Badan-badan kemanusiaan berpartisipasi dalam #Pagyanig
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Skenario di Camp Aguinaldo menunjukkan koordinasi yang erat antara lembaga pemerintah dan organisasi kemanusiaan dalam menghadapi keadaan darurat yang kompleks
MANILA, Filipina – Beberapa badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan kemanusiaan berpartisipasi dalam latihan gempa nasional pada hari Rabu, 22 Juni, menyoroti perlunya koordinasi yang erat antara pemerintah dan kelompok tanggap bencana.
Beberapa menit setelah sirene berbunyi pada pukul 9 pagi, pejabat pemerintah, bersama dengan anggota badan-badan PBB, bertemu dalam pertemuan dewan di Camp Aguinaldo untuk menilai perkiraan kerusakan akibat simulasi gempa bumi dan merencanakan operasi respons dan penyelamatan yang sesuai.
Dalam simulasi pertemuan tersebut, PBB Koordinator Residen di Filipina Ola Almgren menyarankan masuknya Pencarian dan Penyelamatan PBB untuk membantu Metro Manila dalam operasinya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Sekretaris Departemen Dalam Negeri (DILG) Mel Sarmiento, yang mengatakan bahwa Filipina akan menyambut baik intervensi lembaga kemanusiaan internasional.
“Kami harus menentukan kebutuhan operasi bantuan,” jawab Almgren, dengan mengatakan bahwa badan tersebut mungkin tidak menunggu penilaian pemerintah sebelum memobilisasi timnya untuk memberikan bantuan dan penyelamatan.
Organisasi Kesehatan Dunia juga hadir dalam pertemuan koordinasi tersebut dan mengatakan mereka berkoordinasi erat dengan sektor kesehatan untuk kebutuhan infrastruktur dan dukungan.
Penawar: kami masih memerlukan rencana koordinasi yang jelas di dalam unit#MMShakeDrill #Gemetar pic.twitter.com/klj9SC7nzR
– Pochi Thorn (@ThePochThorn) 22 Juni 2016
Perwakilan negara UNICEF mengatakan mereka dapat mendatangkan pasokan kesehatan, peralatan air dan sanitasi, serta tenaga kerja #MMShakedrill @rapplerdotcom
— Aika Rey (@reyaika) 22 Juni 2016
#Filipina Tim negara kemanusiaan diberi pengarahan mengenai latihan gempa Nat’l Simul hari ini #Gemetar #MMShakeDrill pic.twitter.com/ev44tu0ynA
— OCHA Filipina (@OCHAFilipina) 22 Juni 2016
.@OCHAFilipina pengarahan tentang Pusat Koordinasi Operasi di Tempat untuk internasional #kemanusiaan reaksi #Gemetar pic.twitter.com/ckXnwtGWdy
— OCHA Filipina (@OCHAFilipina) 22 Juni 2016
Koordinasi yang erat
Dijuluki #Pagyanig di media sosial, latihan yang diselenggarakan oleh Pusat Manajemen Pengurangan Risiko Bencana Nasional (NDRRMC) dan Kantor Pertahanan Sipil (OCD) ini bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan masyarakat jika terjadi gempa bumi besar.
Perwakilan UN OCHA dan UNICEF berpartisipasi dalam pertemuan tersebut #MMShakedrill @rapplerdotcom pic.twitter.com/Xcz5d0Uewy
— Aika Rey (@reyaika) 22 Juni 2016
Skenario ini menunjukkan koordinasi yang erat antara lembaga pemerintah dan organisasi kemanusiaan dalam menghadapi keadaan darurat yang kompleks.
Di masa lalu, lembaga-lembaga kemanusiaan memainkan peran penting dalam respons dan pemulihan di negara yang rawan bencana.
Misalnya, gempuran akibat topan super Yolanda yang menyebabkan derasnya bantuan dari negara internasional. Ketika pemerintah pusat berusaha untuk bangkit kembali, negara-negara dan kelompok-kelompok mengirimkan tentara, pekerja, barang, uang, serta kapal dan pesawat terbesar di dunia untuk membantu.
Latihan gempa berskala nasional ini bertepatan dengan latihan gempa berskala metro yang dipimpin oleh Otoritas Pembangunan Metro Manila (MMDA), yang bertujuan untuk menguji respons pemerintah dan kesiapsiagaan masyarakat jika terjadi gempa berkekuatan 7,2 SR. Pergerakan patahan aktif sepanjang 100 kilometer yang membentang di Metro Manila dan provinsi sekitarnya diperkirakan akan memicu gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,2 skala Richter dalam hidup kita.
#MMShakeDrill dan #Pagyanig berakhir dengan sukses baik online maupun offline.
Gabungan tweet untuk latihan gempa juga mencapai hampir 5 miliar tayangan di Twitter. Di Twitter, “tayangan” berarti “waktu pengguna menerima Tweet di linimasa atau hasil pencarian”. – Rappler.com