• March 4, 2026

Berita hari ini: Minggu 8 Mei 2016

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Berita dipilih oleh redaksi Rappler Indonesia pada Minggu, 8 Mei 2016 dan akan terus diupdate.

Indonesia mengekspor kapal perang pertamanya ke Filipina

PT PAL Indonesia (Persero) melaksanakan kapal perang pertamanya pada Minggu 8 Mei kapal sealift strategis “BRP TARLAC (LD-601) ke Filipina. Pelepasan kapal perang tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di dermaga divisi kapal niaga PT PAL Surabaya. Total harga kapal tersebut mencapai US$90 juta atau setara Rp 1,2 triliun.

“Kapal SSV ini dibuat melalui tender internasional dan PT PAL Indonesia menyisihkan peserta tender lainnya dari 8 negara,” kata Direktur Utama PT PAL Indonesia, Firman.

Kapal akan berlayar ke Filipina dan memakan waktu 5 hari. Kapal tersebut rencananya akan diserahkan kepada Kementerian Pertahanan Filipina pada 13 Mei.

Kapal SSV merupakan pengembangan dari kapal angkut jenis landing platform dock (LPD) yang dirancang dengan panjang 123 meter, lebar 21,8 meter, kecepatan maksimum 16 knot dengan daya tahan layar 30 hari. Pembangunan LPD ini merupakan transfer teknologi dari Korea Selatan. Baca selengkapnya di VIVA.co.id

Jokowi menilai wajar jika ada masukan dari calon ketua umum Golkar sebelum Munas

Presiden Joko “Jokowi” Widodo pun mengomentari iuran yang harus dibayarkan calon Ketua Umum Partai Golkar jelang Munas Luar Biasa yang digelar 15 Mei di Bali. Jokowi mengatakan, sumbangan sebesar Rp 1 miliar merupakan hal yang wajar. Pasalnya, penyelenggaraan pertemuan klub nasional membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

“Nah, sekarang pertanyaan pentingnya adalah dari mana uang itu berasal?” tanya mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Sejauh ini sudah ada 8 calon ketua umum yang sudah terverifikasi. Mereka adalah Aziz Syamsuddin, Mahyudin, Setya Novanto, Ade Komarudin, Syahrul Yasin Limpo, Airlangga Hartarto, Indra Bambang Utoyo, dan Priyo Budi Santoso. Sumbangan sebesar Rp1 miliar rencananya akan digunakan untuk membiayai pertemuan klub nasional yang menelan biaya hingga Rp67 miliar. Baca selengkapnya di Tempo.co

Pembunuhnya memperagakan 56 adegan dan mendoakan Feby Kurnia

Tersangka kasus pembunuhan mahasiswa Geofisika Universitas Gajah Mada (UGM), Eko Agus Nugroho mendatangi lokasi pembunuhan Feby Kurnia. Di sana, Eko mengaku menyesali perbuatannya dan mendoakan Feby.

Menurut kuasa hukum tersangka, Sapto Nugroho Wusono, tersangka yang berprofesi sebagai petugas kebersihan ini mencekik leher Feby pada 28 April sekitar pukul 06.00 di toilet lantai lima Gedung Pascasarjana Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA): 00 .Motif pelaku karena membutuhkan uang untuk kebutuhan sehari-hari keluarga.

Hal itu terungkap saat proses rekonstruksi pembunuhan dilakukan. Total, Eko memperagakan 56 adegan. Ia memperagakan hal yang sama seperti sebelumnya, yakni sejak datang, ia mengikuti Feby, mencekik korban, memasukkannya ke dalam toilet, lalu menguncinya dari luar.

“Saat itu pertunjukannya spontan dan tidak ada rencana sebelumnya,” kata Sapto. Baca selengkapnya di Tempo.co

– Rappler.com

Pengeluaran HK