Berita hari ini: Minggu 19 Februari 2017
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Halo pembaca Rappler,
Pantau terus halaman ini untuk mengetahui update berita terkini yang dihimpun redaksi Rappler Indonesia pada Minggu, 19 Februari 2017.
Penghitungan ulang suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 29 Kalibata, Jakarta Selatan tetap memenangkan calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Dari total 412 surat suara sah, Anies-Sandi meraih 385 suara, meningkat dibandingkan pemungutan suara pertama pada 15 Februari lalu yakni 345 suara.
Sedangkan Ahok-Djarot memperoleh 19 suara, turun dari 29 suara. Sedangkan Agus-Sylvi memperoleh 7 suara, turun dari 77 suara.
Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Tempat Pemungutan Suara (TPS) 29 di Kalibata, Jakarta Selatan pada Minggu 19 Februari.
Anies mengaku menyerahkan proses pemungutan suara ulang ke KPUD Jakarta meski menyayangkan adanya kecurangan pada pemungutan suara sebelumnya.
“Kami berharap ini berjalan lancar. Meski yang diulang hanya satu dan dua TPS, kami pastikan aspirasi warga di sini tidak dirugikan. Karena kemarin ada beberapa permasalahan di tempat ini, kami tidak ingin ada ketidakpercayaan terhadap KPU, kata Anies.
Sesampainya di TPS 29, calon Gubernur DKI yang berpasangan dengan Sandiaga Uno itu mengaku baru saja menghadiri pesta pernikahan di sekitar Jalan Buncit Raya, Jakarta Selatan. Karena mendengar ada reuni, Anies menyempatkan diri mampir. Lebih lanjut di sini.
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta menggelar pemungutan suara ulang di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Minggu 19 Februari.
TPS tersebut adalah TPS 01 Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat dan TPS 29 Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.
KPUD sebelumnya menerima rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI yang disampaikan Panwas Kecamatan Kemayoran dan Panwas Kecamatan Pancoran terkait PSU di dua TPS tersebut.
Secara teknis, PSU ini tidak jauh berbeda dibandingkan pemungutan suara Rabu (15/2) lalu, kata Betty Epsilon Idroos, Komisioner KPUD DKI Jakarta.
Pemungutan suara ulang tersebut dilakukan karena Bawaslu menemukan adanya unsur pelanggaran pada pemungutan suara tanggal 15 Februari 2017. Berdasarkan pemeriksaan camat, ditemukan lebih dari satu pemilih tidak terdaftar yang menggunakan hak pilihnya pada pemilu tersebut. tempat pemungutan suara. Lagi Di Sini.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Madiun Bambang Irianto sebagai tersangka tiga kasus korupsi.
“Ada tiga perkara penyidikan terkait kasus korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun Bambang Irianto,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Sabtu, 18 Februari.
Pertama, indikasi korupsi terkait proyek pembangunan Pasar Besar Kota Madiun pada 2009-2012.
Perkara kedua merupakan indikasi penerimaan gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan dan bertentangan dengan kewajiban atau tugas Bambang sebagai Wali Kota Madiun selama menjabat.
Sedangkan kasus ketiga merupakan indikasi tindak pidana pencucian uang. Ini merupakan pemeriksaan terbaru terhadap Bambang dan merupakan pengembangan dari hasil dua penyidikan kasus sebelumnya. Lagi Di Sini. —Rappler.com