• March 22, 2026
Alasan Leicester City memecat Claudio Ranieri

Alasan Leicester City memecat Claudio Ranieri

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Claudio Ranieri yang membawa Leicester City meraih trofi Liga Premier Inggris musim lalu, kini telah dipecat

JAKARTA, Indonesia – Leicester City memecat pelatihnya Claudio Ranieri pada Kamis waktu setempat. Rentetan hasil buruk musim ini memaksa klub tersebut mundur Rubah membuat keputusan sulit ini.

“Ini adalah keputusan tersulit yang harus kami ambil dalam tujuh tahun terakhir. Namun, kami harus mendahulukan kepentingan klub di atas sentimen pribadi, kata wakil ketua Leicester City Aiyawatt Srivaddhanaprabha seperti dikutip dari situs resmi Leicester City, Kamis waktu setempat.

Kabar tersebut cukup mengejutkan karena Claudio Ranieri pernah mengantarkan Leicester City menjuarai Liga Inggris pada musim 2015/2016. Ini merupakan trofi Premier League pertama dalam sejarah Leicester. Skor ini sekaligus membuat Leicester City tampil pertama kali di Liga Champions Eropa.

Sayangnya performa apik Leicester City tak berlanjut pada musim ini. Dari 25 pertandingan Liga Premier Inggris yang mereka mainkan sejauh musim ini, Leicester hanya menang 5 kali dan menderita 14 kekalahan.

Faktanya, mereka tidak pernah menang dalam lima pertandingan terakhir Liga Premier Inggris. Tak hanya itu, Leicester juga belum mencetak satu gol pun dalam enam laga terakhir Liga Inggris!

Catatan buruk tersebut membuat Leicester kini terpuruk ke peringkat 17 klasemen. Mereka hanya berjarak satu poin dari zona degradasi. Bayangkan, juara Liga Inggris musim lalu kini terancam degradasi.

“Kami tidak mengharapkan terulangnya performa luar biasa kami musim lalu kali ini, tapi setidaknya kami harus bertahan di Liga Premier,” kata Aiyawatt Srivaddhanaprabha.

Di Piala FA, rapor Leicester juga buruk. Mereka tersingkir oleh klub Divisi 3 Millwall. Kekalahan ini diyakini menjadi pemicu awal kemarahan para petinggi klub. Situasi semakin sulit bagi Ranieri ketika timnya dikalahkan 1-2 oleh Sevilla pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis dini hari, 23 Februari 2017.

Kekalahan ini membuat Leicester terancam tersingkir dari Liga Champions Eropa. Mereka masih berpeluang lolos ke babak 8 besar jika mampu mengalahkan Sevilla di leg kedua.

Namun para petinggi klub nampaknya sudah mulai kehabisan kesabaran. Mereka memecat Ranieri beberapa saat setelah Leicester dikalahkan Sevilla. Sebuah keputusan yang sangat pahit.

Ranieri kini harus berkemas dan meninggalkan King Power Stadium, stadion yang pernah menjadi saksi momen gemilangnya bersama Leicester. —Rappler.com

lagu togel