Apa yang terjadi pada akun media sosial setelah pemiliknya meninggal?
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Platform media sosial yang berbeda memiliki prosedur manajemen yang berbeda
JAKARTA, Indonesia — Saat ini, media sosial telah menjadi bagian hidup yang tidak bisa dipisahkan dari banyak orang. Namun jika ada yang meninggal, apa yang bisa dilakukan terhadap akun media sosialnya?
Facebook memiliki fitur khusus untuk menangani situasi ini, termasuk profil peringatan (memperingati) dan menghubungi ahli waris (kontak warisan). Setidaknya ada empat hal yang bisa dilakukan.
Seseorang yang dipilih sebagai “pewaris” akun Facebook akan dapat mengubah profil orang tersebut menjadi akun memorial dan menulis Pos belasungkawa pada timeline yang relevan.
Fitur ini memberikan ruang bagi keluarga dan kerabat untuk menyampaikan belasungkawa atas kehilangan seseorang untuk selama-lamanya. Pada profil peringatan akan ada tulisan “Ingat” atau “Ingat” di sebelah nama orang tersebut.
Selain itu, ahli waris juga dapat menerima atau menolak permintaan pertemanan, misalnya dari kerabat dan kerabat yang baru bergabung dengan Facebook, serta memperbarui foto profil dan foto sampulnya.
Ahli waris harus berusia 18 tahun ke atas dan harus dipilih sendiri oleh pemilik rekening selama ia masih hidup. Metode:
- Klik panah bawah di kanan atas halaman beranda Facebook, lalu klik Lembaga/institusi
- Klik Kelola akun/Kelola akun
- Tuliskan nama teman Facebook siapa yang akan menjadi pewarisnya
- Klik Kirim/kirim agar temanmu mendapat notifikasi
Jika suatu akun tidak mempunyai ahli waris, pihak keluarga dapat meminta Facebook untuk mengubah status akun menjadi memorial atau menghapus akun tersebut dengan mengirimkan permintaan memorial. Di Sini.
Twitter tidak memiliki fitur lawas seperti Facebook, tetapi ia memilikinya akun dapat dihapus ketika yang bersangkutan telah meninggal dunia. Harus ada pihak keluarga atau anggota keluarga yang bisa memastikan kebenarannya, untuk bisa menghapus beberapa postingan atau akun Twitter secara keseluruhan.
Untuk melakukan ini, anggota keluarga atau kerabat harus mengisi formulir Di Sini. Setelahnya, Twitter akan meminta bukti terkait seperti kartu identitas dan akta kematian. Hal ini diperlukan untuk menghindari pemberitaan yang salah atau tidak tepat. Semua informasi pribadi yang dibagikan di Twitter bersifat rahasia dan akan dihapus setelah ditinjau oleh Twitter.
Twitter juga tidak bisa memberikan izin akses akun media sosial kepada siapapun yang memiliki hubungan apapun dengan pemilik akun yang telah meninggal dunia.
Di Instagram, siapa pun bisa melaporkan akun yang sudah meninggal, meski bukan anggota keluarga atau kerabat dekat. Namun hanya anggota keluarga dekat yang dapat meminta agar akun tersebut dihapus.
Sama seperti Facebook, akun yang login akan mendapatkan status memorial pada akunnya. Mendaftarnya mudah, cukup isi saja formulir ini dengan menyertakan bukti-bukti yang diminta. Ketika sebuah akun berstatus memorial, Instagram tidak akan mengizinkan siapa pun mendaftar ke akun itu.
Sedangkan penghapusan akun harus dilakukan oleh anggota keluarga yang sah. Ia harus mengirimkan beberapa dokumen resmi, antara lain akta kelahiran, akta kematian, dan surat bukti hubungan keluarga. Permintaan penghapusan dapat dilakukan dengan mengisi formulir ini.
—Rappler.com