• April 4, 2025
Anies menemui semua kalangan, tak hanya FPI

Anies menemui semua kalangan, tak hanya FPI

Kesempatan di markas FPI pun dimanfaatkan Anies untuk mengklarifikasi berbagai tudingan, seperti dirinya pengikut Syiah dan Jaringan Islam Liberal (JIL).

JAKARTA, Indonesia – Juru Bicara Calon Gubernur Nomor Urut 3 Pandji Pragiwaksono mengklarifikasi soal kehadiran Anies Baswedan di markas Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan pada Minggu, 1 Januari 2017. Menurut Pandji, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu hanya mendapat undangan dari FPI yang juga tergabung dalam masyarakat DKI Jakarta.

“Saya tahu banyak yang menganggap kedatangan Mas Anies ke FPI (artinya) melegitimasi kehadiran mereka. Namun berpura-pura bahwa mereka tidak ada bukanlah hal yang adil naif (naif), tetapi juga meremehkan (direndahkan). Mereka adalah bagian dari masyarakat kita (mereka adalah bagian dari masyarakat kita),” tulis Pandji lewat situs web pribadi pada hari Senin, 2 Januari.

Sejumlah pihak, kata Pandji, mempermasalahkan foto Anies berpidato di markas FPI dan Rizieq Shihab duduk di sebelahnya. Namun ada pihak yang lupa, kata dia, Anies juga bertemu dengan kelompok lain.

“Mas Anies Baswedan ketemu SEMUA orang dari semua lapisan masyarakat. Dengan setiap komunitas agama, setiap etnis, setiap ras, setiap latar belakang ekonomi. “Yang dilakukan Mas Anies adalah bertemu dengan Habib Rizieq dan FPI sesuai dengan niatnya yang menjadi jembatan,” kata Pandji lagi.

Ia pun mencontohkan sikap Presiden Joko “Jokowi” Widodo yang mendatangi pengunjuk rasa Aksi Super Damai 2 Desember. Bahkan, ceramah Rizieq pun disimak Jokowi meski ada kalimat yang berteriak agar calon gubernur nomor urut 2 segera ditangkap.

Klarifikasi berita yang memfitnah

Lantas apa kata Anies di markas FPI? Dalam keterangan tertulis yang disampaikan tim pemenangan Anies-Sandi, mereka menyebut penggagas Gerakan Indonesia Mengajar itu menjelaskan kabar fitnah yang ditujukan kepadanya.

Anies kerap dituding sebagai penganut Syiah dan tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL). Bahkan, ada pula yang menyebutnya sebagai sosok yang menganut paham Wahhabi.

“Anies menegaskan dirinya adalah Ahlu Sunnah Wal Jamaah dan bukan pengikut Syiah atau Wahhabi. “Dia menduga tudingan itu muncul karena saat menjabat Mendikbud, ada duta besar Iran yang datang berkunjung,” kata awak media Anies-Sandi dalam keterangan tertulisnya, Minggu malam, 1 Januari.

Foto pertemuan keduanya kemudian tersebar dan dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Bahkan, yang ditemui tak hanya Duta Besar Iran untuk Indonesia, melainkan puluhan duta besar negara lain yang memiliki kantor perwakilan di Jakarta.

Terkait tudingan dirinya menganut ideologi Wahhabi, Anies sebenarnya mengatakan tidak ada satu alasan pun yang bisa dijadikan dasar.

“Aneh sekali ada yang menjelek-jelekkan saya sebagai (pengikut) Syiah tapi di saat yang sama Wahhabi. Padahal mereka bermusuhan, kata Anies yang juga membantah menjadi pengikut Jaringan Islam Liberal (JIL).

Dalam kesempatan itu, Anies juga menjelaskan sikapnya terhadap program daur ulang di wilayah Jakarta Utara. Anies dan Sandi mengaku menolak keras program daur ulang karena dianggap tidak berpihak pada rakyat kecil.

Belum tentu mendukung Anies-Sandi

Sementara itu, FPI menjelaskan melalui akun Twitternya, kehadiran Anies di markasnya untuk memenuhi undangan dialog bertajuk “Mengenal Ideologi Trans-Nasional di Era Globalisasi: Dampaknya Terhadap Ahlussunnah wal Jamaah dan NKRI “. Selain Anies, mereka juga punya Prof. Dr. Mohammad Baharun, Dr. Abdul Ketua Ramadhan sebagai pembicara, dan Dr. Hidayat Nur Wahid sebagai pihak yang memesan.

FPI menegaskan, kehadiran Anies dalam forum diskusi tersebut bukan berarti ormas berbasis agama tersebut mendukung pasangan calon nomor urut tiga.

Kehadiran Anies di markas FPI ramai dibicarakan warganet di dunia maya. Bahkan, muncul tagar #FPIDukungAnies. Tagar ini menjadi trending teratas di media sosial Twitter.

FPI sendiri menduga tagar tersebut dipopulerkan oleh pendukung pasangan Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama dan Djarot.

Bagaimana pendapat Anda tentang kehadiran Anies di markas FPI? Tulis pendapatmu di kolom komentar. – Rappler.com