Barcelona tak terbendung, Real Madrid tinggal menunggu keajaiban
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Mengharapkan Granada bisa bermain imbang atau mengalahkan Barca adalah hal yang mustahil.
JAKARTA, Indonesia – Gelar Liga Spanyol akan ditentukan pada Sabtu 14 Mei malam di pekan terakhir divisi Primera. Dua tim andalan, Barcelona dan Real Madrid, sama-sama berpeluang meraih gelar juara.
Barca—sebutan Barcelona—berada di puncak klasemen dengan koleksi 88 poin. Real menyusul di posisi kedua dengan selisih 1 poin.
Jadi jika Barca imbang atau malah kalah melawan Granada, Real akan langsung menang jika bisa mengalahkan Deportivo La Coruna.
Untungnya, setiap tim akan memainkan pertandingan terakhirnya di kandang lawannya. Real masih bisa berharap Barca tergelincir. Pasalnya, dari 5 kekalahan mereka musim ini, 3 di antaranya diderita laga tandang oleh Andres Iniesta. Yakni saat bertandang ke Celta Vigo, Sevilla, dan Real Sociedad.
Masalahnya, Barca jelas berada dalam kondisi yang berbeda. Sempat kebobolan sebanyak 5 kali, pasukan Luis Enrique masih harus membagi fokus ke beberapa pertandingan.
Musim ini Barca gagal di Liga Champions. Faktanya, julukan tim Blaugrana Mereka terancam mengakhiri musim tanpa gelar jika tidak bisa mempertahankan gelar Divisi Primera di depan mata.
Apalagi, tak banyak pemain Barca yang absen dalam lawatan ke Granada kali ini. Trio lini depan MSN (Lionel Messi, Luis Suarez, Neymar) akan tampil. Hampir tidak ada pemegang gelar Barca yang gagal tampil.
Peluang Barca mempertahankan gelar semakin terbuka lebar seiring Suarez sedang dalam performa terbaiknya. Pemain asal Uruguay tersebut pencetak gol terbanyak Divisi Primera dengan koleksi 37 gol.
Peluang Barca semakin besar karena Granada bukan salah satu tim yang berpotensi menghalangi raksasa asal Catalonia itu.
Barca juga sangat fokus pada pertandingan ini. Mereka tidak peduli apa pun yang terjadi pada Real. “Hanya ada satu pertandingan untuk kami. Dan itu melawan Granada,” kata Enrique dikutip Sepak Bola Spanyol.
“Jika kami tidak bisa menang, kami lihat saja yang lain. Namun hingga menit 95 saya tidak tertarik pada apa pun kecuali Granada,” ujarnya.
Upaya Real menjuarai liga akan menemui banyak kendala. Sebab fokus mereka kini tak hanya di kompetisi lokal saja. Namun juga persiapan menghadapi final Liga Champions melawan rival sekota Atletico Madrid pekan depan.
Dari segi peluang, Liga Champions jelas lebih dalam jangkauan Real. Hal ini jelas berbeda dengan gelar juara liga yang harus menunggu Granada mengalahkan atau bermain imbang dengan Barca.
Oleh karena itu, Real membutuhkan lebih dari sekedar kemenangan untuk merebut gelar. Tapi juga keajaiban.
“Saya tidak bisa mengatakan apa pun yang berada di luar kendali saya. Saya hanya bisa mengatakan kami harus menang. Hanya itu,” kata Zidan.—Rappler.com
BACA JUGA: