• April 4, 2025
Berapa Modal Menjadi Gubernur DKI?

Berapa Modal Menjadi Gubernur DKI?

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Dana kampanye bisa mencapai Rp 100 miliar.

JAKARTA, Indonesia – Calon gubernur petahana DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama mengaku belum menghitung berapa modal yang akan dikeluarkannya untuk mendanai kampanye Pilgub DKI Jakarta yang akan digelar Februari 2017.

“Entahlah. Saya kira paling cukup Rp 10-15 miliar. Kenapa sekarang saya tidak tahu? Karena kita tidak tahu berapa saksi yang bersedia membayar,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta. pada hari Kamis, 6 Oktober 2016.

Saksi yang dimaksud Ahok adalah masyarakat yang akan diterjunkan ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk memastikan tidak terjadi kecurangan saat pencoblosan. Jumlah mereka bisa mencapai ribuan orang.

Hingga saat ini, lanjut Ahok, belum ada kesepakatan di antara partai pendukungnya mengenai dana untuk saksi-saksi tersebut. Seperti diketahui, Ahok didukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Golkar, Hanura, dan Nasdem.

“Misalnya PDIP mengadakan pelatihan saksi dan menggunakan uangnya untuk menggerakkan anggota DPR. Golkar kini juga ingin memobilisasi anggotanya di DPR RI, termasuk DPRD. Ya, silakan gunakan uang mereka,” lanjut Ahok.

Selain mengandalkan partai, Ahok juga akan mengandalkan relawan. Para relawan ini tidak harus menyumbangkan uang, namun juga dapat menyumbangkan tenaga dan pikiran. “Kalau punya uang, kasih uang,” kata Ahok.

Pasangan Anies-Sandi menyiapkan Rp 100 miliar

Lantas berapa modal yang disiapkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang disebut-sebut menjadi penantang terkuat Ahok di Pilkada DKI Jakarta?

“Lebih hitung-hitungan, kampanye ini mahal, jadi kita persiapkan. Yang terkecil mitra kita lebih kuat dari segi pendanaan, struktur dan cadangannya,” kata Sandiaga.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik memperkirakan modal kampanye yang dibutuhkan untuk kampanye Anies Baswedan-Sandiaga Uno bisa mencapai Rp100 miliar.

“Estimasinya Rp. 75 miliar hingga Rp. 100 miliar,” ujarnya Taufik. Gerindra merupakan partai yang menjadi tulang punggung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Selain Gerindra, duet ini juga didukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Untuk menutupi dana kampanye yang diperkirakan mencapai Rp 100 miliar, Sandiaga mengatakan timnya sudah menyiapkan strategi penggalangan dana. Sandiaga memastikan dana kampanyenya tidak berasal dari pengembang reklamasi.

Duet utama Agus Harimurti-Sylviana Murni

Modal yang disiapkan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni tak jauh berbeda dengan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Hal itu disampaikan ketua tim sukses mereka, Nachrowi Ramli.

Menurut Nachrowi, modal kampanye masing-masing pasangan tidak kurang dari Rp 70 miliar. Dana tersebut meliputi kebutuhan operasional, sosialisasi dan logistik. “Sekitar Rp 50 miliar hingga Rp 70 miliar,” ujarnya Nachrowi.

Dana tersebut, lanjut Nachrowi, akan dikumpulkan dari turunan partai pengusung yakni Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). —dengan laporan ANTARA/Rappler.com

Data Hongkong