Apakah Anda akan kembali dengan mantan Anda atau melanjutkan? Tetapkan hati Anda dengan menjawab pertanyaan penting ini
keren989
- 0
Pertimbangkan dan pikirkan hal-hal ini terlebih dahulu sebelum membangun cinta kembali dengan mantan
JAKARTA, Indonesia – Bagi Anda yang berniat kembali menjalin cinta dengan mantan kekasih, mungkin hal pertama dan terpenting yang perlu Anda lakukan adalah meyakinkan diri sendiri.
Apakah itu benar-benar layak untuk diperjuangkan? Atau bisakah Anda lebih bahagia? Pasti banyak sekali pertanyaan yang perlu dijawab sebelum Anda memastikan bahwa Anda kembali dengan mantan.
Beberapa pertanyaan di bawah ini bisa mematangkan hati dan niat Anda untuk kembali ke pelukan mantan kekasih. Pada akhirnya, begitu Anda bisa menjawab pertanyaan ini, segera ambil keputusan, kembali atau pindah?
“Kenapa aku harus kembali padanya?”
Menurut penelitian yang dirilis University of Texas disebutkan bahwa seseorang mempunyai keinginan untuk kembali menjadi mantan kekasih karena perasaan lama yang masih terpendam.
Tak ada salahnya mengenang kembali romantisme cerita masa lalu. Namun jika keinginan Anda hanya karena takut pada diri sendiri, Anda sudah kehilangan rasa percaya diri atau perasaan tidak pasti Menjadi lajang bukanlah alasan yang baik untuk kembali bersama mantan.
“Bagaimana pendapat teman dan keluargaku?”
Tidak ada orang yang lebih baik dalam memberikan pendapat jujurnya selain teman dan keluarga Anda. Jadi, tanyakan pada mereka. Mereka memberikan nasihat bijak sesuai dengan kewarasan dan hati Anda saat ini. Mereka juga bisa melihat apa yang negatif dari pasangan Anda berdasarkan pola cerita Anda.
“Apa yang sebenarnya saya butuhkan dalam suatu hubungan?”
Hubungan yang bahagia harus memiliki empat prinsip, yaitu kejujuran, kesetiaan, komitmen, dan kepedulian. Tuliskan dan soroti kebutuhan, nilai, tujuan, dan sikap yang dapat Anda lihat pada diri pasangan Anda sesuai dengan prinsip-prinsip tersebut.
Periksa lagi untuk melihat apakah lebih banyak kelebihannya daripada kekurangannya. Jika iya, mungkin dia layak mendapat kesempatan kedua. Namun jika tidak, lupakan saja.
“Apakah ada pola perilaku buruk?”
Dalam suatu hubungan, Anda tentu menginginkan kesetiaan dan kejujuran, bukan? Yah, mudah untuk mengetahuinya. Perhatikan saja apakah dia pernah berbohong kepada Anda? Jika iya, sebaiknya berhati-hatilah dan pikirkan kembali jika ingin kembali menjalin hubungan dengannya.
“Bisakah kita menerima satu sama lain?”
Tidak ada yang sempurna. Jika ingin menyambung kembali, Anda harus melupakan kesalahan apa yang telah Anda perbuat. Membangun suatu hubungan berarti menuntut kemampuan untuk saling menerima. Jika tidak bisa, jangan kembali menjalin hubungan dengannya.
“Apa yang bisa saya lakukan agar hubungan ini baik kembali?”
Pastikan untuk melihat ke dalam diri Anda sendiri sebelum Anda menyalahkan pasangan Anda atas segalanya. Hubungan adalah tentang kombinasi dua orang yang berbeda. Coba pikirkan hal-hal apa saja yang bisa Anda tingkatkan dalam diri Anda agar Anda menjadi pasangan terbaik.
Jika Anda kesulitan melihat ke dalam diri sendiri, mintalah bantuan orang terdekat, teman atau keluarga agar Anda bisa berubah menjadi lebih baik. Mungkinkah alasan pertama kalian putus adalah sesuatu yang kalian lakukan?
“Apa yang membuat kesempatan kedua ini berbeda?”
Pastikan Anda duduk di hadapannya dan mendiskusikan bagaimana rasanya Anda berdua kembali bersama. Dari sana Anda bisa melihat gerakan dan reaksinya. Reaksinya akan terasa lebih kuat dari kata-kata yang diucapkannya. Ini dapat membantu Anda mengambil keputusan.
“Apakah sudah cukup waktu untuk mengubah sesuatu?”
Orang tidak berubah dalam semalam. Biarkan diri Anda bergerak perlahan agar mantan Anda punya waktu untuk menunjukkan jati dirinya. Terkadang segalanya tampak sangat manis pada awalnya.
Luangkan waktu secara perlahan untuk melihat apakah hubungan ini akan berhasil. Beranilah. Berani terbuka untuk membuka kembali cerita lama atau berani mencari cerita baru.
“Apakah ada urusan yang belum selesai?”
Ini adalah hal yang paling penting. Seringkali, seseorang yang mengalami kesedihan mendalam akibat putus cinta sebenarnya adalah orang yang paling mudah kembali ke pelukan mantannya.
Ingat lagi, serap lagi “rasa sakitnya”. Jika Anda benar-benar bisa melupakan rasa kaku itu, kembalilah lagi. Jangan asal mencoba, berharap semua perasaan itu bisa kembali dengan mudah tanpa melupakan kesedihan. Jika Anda merasa sudah waktunya untuk melakukannya pindahlalu tinggalkan masa lalu. -Rappler.com