Berita hari ini : Kamis, 17 Agustus 2017
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Perkembangan berita terkini yang perlu Anda ketahui
Halo pembaca Rappler!
Pantau terus halaman ini untuk mengetahui update berita terkini yang dihimpun redaksi Rappler Indonesia pada Kamis, 17 Agustus 2017.
Website pencarian Google merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 dengan menampilkan coretan khas Indonesia di halaman utama pencarian.
Doodle tersebut merupakan gambar enam orang dari suku berbeda dalam satu perahu. Doodle ini mencerminkan keberagaman masyarakat Indonesia.
“(gambar yg tak berarti) merangkum semangat ‘Bhinneka Tunggal Ika’ (Bhinneka Tunggal Ika), semboyan nasional Indonesia,” tulis Google menjelaskan maknanya. gambar yg tak berarti itu.
Doodle tersebut merupakan hasil karya anak bangsa bernama Aditya Pratama. Ilustrator dan desainer asal Bandung ini telah banyak menghasilkan karya seni. Baca berita selengkapnya Di Sini.
Sebanyak 40 narapidana kasus korupsi mendapat amnesti dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia wilayah Jawa Tengah. Pengampunan tersebut diberikan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-72.
Kepala Bidang Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Tengah Djoni Priyatno di Semarang, Rabu, mengatakan dari jumlah tersebut, satu narapidana akan segera dibebaskan setelah mendapat amnesti. “39 narapidana masih memiliki sisa masa hukuman, sedangkan 1 narapidana akan segera dibebaskan setelah mendapat pengampunan,” ujarnya.
Secara keseluruhan, lanjutnya, pada peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini, terdapat 5.441 narapidana yang mendapat keringanan hukuman. Dari jumlah tersebut, kata dia, 204 narapidana akan segera dibebaskan setelah mendapat amnesti, sedangkan 5.237 lainnya masih harus menjalani sisa masa hukumannya. Baca berita selengkapnya Di Sini.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah pejabat TNI AU di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, terkait dua penyidikan, yakni korupsi pengadaan helikopter angkut AgustaWestland (AW)-101 dan “pemantauan satelit” di lokasi. Badan Keselamatan Laut Indonesia (Bakamla).
Pertama, terkait tindak pidana korupsi pengadaan helikopter angkut AW-101 TNI AU tahun 2016-2017 dengan tersangka Direktur PT Diratama Jaya Mandiri (DJM) Irfan Kurnia Saleh (IKS), ” kata Febri Diansyah, Juru Bicara KPK, di Jakarta, Rabu, 16 Agustus 2017.
Kemudian yang kedua, lanjut Febri, terkait tindak pidana korupsi pengadaan “satelit monitoring” di Bakamla RI Tahun Anggaran 2016 dengan tersangka Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Nofel Hasan (NH). “Setiap kasus diperiksa oleh tiga orang saksi yang merupakan perwira menengah TNI AU,” kata Febri. Baca berita selengkapnya Di Sini.
—Rappler.com