• February 28, 2026

Apa upaya Pertamina agar Rio Haryanto tetap bertahan di Formula 1?

Rio Haryanto harus mengeluarkan biaya tambahan sebesar 7 juta euro untuk tetap membalap di Formula 1 musim 2016

JAKARTA, Indonesia — Pembalap Formula 1 asal Indonesia, Rio Haryanto, baru saja menyelesaikan balapan kesebelas musim ini, pada Minggu, 24 Juli.

Kontraknya dengan tim Inggris, Manor Racing, hanya mencakup hingga 11 balapan karena Rio belum membayar pembayaran yang diperlukan sebesar 15 juta euro untuk balapan selama satu musim.

Rio membayar 8 juta euro dan masih membutuhkan sisa 7 juta euro. Pertamina sebagai sponsor utama memberikan donasi sebesar 5 juta euro pada awal musim, disusul 3 juta euro lagi dari keluarga dan manajemen Rio.

Lantas bagaimana nasib Rio saat ini?

Wakil Presiden Komunikasi Korporat Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, pihaknya sangat berharap Rio tetap melanjutkan kariernya di Formula 1 hingga akhir musim 2016.

“Kami berharap Rio bisa finis hingga akhir musim,” kata Wianda kepada media saat acara nonton bareng GP Hongaria di Bright Cafe Pertamina, Jakarta, Minggu malam.

Wianda mengatakan, Pertamina sudah memiliki kontrak dengan Kiki Sport Management yang membawahi Rio sehingga bisa menyelesaikan balapan hingga akhir musim.

“Sebenarnya Pertamina punya kontrak dengan Kiki Management, jadi kami berharap Rio bisa menyelesaikannya hingga akhir sesi, termasuk merek “Pertamina akan terus dibawa tim Rio kemanapun berlomba hingga sesi berakhir,” ujarnya.

Terkait pembayaran sponsorship ke Rio, Pertamina melakukan pembayaran tahap pertama sebesar 2,25 juta euro, tahap kedua sebesar 1,5 juta euro, dan tahap ketiga sebesar 1 juta euro. Jadi pembayaran akhir yang akan dibayarkan Pertamina adalah 250 ribu euro.

“Pembayaran tahap ke-3 sudah kami lakukan. Tinggal menunggu yang terakhir, mudah-mudahan akhir musim balap tahun ini selesai, kata Wianda.

Wianda mengatakan, salah satu alasan tetap mendukung Rio berlaga di Formula 1 karena performa pembalap berusia 23 tahun ini sebagai pemula dinilai cukup baik.

Menurutnya, Rio punya catatan waktu yang bagus dan rekan setimnya di Manor Racing, Pascal Wehrlein, beberapa kali tampil lebih baik di babak kualifikasi.

“Kami tidak melihat alasan besar bagi Manor untuk tidak mempertahankan Rio,” kata Wianda.

Rio sendiri malam itu menyelesaikan GP Hongaria di posisi terbawah, tertinggal dua posisi dari Wehrlein di P19.

Menulis ke Manor

Terkait keputusan bertahan atau tidaknya Rio, Pertamina mengaku telah mengirimkan surat resmi kepada tim Manor Racing untuk meminta keterangan.

“Kami sudah mengirimkan surat resmi ke Manor untuk meminta informasi resmi bagaimana mempertahankan Rio hingga akhir musim,” kata Wianda.

Pertamina mendesak Manor segera memberikan tanggapan resmi.

Manor bertanya sampai Rabu (27 Juli) besok karena saya bilang tidak mau dijawab secara lisan, Pertamina yang resmi mensponsori Rio berhak mendapat jawaban resmi, kata Wianda.

Wianda mengatakan keputusan akan segera diambil balapan kedua belas di Jerman, akhir pekan depan.

Semoga ada sponsor lain

Namun sebagai sponsor utama, Pertamina juga berharap pihak swasta, badan usaha milik negara (BUMN) dan pemerintah, juga memberikan dana kepada Rio.

“Kami berharap pihak swasta, BUMN, dan pemerintah membantu. “Kami juga dengar Kementerian Pariwisata ingin membantu,” kata Wianda.

“Pertamina selalu terbuka, diharapkan pihak lain bisa membantu karena Rio milik bangsa Indonesia, bukan hanya Pertamina, jadi semua punya kesempatan untuk membantu atlet nasional melanjutkan karir di F1,” ujarnya.

Wianda yakin dana yang dibutuhkan Rio bisa cepat terkumpul jika pihak swasta, BUMN, dan pemerintah bisa membantu.

“Kalau dananya kita kumpulkan bersama-sama, dana itu cukup untuk membantu Rio,” kata Wianda. —Antara/Rappler.com

Baca laporan Rappler soal dana yang dibutuhkan Rio Haryanto di Formula 1:

Togel Sidney