• March 21, 2026
Agus dan Anies mengikuti salat subuh di Masjid Istiqlal dan duduk satu barisan

Agus dan Anies mengikuti salat subuh di Masjid Istiqlal dan duduk satu barisan

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Ketiganya terlihat berpegangan tangan sambil mendengarkan tauisyah yang diberikan di Masjid Istiqlal.

JAKARTA, Indonesia – Warga dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul untuk melaksanakan salat subuh berjamaah di Masjid Istiqlal pada Sabtu, 11 Februari. Acara yang digagas Forum Umat Islam (FUI) ini berkali-kali dibantah karena ada kaitannya dengan Pilkada 2017 yang akan digelar pada 15 Februari mendatang.

Namun ternyata acara tersebut dihadiri dua pasangan calon di Pilkada DKI, yakni Agus Harimurti, Anies Baswedan, dan Sandiaga Uno. Ketiganya duduk satu baris dengan Ustad Arifin Ilham.

Ketiga paslon tersebut sama-sama mengenakan kemeja coco warna putih dan peci hitam. Anies terlihat duduk di sebelah kanan Sandiaga. Sedangkan Agus duduk di sebelah kanan pria yang pernah menjabat Menteri Pendidikan itu.

Usai melaksanakan salat berjamaah, Masjid Istiqlal Ta’mir memperkenalkan sejumlah ulama dan tokoh yang hadir. Selain tiga nama di atas, Ta’mir juga menyebut nama mantan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. Mereka mengikuti salat dan tausiyah yang digelar beberapa hari menjelang pilkada.

Ya Allah akan hadirkan pemimpin yang shaleh untuk Jakarta, kata Arifin yang diyakini jamaah.

Sementara itu, Hidayat menyatakan akan memilih pemimpin Islam bersama keluarganya.

“Yang hadir di sini insya Allah tidak salah pilih. Dia akan memilih seorang pemimpin Muslim. “Keluarganya begitu, begitu pula masyarakat sekitar,” kata Hidayat.

Awalnya FUI membuat konsep acara 11 Februari dengan mengerahkan massa untuk turun ke jalan melakukan pawai dari Monumen Nasional hingga Bundaran Hotel Indonesia. Namun Polda Metro Jaya tidak memberikan izin.

Pasalnya, peristiwa ini justru akan memperburuk suasana menjelang masa tenang menjelang pilkada. Selain itu, ketiga paslon di hari yang sama memanfaatkan hari terakhirnya untuk menggelar kampanye besar-besaran.

Akhirnya konsep acara diubah dari jalan kaki menjadi tausiyah dan ceramah di Masjid Istiqlal. Mereka mengangkat tema “Implementasi Surat Al-Maaidah 51: Wajib Memilih Pemimpin Muslim dan Haram Memilih Pemimpin Kafir”. (BACA: Aksi 11 Februari diubah dari pawai menjadi tausiyah di Masjid Istiqlal)

Bagaimana kegiatan tausiyahnya, baca laporannya di Rappler. – Rappler.com

Togel SDY