• March 4, 2026

Berita hari ini : Sabtu 21 Januari 2017

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Kumpulan berita yang tidak boleh Anda lewatkan

Halo pembaca Rappler,

Pantau terus halaman ini untuk mengetahui update berita terkini yang dihimpun redaksi Rappler Indonesia pada Sabtu 21 Januari 2017.

MUI menyebut kunjungan anggotanya ke Israel tanpa izin pimpinan

Zainut Tauhid Saadi, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), mengatakan kunjungan salah satu pengurus MUI, Istibsyaroh, ke Israel bukan atas nama organisasi, melainkan inisiatif pribadi.

“MUI akan memanggil beliau dalam waktu dekat untuk meminta klarifikasi atau… tabayyun atas kunjungannya, karena kunjungan tersebut dilakukan tanpa izin dan sepengetahuan pimpinan MUI,” kata Zainut dalam keterangan tertulisnya kepada media.

Menurut dia, pimpinan MUI sangat menyayangkan kunjungan tersebut karena dinilai melanggar kebijakan organisasi. MUI, lanjutnya, melarang seluruh pengurusnya mengunjungi negara-negara Zionis dengan atau tanpa alasan apapun.

MUI sebagai salah satu wakil umat Islam Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung perjuangan kemerdekaan Negara Palestina, ujarnya. Lagi Di Sini.

Agus: Pemanggilan Bareskrim ke Sylviana sarat politisasi

Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono menyebut pemanggilan calon wakil gubernurnya, Sylviana Murni, oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri sarat politisasi.

“Bau politisasi ini terlalu kuat, saya dan Bu. Sylvi akan fokus pada strategi dalam waktu yang tersisa sedikit,” kata Agus, Jumat.

Sylviana sebelumnya dipanggil Bareskrim sebagai saksi kasus pidana korupsi dana bansos Pemprov DKI di Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta tahun anggaran 2014 dan 2015.

“Sepertinya Anda mencari sesuatu yang tidak masuk akal, tapi Ny. Sylvi akan menghormati prosesnya,” kata Agus. Lagi Di Sini.

Kata Ahok tentang pembatalan gugatan ACTA: Akhirnya dia sadar

Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama atau Ahok menyapa peserta saat menghadiri acara silaturahmi bersama Relawan Nusantara (RelaNU) di Patra Kuningan, Jakarta pada 15 Januari 2017. Foto oleh Wahyu Putro A/Antara

Terdakwa kasus penodaan agama, Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama santai saja menanggapi aksi Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) yang mencabut gugatan terhadapnya.

Terima kasih, akhirnya saya sadar, akhirnya saya sadar, kata Ahok, Jumat, 20 Januari.

Calon Gubernur DKI Jakarta saat ini mengaku memaafkan ACTA karena mengajukan gugatan pada 8 Desember dengan total kerugian materil Rp 470 miliar.

Ahok berharap dengan mencabut gugatan ACTA, hakim bisa memutuskan dirinya bebas dari tuduhan, apalagi jika saksi yang dihadirkan di persidangan memberikan keterangan palsu atau mencemarkan nama baik. Lagi Di Sini. —Rappler.com

uni togel