Berita hari ini: Jumat 30 Desember 2016
keren989
- 0
Kumpulan berita yang tidak boleh Anda lewatkan
Halo pembaca Rappler,
Pantau terus halaman ini untuk mengetahui update berita terkini yang dihimpun redaksi Rappler Indonesia pada Jumat, 30 Desember 2016.
Kedatangan calon gubernur DKI Jakarta saat ini, Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama, kembali terjadi pada Jumat, 30 Desember, ditentang warga sekitar di Kelurahan Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
“Pak siapa yang ngajak ke sini? Ini bukan momentum Pilkada ya? Kok RTnya nggak ada? Tidak ada laporan ke RW? Warga kami di sini menolak,” kata salah satu warga bernama Herianudin kepada Ahok.
Kejadian bermula saat Ahok berdialog dengan warga sekitar. Di tengah kerumunan warga yang sedang berdialog, tiba-tiba seorang pria menyerbu masuk ke dalam kerumunan. Ia mengaku sebagai Ketua Front Pembela Islam (FPI) cabang Pasar Minggu.
“Tidak ada undangan. Saya hanya ingin mengecek sungai. Pilkada atau tidak, sah saya datang ke sini. Saya juga bisa berkampanye di sini. Tolak boleh saja, tapi harus resmi. Bisa juga kita gugat,” kata Ahok. Lebih lanjut di sini.
Polisi masih mencari Ridwan Sitorus, salah satu dari empat pelaku pembunuhan yang melibatkan 11 orang di sebuah rumah mewah di Pulomas, Jakarta Timur.
Polda Metro Jaya kemudian merilis foto Ridwan Sitorus alias Ius Pane alias Marihot ke publik beserta identitasnya.
Warga yang mengenali atau mengetahui keberadaannya dapat menginformasikan kepada polisi melalui nomor 0822-9991-1996. Nomor ini aktif 24 jam sehari. Lebih lanjut di sini.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi penangkapan (OTT) terhadap Bupati Klaten Sri Hartini.
Benar salah satunya (Bupati Klaten), kata Ketua KPK Agus Rahardjo, Jumat, 30 Desember 2016, melalui pesan singkat di Jakarta.
Agus belum mau menjelaskan soal Sri Hartini hingga ditangkap. Waktu dan tempat penangkapan belum diumumkan.
Sri Hartini merupakan istri mantan Bupati Klaten Haryanto Wibowo yang ditetapkan sebagai tersangka kasus proyek pengadaan buku pelajaran tahun ajaran 2003/2004 senilai Rp 4,7 miliar. Lebih lanjut di sini.

Maskapai penerbangan Indonesia Citilink telah menjatuhkan sanksi kepada seorang pilot yang diduga mabuk saat bersiap menerbangkan pesawat.
Citilink Indonesia memberikan sanksi berat kepada pilot yang bertugas menerbangkan pesawat QG8 00 pada Rabu, 28 Desember rute Surabaya-Jakarta, dengan memberhentikan tugasnya sebagai pilot sampai waktu yang tidak ditentukan, demikian bunyi rilis Citilink yang diperoleh Rappler, Kamis, 29 Desember.
Pilot bernama Tekad Purna itu menjalani tes kesehatan di Klinik Bandara Surabaya sebelum rangkaian tes kesehatan selanjutnya dilakukan di Pusat Kesehatan Penerbangan dan Lembaga Penerbangan di Jakarta.
Namun, hasil tesnya baru diketahui seminggu kemudian. Lebih lanjut di sini.

Pemerintah akan mulai menindak tegas warga yang menggunakan media sosial untuk mengunggah informasi yang mengarah pada provokasi, kebohongan, dan ujaran kebencian terhadap orang lain.
“Ini bukan, bukan tindakan sembarangan, tapi keras seperti ini, tegas seperti ini, demi kemaslahatan kita bersama, agar masyarakat semakin tenteram, tenteram, tenteram, sehingga kita bisa melaksanakan pembangunan yang bermanfaat bagi orang banyak,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto usai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Jo Wiko, Kamis, Desember. 29.
Ia mengatakan kritik tetap diperbolehkan, namun cara-cara tidak pantas seperti membuat berita palsu yang menyesatkan harus dihentikan. Lebih lanjut di sini.
—Rappler.com