• February 7, 2026
Bagaimana Tora, Vino dan Abimana mengetahui karakter di film Warkop DKI

Bagaimana Tora, Vino dan Abimana mengetahui karakter di film Warkop DKI

Ketiganya sempat khawatir tak bisa memerankan karakter Dono, Kasino, dan Indro yang banyak dikenal masyarakat di Indonesia.

JAKARTA, Indonesia – Pemutaran perdana film Warkop DKI Terlahir Kembali: Bos Jangkrik! Bagian 1 pada hari Jumat, 2 September di CGV Blitz sukses. Masyarakat mulai memadati kawasan tersebut sejak Jumat sore. Bahkan, hingga pukul 22.00 antrean penonton masih terlihat.

Lantas bagaimana kesan pemain dan staf asli Warkop DKI, Indro, saat menonton film tersebut?

“Saya rasa keadaan darurat sambil menonton filmnya sampai selesai. Melalui film ini saya juga melakukannya TIDAK Maksud saya berdiri, tapi hak waris Warkop tetap saya pegang,” kata Indro yang ditemui seusai pertunjukan. Perdana Menteri film Warkop DKI Terlahir Kembali: Bos Jangkrik! Bagian 1 Jumat 2 September di wilayah Jakarta Pusat.

Jika ada yang ia khawatirkan dari film tersebut, apakah Tora Sudiro, Vino G. Bastian, dan Abimana Aryasatya mampu memerankan karakter Dono, Kasino, dan Indro.

“Dan hasilnya memilikinya sangat (karakter). “Saya mengucapkan terima kasih karena berhasil mengembalikan karakter para personel Warkop DKI,” ujarnya.

Kekhawatiran Indro juga diamini oleh ketiga pemain lainnya. Vino G. Bastian, pemeran Kasino mengaku butuh pengakuan terlebih dahulu dari Indro dan keluarga personel Warkop DKI agar lebih percaya diri.

“Jika Pak Indro, Mba Hanna (putri Kasino) dan Mas Satrio (putra Dono) percaya, itu akan menjadi penyemangat dan apresiasi sebagai aktor. Kami bukan Warkop DKI dan tidak ada niat untuk menggantikannya, kata Vino.

Indro, kata Vino, tidak pernah berhenti memberikan masukan dan selalu menjalankan segala nasehatnya. Vino mengatakan Indro hanya akan menceritakan di balik layar siapa Dono dan Kasino.

“Ini adalah cara untuk memasukkan kita semua ke dalam (karakter tersebut),” tegasnya.

Sedangkan untuk bisnis kimiaVino kembali rajin memutar film dan kaset lawas Warkop DKI.

“Mendengarkan kembali lawakan, kaset, film, dan penampilan Warkop DKI di atas panggung bisa membantu saya memahami karakternya. Namun yang saya perhatikan bukan hanya karakter saya saja. “Ada karakter Dono dan Indro yang juga pernah saya lihat,” ujarnya.

Sementara itu, Tora mengaku khawatir dengan persepsi masyarakat karena ia memerankan sosok yang akrab di telinga seluruh masyarakat Indonesia. Ia khawatir komentar yang dilontarkannya tidak akan terlihat lucu di mata penonton.

SAYA berikan contoh. SAYA kembali bermain komedi Ekstravaganza siapa yang punya SAYA bertindak, lalu patuh SAYA lucu. Tapi sekarang setelah itu SAYA periksa lagi TIDAK “lucu,” kata Tora.

Terakhir, ia meminta nasihat dari sesama komedian yang terkenal dengan karyanya berdiri komediAri Kritting.

SAYA sering bertanya padanya, apakah itu lucu atau TIDAK. Katanya, ‘Lucu sekali, kawan’. Jadi, komedi yang menurutku lucu itu banyak sekali TIDAK tertawa dan sebaliknya,” kata Tora.

Berbeda dengan Abimana yang lebih santai menghadapi tantangan dan ekspektasi masyarakat. Katanya, jika energi yang disampaikan kepada penonton tepat maka mereka akan menerimanya.

Apalagi kalau energinya positif, kata Abimana.

Sutradara film Anggy Umbara juga dihadapkan pada beban yang sama. Tantangan terbesar yang ia rasakan adalah menjaga nama besar dan melestarikan Warkop DKI.

Saksikan para pemain beraksi Warkop DKI Terlahir Kembali: Bos Jangkrik! Bagian 1 saat lagu dinyanyikan soundtrack film:

Seri selanjutnya akan tayang tahun depan

Akhir dari cerita film Hulu Ledak DKI, Terlahir Kembali: Bos Jangkrik! Bagian 1 Diketahui memang sengaja dibuat untuk digantung. Karena jawabannya hanya bisa ditemukan di bagian selanjutnya.

“Untuk seri selanjutnya kami akan lebih fokus ke film IQ jongkok Dan Setan kredit. Nostalgia Warkop DKI dan kritik sosial politiknya akan dikupas lebih dalam di seri selanjutnya, kata Anggy.

Menurut sutradara berusia 35 tahun itu, makna kedua film tersebut dinilai masih relevan dengan situasi abad milenium ini, meski sudah lama berlalu. Salah satunya adalah tentang sisi konsumen masyarakat sehingga bersedia mengambil utang.

Bagian kedua dari film ini Hulu ledak DKI Terlahir Kembaliakan disiarkan pada tahun 2017. Namun rumah produksi Falcon Pictures enggan membeberkan tanggal pastinya.

Film Warkop DKI Terlahir Kembali: Bos Jangkrik! Bagian 1 akan mulai tayang di seluruh bioskop di Indonesia pada 8 September. Untuk memenuhi tingginya permintaan tiket, pihak rumah produksi menerapkan sistem penjualan dimuka tiket yang bisa dibeli sebelum film resmi diputar. Apakah Anda siap untuk menonton? – Rappler.com

BACA JUGA:

Data HK Hari Ini