• March 17, 2026
Argentina memohon agar Messi tidak pensiun

Argentina memohon agar Messi tidak pensiun

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Maradona yang mengkritik Messi kini memintanya terus bermain untuk timnas Argentina

JAKARTA, Indonesia – Legenda sepak bola Argentina Maradona dan Presiden Mauricio Macri meminta Lionel Messi mengurungkan niat pensiun dari timnas pada Senin, 27 Juni kemarin.

Messi mengumumkan akan meninggalkan karir internasionalnya bersama tim tango setelah kalah adu penalti dari Chile di final Copa America sehari sebelumnya. Pengunduran dirinya ditentang beberapa pihak.

“Dia harus tetap bermain karena masih punya banyak waktu,” kata Maradona di situs La Nacion.

“Dia akan berangkat ke Rusia (Piala Dunia 2018) dengan mentalitas menjadi juara dunia.”

Pemain berusia 29 tahun ini dinobatkan sebagai pemain terbaik FIFA sebanyak lima kali sepanjang kariernya, namun mengalami empat kekalahan menyakitkan di final bersama Argentina.

Presiden Argentina Macri pun mengomentari niat Messi.

“Dia menghubungi Messi dan menyatakan kebanggaannya terhadap kinerja tim, serta meminta Messi untuk tidak terlalu mendengarkan kritik yang muncul,” kata juru bicara Macri kepada AFP.

‘Bencana’ sepakbola Argentina

Pemenang Piala Dunia 1986 Maradona mengatakan penampilan buruk Argentina belakangan ini adalah kesalahan Asosiasi Sepak Bola negaranya (AFA).

Legenda berusia 55 tahun itu menuding AFA gagal memberikan dukungan kepada Messi dan membiarkan pria itu menanggung kekalahan terberat di final Copa America Centenario kemarin.

“Mereka yang mengatakan dia (Messi) harus mundur adalah mereka yang ingin menutupi bencana yang terjadi di sepakbola Argentina,” kata Maradona.

Messi dan timnya tiba kembali di Buenos Aires pada Senin sore setelah turnamen di Amerika Serikat.

Hujan kritik

Messi sangat disukai publik di klubnya, Barcelona, ​​​​namun kerap mendapat kritikan dari para pecinta sepak bola di negaranya. Hal ini dinilai cukup meresahkan orang-orang terdekat Messi.

“Messi terlalu banyak mendapat kritik dan tidak diperlakukan dengan baik,” kata Ernesto Vecchio, pelatih pertama Messi saat masih bermain di kampung halamannya, Rosario.

“Saya tidak ingin dia pensiun, tapi jika saya di posisinya, akan sangat tidak adil jika semua orang menyalahkannya karena sebenarnya ada sebelas orang yang bermain.”

Kualitas Messi sebagai seorang striker memang tak perlu diragukan lagi, namun ia dinilai belum memiliki kepribadian untuk menjadi seorang kapten. Hal itu diungkapkan Maradona sesaat sebelum Euro 2016 dimulai di Paris.

“Dia orang baik, tapi tidak punya kepribadian. “Dia tidak memiliki karakter untuk menjadi seorang pemimpin,” kata Maradona.

Serangkaian kekalahan

Argentina dikalahkan 1-0 oleh Jerman di final Piala Dunia 2014 dan kalah adu penalti dari Chile di final Copa America 2015.

Messi juga merasakan kekalahan dari Argentina di final Copa America 2007.

Saat mengalahkan Amerika Serikat di semifinal Copa America Centenario, Messi memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak Argentina dengan torehan 55 gol.

Namun setelah pertandingan terakhir, kekalahan tersebut membuatnya sangat sedih dan ia memutuskan untuk meninggalkan timnas. —AFP/Rappler.com

BACA JUGA:

Data SDY