• February 27, 2026
Aktivis peduli binatang diprotes dengan ilmu hitam.

Aktivis peduli binatang diprotes dengan ilmu hitam.

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

“Mereka telah menyebarkan fotoku dan seseorang ingin mencari alamatku.”

BANDUNG, Indonesia Yayasan Kalajengking Indonesia memprotes tradisi adu bagong yang masih dilakukan di sejumlah daerah di Jawa Barat. Mereka menuntut Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melarang tradisi tersebut.

Tuntutan organisasi pembela hak binatang itu disampaikan saat aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Senin, 23 Oktober 2017. Namun protes tersebut kemudian berujung pada intimidasi dan ancaman terhadap Marison Guciano, juru bicara Yayasan Kalajengking Indonesia.

Marison mengaku kepada Rappler, dirinya telah menerima puluhan pesan berisi intimidasi dan ancaman dari pelaku dan penggemar tradisi adu bagong. Tindakan yang bisa disebut penganiayaan ini ia terima melalui akun Facebook pribadinya.

“Saya mendapat ancaman karena dianggap merusak tradisi setempat. “Banyak pesan masuk ke Facebook saya yang berisi ancaman,” kata Marison melalui aplikasi WhatsApp, Kamis, 26 Oktober 2017.

Marison menunjukkan ancaman yang diterimanya, mulai dari kata-kata kasar, kasar hingga ancaman kekerasan fisik. Bahkan, ada pula yang mengancam ilmu hitam dan berniat datang ke rumahnya.

“Mereka sudah menyebarkan foto saya dan ada yang ingin mencari alamat saya,” kata Direktur Penyidikan Yayasan Kalajengking Indonesia.

Meski merasa nyawanya terancam, Marison tak berniat melaporkan masalah tersebut ke polisi. Ia ingin melihat sejauh mana intimidasi kelompok pendukung Adu Bagong terhadap dirinya.

Marison menilai, perbuatan kelompok masyarakat tersebut karena mereka belum paham bahwa praktik adu babi hutan itu salah. Marison pun bertekad tak akan menyerah memperjuangkan nasib hewan yang diperlakukan kejam oleh manusia.

“Tetapi saya tetap tidak akan mundur agar perkelahian bagong dan segala bentuk kekejaman terhadap hewan dapat segera berakhir. “Kepentingan dan penderitaan hewan yang tidak berdaya harus terus disuarakan dan diperjuangkan,” kata Marison.

Berikut beberapa ancaman yang diterima Marison melalui aplikasi Messenger di akun Facebook miliknya.

“Saudara yang protes terhadap seni dan budaya Sunda. Tolong minta nomor teleponnya ya kak. Saya menanyakan alamat kantor anda, saudara. “Ini soal seni gan, mau hilangkan seni budaya sunda, kami kejar,” kata warganet berinisial D.

“Biasanya hanya meresahkan warga. Kalau berani, jangan berdemonstrasi di Gedung Sate. Jika Anda berani, Anda punya nyali. Demonstrasi di medan pertempuran Bagong. “Kalau mau, mukanya bengkak,” tulis YH

“Say aya nu bade nyantet fotona seu’er kang (kalau ada yang mau nyanyi fotonya banyak abang),” kata MI seraya melampirkan foto Marison. –Rappler.com

situs judi bola online