal tambahan hukuman kebiri. Namun, sebaiknya dokter tidak melakukan penyuntikan, kata Ilham.

Lalu bagaimana pemerintah menyikapi penolakan ini? Sementara itu, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan untuk kembali menunjuk Alfred Riedl sebagai pelatih timnas Indonesia. Keputusan tersebut mengejutkan karena nama pelatih asal Austria itu tidak pernah disebutkan sebagai calon. Mengapa PSSI kembali memilih Riedl sebagai pelatih?

Simak rangkuman beritanya dalam video berikut:

– Rappler.com

Pengeluaran Sidney