Apakah Anda berencana berkencan dengan mantan sahabat Anda? Baca peraturannya terlebih dahulu
keren989
- 0
Yang penting, usahakan jangan sampai merusak persahabatan
JAKARTA, Indonesia – Tidak ada yang bisa memprediksi ke mana cinta akan membawa seseorang. Termasuk ketika rasa cinta itu meluas kepada mantan kekasih sahabat kita. Sebuah dilema memang. Tapi sekali lagi, cinta tidak pernah bisa diprediksi.
Apakah salah jika jatuh cinta pada mantan sahabatmu? Ya, tidak, dengarkan! Tidak ada yang salah dengan cinta. Namun, ada banyak hal yang harus Anda “urus” jika hal ini terjadi pada Anda. Perasaan temanmu, itu yang terpenting. Yang tak kalah penting adalah keberlangsungan persahabatan kalian.
Bagaimanapun juga, sahabat adalah keluarga yang kita pilih. Pasangan dan kekasih bisa berubah dan penggantinya bisa ditemukan. Sementara itu, kita tentu tidak bisa langsung menemukan teman.
Ini bukan soal mana yang lebih penting dan mana yang harus diprioritaskan. Jika Anda berniat berkencan dengan mantan pacar sahabat Anda, hal itu bisa dilakukan. Harap dicatat bahwa Anda mengikuti aturan di bawah ini.
Jangan bergosip!
Bisa jadi sahabatmu mulai enggan berbagi cerita pribadi karena dia mengira kamu akan menyampaikan cerita tersebut kepada pacarmu yang jelas-jelas adalah mantan pacarnya.
Anda tidak perlu memberi tahu segalanya kepada orang yang Anda cintai. Ada hal yang sebaiknya hanya dijadikan bahan diskusi antar teman. Kenali batasan-batasan itu. Dan hal ini juga berlaku sebaliknya.
Jangan menjelek-jelekkan siapa pun
Memang dalam kondisi seperti ini situasinya akan lebih sensitif dari biasanya. Tapi cobalah bersikap netral. Dalam hal apapun, jangan menghina teman kepada orang yang dicintai dan sebaliknya. Jangan memilih salah satu pihak.
Belum tentu sahabatmu dan mantan pacarnya putus dengan baik-baik, bukan? Jadi cobalah untuk tidak membuat air menjadi keruh. Memang berat, tapi itu adalah risiko yang harus Anda antisipasi sebelum berkencan dengan mantan pacar sahabat Anda.
Singkirkan prasangka
Misalnya, sahabat Anda menolak menghadiri suatu acara karena pacar Anda juga ada bersama Anda. Jangan langsung mengambil kesimpulan negatif. Dia belum tentu memikirkan sesuatu yang aneh. Meski dia menghindari mantan pacarnya, ya, itu bisa dimaklumi.
Apalagi pilihan untuk berkomunikasi dengan mantan kekasih sepenuhnya merupakan keputusan kekasih dan sahabat Anda. Mereka yang tahu bagaimana hubungan mereka dulu dan apa yang harus dilakukan.
Kamu tetap bisa mencintai mereka tanpa berusaha untuk selalu bersama kemanapun kamu pergi. Musim gugurnya lebih aneh lagi ya, saat kalian berdua terlihat bersama?
Dilarang membandingkan satu sama lain
Jangan menyebabkan sesuatu yang akan Anda sesali. Misalnya menanyakan apakah Anda lebih cantik dari mantan pacarnya (yang tentunya merupakan sahabat Anda)? Jangan mencari masalah. Karena apapun jawabannya, dijamin bikin kamu kesal.
Miliki kepercayaan diri, oke? Membandingkan diri sendiri dengan orang lain pasti akan membuat Anda merasa aneh dan salah. Sekalipun kekasih Anda menyebutkannya, usahakan untuk tidak menanggapinya.
Tidak perlu paranoid
Takut orang yang Anda cintai masih memiliki perasaan terhadap sahabat Anda? Ini adalah tanda-tanda bahwa Anda terinfeksi mengepul alias paranoid. Dan jangan mencoba mengonfirmasinya dengan orang yang Anda cintai.
Bersyukurlah kekasihmu kini ada di sampingmu dan menemanimu. Biarkan masa lalu menjadi milikmu. Anda tidak perlu mengungkitnya lagi, meskipun ada tokohnya di cerita teman Anda sebelumnya.
Kecemburuan tanpa arah tidak ada gunanya. Percayalah bahwa teman Anda juga mendoakan yang terbaik untuk Anda. Kecuali ada fakta yang mendukung kecurigaan Anda, mungkin ada baiknya untuk menyelidikinya. Namun jika itu hanya rasa cemas Anda, jangan berlarut-larut.
Masa lalu hanyalah masa lalu
Mungkin Anda pernah bertanya-tanya di lubuk hati terdalam, apa sebenarnya penyebab putusnya kekasih dan sahabat Anda? Sudahlah, lupakan pertanyaan itu.
Apa yang terjadi di antara mereka di masa lalu sepenuhnya merupakan rahasia mereka. Lain ceritanya jika teman atau kekasihmu itu yang berniat jujur dan berbicara jujur kepadamu. Dengarkan baik-baik jika ini terjadi.
Sekalipun mereka tidak pernah memberi tahu Anda, itu hak mereka. Namun, tidak semua orang nyaman membicarakan masa lalunya. Menghargai itu.
Pertimbangkan baik-baik
Yang terpenting, pikirkan baik-baik sebelum Anda memutuskan untuk berkencan dan menjalin hubungan dengan mantan pacar sahabat Anda. Memang tidak sepenuhnya dilarang, namun pertimbangkan baik-baik.
Apalagi misalnya kamu sudah mengetahui kalau mantan kekasih temanmu itu orang yang jahat, misalnya kasar, berbohong, atau selingkuh, lebih baik urungkan niat itu.
Jika dia bisa begitu jahat terhadap sahabat Anda, dia mungkin akan melakukan hal yang sama (bahkan mungkin lebih buruk) kepada Anda. -Rappler.com