• March 19, 2026
Benarkah Anies Baswedan Tak Tergiur Ikut Pilpres 2019?

Benarkah Anies Baswedan Tak Tergiur Ikut Pilpres 2019?

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Anies-Sandi mengaku belum pernah mencetak kontrak yang menyatakan dirinya tidak akan ikut serta dalam Pilpres 2019.

JAKARTA, Indonesia – Anies Rasyid Baswedan baru saja dilantik KPU DKI sebagai Gubernur Jakarta terpilih periode 2017-2022. Namun, sudah lama santer terdengar kursi yang diincarnya adalah menjadi orang nomor satu di Indonesia dengan mencalonkan diri pada Pilpres 2019.

Namun, benarkah mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu akan mengikuti jejak Joko “Jokowi” Widodo dan menyisakan lebih dari 3 juta warga DKI Jakarta yang memilihnya? Saat dikonfirmasi, Anies membantah pernah menandatangani kontrak politik yang melarang dirinya maju sebagai calon presiden pada 2019. Meski demikian, bukan berarti ia akan meninggalkan kursi gubernur yang diraihnya dengan susah payah.

“Baik saya maupun Bang Sandi tidak pernah menyatakan tidak akan pernah maju sebagai calon presiden dan wakil presiden pada tahun 2019. Namun, kami sama-sama berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan di Jakarta, kata Anies di kantor KPU DKI usai resmi dilantik menjadi gubernur, Jumat, 5 Mei.

Jawaban mengambang masih belum memuaskan media. Apalagi jawaban serupa juga diberikan oleh Jokowi. Namun, saat PDIP mengusulkan ikut Pilpres 2014, mantan Wali Kota Solo itu tak menolak.

Ada yang belum kenalkan Anies? Sekali lagi dia tidak menjawab dengan tegas.

“Kami (fokus) mengurus Jakarta,” ujarnya.

Apalagi, kata Anies, saat debat publik putaran pertama ia sudah menjawab pertanyaan serupa yang diajukan moderator Ira Koesno. Jawabannya saat itu sama dengan yang diberikan saat ini.

Siap bekerja sama

Terpilihnya Anies sebagai Gubernur DKI seolah membawa kembali kenangan lama saat ia masih menjabat Menteri Pendidikan. Sebab, Anies akan sering berkomunikasi dengan Presiden Jokowi, sosok yang mencopotnya dari kursi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Anies mengaku siap bekerja sama dengan pemerintah pusat karena tidak punya pilihan lain. Jakarta adalah ibu kota negara, sehingga skala lapangan kerja terkadang mencapai tingkat nasional.

“Tentunya kami akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, karena banyak hal yang dilakukan pemerintah daerah juga merupakan program pemerintah pusat. “Jadi, kami akan terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat,” ujarnya yang didampingi Wakil Gubernur terpilih Sandiaga Uno saat berbicara kepada media.

Anies-Sandi berhasil mengalahkan petahana Ahok-Djarot setelah meraih 57,96 persen atau 3.240.987 suara. Angka tersebut merupakan rangkuman yang dilakukan KPU DKI Jakarta. Sedangkan pasangan Ahok-Djarot meraih 42,04 persen atau 2.350.366 suara. Anies-Sandi akan dilantik Oktober mendatang. – Rappler.com


Togel Singapore