Anies diprediksi akan memimpin pada putaran kedua
keren989
- 0
Meski demikian, ketiga paslon tersebut masih memiliki peluang yang sama pada putaran pertama Pilkada DKI Jakarta 2017.
JAKARTA, Indonesia – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno diprediksi menang jika lolos ke putaran kedua. Elektabilitas mereka mengungguli dua paslon lainnya, Agus Yudhoyono-Sylviana Murni dan Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama.
“Dalam simulasi kepala ke kepalaElektabilitas Anies lebih tinggi jika berhadapan dengan Agus atau Ahok, kata Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yudha, Kamis 19 Januari di Jakarta.
Menurut dia, jika lolos ke putaran kedua, Anies akan diuntungkan dengan melimpahnya suara pendukung masing-masing calon yang gagal.
Berbagai survei memang menunjukkan tren peningkatan elektabilitas mantan Menteri Pendidikan tersebut. Hanta menyampaikan beberapa faktor yang membantu Anies, seperti mulainya program kerja konkrit, serta kinerjanya selama debat.
Hanta menyatakan, tak bisa dipungkiri, penampilan Anies saat debat cukup meyakinkan. Ia mampu mendominasi audiens forum dengan gerak tubuh dan cara menyampaikan jawaban serta pertanyaan.
Gaya kampanyenya yang mewakili kelompok tertentu juga berhasil merebut hati pemilih sosiologis, kata Hanta. Sedangkan pemilih rasional yakin dengan program yang memberikan tambahan lapangan kerja bagi puluhan ribu orang.
Meski demikian, Hanta menyebut survei ini belum bisa menentukan secara pasti hasil Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang. Semua kandidat, kata dia, tetap mempunyai peluang yang sama.
“Itulah sebabnya pasangan calon harus bekerja keras untuk memenangkan ceruk suara ayunan pemilih Dan pemilih yang ragu-ragu,” dia berkata.
Apalagi tren elektabilitas mereka pada putaran pertama masih sedikit berbeda. Berdasarkan survei Poltracking, pasangan Agus-Sylviana berada di angka 30,25 persen; Ahok-Djarot sebesar 28,88 persen; sedangkan Anies-Sandi berada di angka 28,63 persen.
Namun menurut Lembaga Survei Polmark yang juga melaporkan hasil survei pada hari yang sama, Anies-Sandi justru menduduki posisi tertinggi dengan angka 25,3 persen. Di bawahnya ada Agus-Sylvi 23,9 persen dan Ahok-Djarot 20,4 persen.
Namun, CEO PolMark Eep Saefullah Fatah sebelumnya mengatakan dirinya memang menjadi konsultan politik tim Anies-Sandi.
“Lembaga rekaman bekerjasama adalah hal yang lumrah, masing-masing lembaga mempunyai hubungan kolaboratif,” kata Eep.
Rivalitas Agus-Anies
Anggota tim Anies-Sandi Riza Patria mengatakan, hasil survei PolMark menggembirakan.
“Debat ini sangat membantu meningkatkan elektabilitas paslon kita, saya optimistis pilkada kali ini bisa sangat menarik,” kata Riza.
Menurut Riza, keunggulan paslon adalah kesantunan, integritas, dan penguasaan forum yang baik. Tren elektabilitas calon-calon yang terus meningkat ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja tim pemilu.
“Kami optimis bisa menang di putaran pertama dan kedua, kami juga sudah survei internal dan hasilnya cukup menggembirakan,” ujarnya.
Soal lolosnya Anies-Sandi ke putaran kedua, dia mengatakan pihaknya siap bekerja keras selama sebulan hingga waktu pemungutan suara. Tim juga akan menambah jumlah relawan di lapangan.
Ia pun berkelakar bahwa dirinya tidak mengkhawatirkan pasangan calon nomor urut 2 sejak awal. “Yang penting adalah kita kepala ke kepala nanti sama Mas Agus,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan tim Agus-Sylvi KMRT Roy Suryo mengatakan, hasil survei ini merupakan vitamin yang pahit manis bagi tim. Ia menilai kenaikan elektabilitas yang semakin kecil sebagai cambuk untuk memperbaiki kinerja.
Hal lainnya adalah Juru Bicara Tim Ahok-Djarot, Maruarar Sirait. Ia yakin pasangan calonnya akan tetap unggul karena pemilih di Jakarta didominasi oleh kelompok rasional.
“Saya yakin pemilih di Jakarta cerdas. Basuki-Djarot sudah diuji, kata Maruarar. Apalagi, dampak buruk kasus dugaan penodaan agama yang menimpa Ahok juga semakin berkurang.—Rappler.com