Barcelona menuntut Neymar Rp 131 miliar
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Angka itu berasal dari nilai bonus yang dibayarkan Barcelona kepada Neymar setelah ia menandatangani perpanjangan kontrak
JAKARTA, Indonesia – Kepindahan Neymar da Silva Santos Jr rupanya meninggalkan kesan buruk bagi mantan klubnya Barcelona. Alhasil, pada 11 Agustus lalu, pengurus Barcelona mengajukan gugatan terhadap Neymar senilai 8,5 juta euro atau setara Rp 131 miliar.
Angka tersebut berasal dari nilai bonus yang diterima Neymar usai menandatangani perpanjangan kontrak di Barcelona hingga 2021. Bonus ini merupakan kompensasi atas setianya pertahanan klub sepak bola Spanyol tersebut.
Namun kenyataannya, beberapa bulan setelah menandatangani kontrak, Neymar justru hengkang ke klub kaya raya Prancis, Paris St-Germain. Nilai kontrak yang diterima Neymar pun fantastis yakni 222 juta euro atau setara Rp 3,4 triliun. Hal ini menjadikan Neymar sebagai pemain termahal sepanjang sejarah yang dibeli oleh sebuah klub sepak bola.
Selain membayar bonus loyalitas pemain yang diterima Neymar, Barcelona juga meminta pembayaran tambahan sebesar 10 persen karena keterlambatan memenuhi tuntutannya.
“Klub telah meminta sang pemain untuk mengembalikan jumlah (bonus) yang dibayarkan karena dia belum menyelesaikan kontraknya,” kata Barcelona dalam keterangan tertulisnya.
Mereka juga meminta PSG bertanggung jawab atas pembayaran tersebut jika Neymar tidak bisa membayarnya sendiri.
Gugatan tersebut telah diajukan ke pengadilan dan juga ditujukan kepada Federasi Sepak Bola Spanyol agar dapat diteruskan ke Federasi Sepak Bola Prancis dan FIFA.
Pengumuman ini disampaikan tak lama setelah Neymar mengkritik jajaran direksi klub Barcelona, Minggu lalu. Saat itu, ia baru tampil perdana untuk PSG dengan mengalahkan Toulouse dengan skor 6-2.
“Saya menghabiskan empat tahun yang indah di sana dan berpisah dengan bahagia,” kata pemain berusia 25 tahun itu.
“Tetapi dengan (direktur) tidak ada (pemisahan secara baik-baik). Bagi saya, mereka adalah orang-orang yang tidak seharusnya berada di sana untuk mengarahkan Barca. “Barca pantas mendapatkan orang yang lebih baik,” kata Neymar lagi.
PSG pun kaget bereaksi terhadap pernyataan yang datang dari Barcelona. Mereka menyayangkan tindakan yang dilakukan Barcelona usai kepindahan Neymar.
“Klub telah berulang kali menyatakan bahwa bersama Neymar kami menghormati semua peraturan hukum yang berlaku dan sekali lagi hanya bisa menyesali sikap FC Barcelona,” kata perwakilan PSG. media. – Rappler.com
BACA JUGA: