• March 21, 2026

Berita hari ini : Rabu, 23 Agustus 2017

Halo pembaca Rappler!

Pantau terus halaman ini untuk mengetahui update berita terkini yang dihimpun redaksi Rappler Indonesia pada Rabu, 23 Agustus 2017.

Calon jemaah umrah menyerukan agar seluruh aset Anniesa Hasibuan dijual

Calon jemaah umroh dari biro perjalanan First Travel meminta agar seluruh aset milik Anniesa Hasibuan dan suaminya dijual untuk menggantikan uangnya. Calon umat tidak terima melihat gaya hidup mewah Anniesa dan suaminya, Andika, padahal uangnya didapat melalui penipuan.

Aset yang dibawa untuk dijual calon jemaah haji antara lain tas mewah milik perancang busana dari rumah mewah di kawasan Sentul, Bogor.

Salah satu calon jemaah umroh, Ami mengaku kesal melihat gaya hidup Anniesa dan Andika yang sangat glamor.

“Asetnya harus dilelang agar uang jemaah bisa dikembalikan. “Kamu hidup mewah karena penipuan,” kata Ami.

Ia mengaku hanya bisa mengusap dada saat membaca pemberitaan mewahnya isi rumah Anniesa dan Andika.

“Apalagi gordennya saja harganya Rp. 750 juta biayanya, mahal sekali,” ujarnya lagi.

Sementara itu, calon jemaah umrah lainnya, Rachmawati berharap bos PT First Travel diberikan hukuman yang setimpal.

“Saya ingin mereka dihukum seberat-beratnya dan didenda seberat-beratnya, agar dana tersebut bisa dikembalikan kepada calon jemaah. “Saya tidak terima tujuh turunan uang kita digunakan untuk menjalani kehidupan hedonis seperti itu,” kata Rachmawati. Baca selengkapnya Di Sini.

Dian Yulia Novi, tersangka pelaku bom pot di Istana, divonis 10 tahun penjara

Dian Yulia Novi divonis 10 tahun penjara oleh jaksa karena dituduh berencana menjadi pelaku bom bunuh diri di Istana Negara. Wanita berusia 28 tahun itu berniat tampil pada Desember 2016.

Ini adalah pertama kalinya seorang perempuan diadili karena diduga melakukan aksi bom bunuh diri di Indonesia. Sidang pemakzulan diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur dan disidangkan oleh majelis yang terdiri dari tiga hakim.

Dalam berkas dakwaan yang diajukan ke pengadilan, Dian juga didakwa melakukan tindak pidana konspirasi dan percobaan aksi teroris. Calon ibu ini mengungkapkan, dirinya mengetahui tentang jihad dan kelompok militan ISIS melalui media sosial.

Saat itu, Dian masih tinggal di Taiwan. Ia termotivasi menjadi pelaku bom bunuh diri setelah menikah pada Oktober 2016.

Rencana meledakkan dirinya di dekat kompleks Istana diwujudkan dengan bom masak. Dian bersama tiga terdakwa lainnya menyewa kamar di sebuah rumah kontrakan di Jakarta Timur.

Ia juga membeli pressure cooker melalui situs pembelian online. Namun, sebelum rencana itu terealisasi, polisi berhasil membongkar dan menangkap Dian.

Dian mengaku dalam wawancaranya dengan media, motivasinya menjadi pelaku bom bunuh diri karena ingin mencari keberkahan kepada Allah. Baca selengkapnya Di Sini.

Menteri Sosial Khofifah menunggu restu Presiden Jokowi untuk mencalonkan diri pada Pilkada Jatim 2018

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengaku masih menunggu restu Presiden Joko Widodo untuk maju di Pilgub Jatim 2018. Ia mengaku tidak bisa maju begitu saja hingga restu tersebut diberikan.

“Etika seperti itu,” kata Khofifah di Istana Kepresidenan.

Khofifah mengisyaratkan akan mencalonkan diri sebagai calon Gubernur Jawa Timur pada akhir pendaftaran agar tidak mengurangi tugasnya sebagai Menteri Sosial. Jika benar maju, maka ini merupakan kali ketiga Khofifah maju di Pilkada Jatim.

“Jadi apa yang kita lakukan jangan sampai mengurangi kinerja kita sebagai Menteri Sosial. “Harus menjadi komitmen saya karena saya diberi amanah,” ujarnya.

Katanya, kalau semuanya sudah pasti, dia akan melaporkannya. Namun karena jadwal Presiden yang masih sangat padat, ia enggan memberikan laporan di luar tugas dan fungsinya.

Meski demikian, ia tak memungkiri tetap menjalin hubungan silaturahmi dengan para pimpinan parpol. Salah satunya adalah untuk bisa mendapatkan dukungan. Baca selengkapnya Di Sini.

Fadli Zon makan nasi kebuli bersama Rizieq Shihab di Arab Saudi

BICARA.  Wakil Ketua DPR Fadli Zon terlihat berbincang dengan Rizieq Shihab di Mekkah, Arab Saudi.  Foto diambil dari akun Twitter Fadli Zon

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon terlihat menemui pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Mekkah, Arab Saudi. Pertemuan itu diunggah ke akun Twitter miliknya pada Selasa, 22 Agustus.

Keduanya terlihat menyantap nasi kebuli.

Ada dua foto yang diunggah Fadli di akun Twitter miliknya. Salah satunya terekam sedang berbincang serius tanpa melihat ke kamera.

Lalu apa yang dibicarakan keduanya? Fadli mengaku tak ada pembicaraan serius dalam pertemuannya dengan Rizieq.

Pertemuannya dengan Rizieq terjadi di sela-sela kunjungannya ke Mekkah.

“Iya, dia meninjaunya saat Ketua Tim Pengawasan Persiapan Haji Indonesia DPR. “Makan malam tadi malam,” kata Fadli.

Namun, dia menegaskan makan malam itu digelar mendadak. Tidak merencanakan apa pun. Ia pun membantah ada persoalan khusus yang dibicarakan dengan Rizieq.

“Hanya kebetulan. Bicara saja, bicaralah,” katanya.

Adegan foto tersebut mendapat reaksi beragam dari netizen. Sejak diunggah Selasa kemarin, sudah lebih dari 1.300 retweet dan 765 komentar.

Ada yang mempertanyakan etika Fadli yang menjabat Wakil Ketua DPR namun malah bertemu buronan di Arab Saudi. Baca selengkapnya Di Sini.

– Rappler.com


Pengeluaran Sydney