Berita hari ini: Sabtu 25 Juni 2016
keren989
- 0
Kementerian Pemuda dan Olahraga sedang mempertimbangkan untuk menghentikan sementara turnamen ISC
JAKARTA, Indonesia – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mempertimbangkan untuk menghentikan sementara kompetisi Kejuaraan Sepak Bola Indonesia (ISC). Wacana ini muncul akibat kerusuhan yang terjadi pada Jumat malam 24 Juni di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUBK).
Deputi 4 Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga dan Kepala Komunikasi Publik Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S, Dewa Broto, di Situs resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga mengatakan keputusan itu akan diambil secara resmi pada Senin, 27 Juni. Kemenpora terpaksa mengambil keputusan tersebut, karena PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku pengelola ISC tidak memenuhi nota kesepahaman dengan pihak kepolisian.
“PT GTS juga masih belum mampu mengatasi berbagai insiden dan tabrakan yang terjadi. Oleh karena itu, Kemenpora mempertimbangkan untuk menghentikan sementara turnamen/kompetisi ISC sambil menunggu pembahasan dengan GTS, Polri, dan PSSI pada Senin, 27 Juni, kata Gatot.
Menurut Kementerian Pemuda dan Olahraga, kejadian yang terjadi pada Jumat kemarin bukanlah kejadian pertama. Sebelumnya sempat terjadi bentrokan antar suporter di Sleman dan Gresik. Karena itu, Direktur Utama PT GTS dipanggil pada 30 Mei oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.
“Dalam pertemuan itu, Kemenpora meminta PT GTS untuk memperbaiki rangkaian turnamen karena perjalanan ISC masih panjang hingga Desember 2016. Menpora juga meminta PT GTS untuk menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Indonesia polisi,” kata Gatot.
Hasil pertemuan pada Senin akan diumumkan melalui surat resmi yang dikeluarkan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Sementara terkait tindakan anarkis yang dilakukan suporter tim Persija, Kemenpora mendesak Polri menegakkan ketentuan Pasal 170 KUHAP. Isinya menyatakan ‘siapa pun yang terang-terangan dan dengan kekerasan yang terencana menggunakan kekerasan terhadap orang atau harta benda, dapat diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan’.
Meski The Jakmania sudah meminta maaf, Kemenpora meminta pimpinan suporter tidak lepas tangan dan mempertanggungjawabkan perbuatan anggotanya.
Akibat kerusuhan yang terjadi Jumat pekan lalu, sebanyak 5 anggota polisi terluka. Salah satunya masih dalam kondisi kritis di RS Polri Kramat Jati. Selain itu, The Jakmania juga membakar 5 unit sepeda motor, 2 unit kendaraan polisi, satu unit UPS dan 3 unit sepeda motor anggota polisi. – Rappler.com
Sekembalinya ke Indonesia, kapal TB Charles diantar ke Balikpapan oleh 2 KRI
Enam awak kapal tunda Charles akhirnya tiba di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan, Kalimantan Timur. Sebelumnya, kapal pengangkut batu bara tersebut dibajak oleh kelompok milisi bersenjata asal Filipina bagian selatan saat kembali ke Indonesia.
Untuk menjamin keselamatannya, TNI Angkatan Laut mengirimkan dua KRI yakni KRI Sidat 851 dan KRI Multatuli 561 untuk mengawalnya.
Mereka kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Balikpapan, Letkol Laut (P) Luhut Siagian mengatakan, kondisi keenam awak kapal tersebut cukup baik.
“Tidak ada bekas penganiayaan, bekas luka, dan lebam,” kata Luhut.
Meski begitu, mereka mengalami gejala trauma seperti tidak fokus saat diajak bicara. Menurut dokter Puskesmas Lanal Balikpapan dr. Nopial itu akan hilang seiring berjalannya waktu.
Lantas apa yang menyebabkan kapal tersebut dua kali menjadi sasaran pembajakan? Menurut pengakuan nakhoda pertama Andi Wahyu, pelaku awalnya hanya menahan nakhoda kapal dan 2 orang awak kapal.
Para penculik kemudian memotong tali yang memegang mangkuk Robby dan melarikan diri. Namun, 10 awak kapal yang tersisa memutuskan untuk mengejar kapal bajak laut tersebut.
Jadi, para penculik dari berbagai kelompok kembali ke kapal dan menambah jumlah sandera. Baca selengkapnya di Di antara.
Meski keluar dari UE, Inggris tetap menjaga hubungan baik dengan Indonesia
Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, menegaskan keputusan negaranya keluar dari Uni Eropa tidak akan mempengaruhi hubungan baik yang sudah terjalin dengan Indonesia. Apalagi kedua pemimpin negara itu saling berkunjung.
Perdana Menteri David Cameron terakhir kali mengunjungi Indonesia pada tahun 2015. Sedangkan Presiden Joko Widodo baru berkunjung ke Inggris pada bulan April.
“Inggris akan terus membangun hubungan dekat dengan Indonesia. “Mitra G20 kami memainkan peran yang sangat penting dalam kemakmuran, keamanan, dan keberlanjutan planet ini,” kata Malik dalam keterangan persnya.
Kedua negara, kata dia, berkomitmen membangun hubungan kerja sama. Dalam waktu satu tahun, kedua pemerintah menandatangani nota kesepahaman di bidang pendidikan, inovasi, penelitian, industri, kepolisian, kreatif, olahraga, dan maritim.
Padahal, kerja sama yang dibangun selama ini, kata dia, tidak hanya terbatas pada pemerintah saja. Namun juga antar pemuka agama untuk saling berbagi ilmu dan menjaga toleransi. Lebih lanjut di Kompas.
Polisi Papua mengancam akan memberikan sanksi kepada pelaku protes separatis

Polda Papua langsung mengeluarkan pengumuman terkait kebebasan berekspresi saat melakukan aksi unjuk rasa di muka umum. Pengumuman ini dikeluarkan menyusul banyaknya protes yang dilakukan oleh organisasi yang diklaim pemerintah sebagai kelompok separatis.
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw tak menampik, aksi unjuk rasa merupakan kemerdekaan atau kebebasan yang dijamin negara dalam Pasal 9 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. Namun ada aturan yang harus dipatuhi, yakni tidak mengganggu kepentingan umum dan tidak melanggar konstitusi negara.
Pengumuman Kapolda Papua tersebut dibawa ke Mabes Polri dan dibahas di bidang hukum bersama para ahli hukum, kata Paulus dalam pertemuan dengan beberapa akademisi dan aktivis HAM di Jayapura.
Meski negara memberikan ruang bagi seluruh warga negara untuk menyampaikan pendapat di depan umum, namun ada norma yang harus dipatuhi.
“Peraturan hukum UU No. 9 Tahun 1998 tertulis tentang larangan menghasut masyarakat dengan menggunakan simbol separatis, sehingga keberadaan kelompok KNPB, OPM dan ULMWP dilarang. “Kalau tidak diperhatikan, akan kami masukkan ke dalam Sertifikat Catatan Kriminal (CRC),” ujarnya.
Keberadaan kelompok ini, kata Paulus, bersifat tidak resmi dan bersifat separatis. Oleh karena itu, setiap pelanggaran yang dilakukan akan tunduk pada ketentuan KUHP. Sebelum resmi dikeluarkan, Kapolda Papua akan menghubungi Gubernur, DPR, Majelis Rakyat Papua, dan masyarakat. Baca selengkapnya di Kedua.
Panglima TNI: Alasan WNI diculik di Filipina karena uang dan salah jalur

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akhirnya membenarkan adanya WNI yang kembali diculik kelompok bersenjata di Filipina selatan. Total WNI yang diculik pada 20 Juni lalu mencapai 7 orang.
Menurut Gatot, ada dua alasan mengapa WNI kembali diculik oleh kelompok milisi di Filipina. Uang pertama dan kedua dengan cara yang salah.
“Seperti ini (soal uang), pemerintah Indonesia tidak pernah menginginkan uang tebusan, tapi itulah motivasi mereka. “Iya siapa tahu dengan mencoba (menyanderaan) maka ada uang tebusan,” kata Gatot yang ditemui di kompleks kantor Wakil Presiden.
Dalam situasi penyanderaan ini, kapal tunda Charles dan kapal Robby diculik sebanyak dua kali dan dibawa keluar oleh dua kelompok berbeda. Pada penculikan pertama, pelaku membawa serta 3 awak kapal. Sedangkan pada penculikan kedua, pelaku menangkap 4 orang.
Sedangkan 6 awak kapal sisanya diperbolehkan kembali ke Samarinda. Pelakunya diduga merupakan jaringan Abu Sayyaf yang sebelumnya menyandera WNI pada Maret dan April lalu.
Abu Sayyaf meminta uang tebusan sebesar 20 juta ringgit kepada pemilik kapal, PT Russianto Bersaudara. Permintaan tebusan dilakukan oleh istri salah satu awak kapal.
Belum diketahui apakah permintaan uang tebusan akan dipenuhi atau tidak.
Gatot menilai permasalahan uang menjadi motivasi utama WNI kembali menjadi sasaran penculikan. Ia melihat tak menemukan motivasi politik di balik tujuan meminta uang tersebut.
Gatot pun mempertanyakan mengapa kapal tersebut diperbolehkan berlayar padahal sudah ada moratorium dari Kementerian Perhubungan agar tidak lagi berlayar di jalur yang dianggap berbahaya.
Hal ini menimbulkan pertanyaan, mengapa kapal tersebut diberi izin berlayar ke sana, kata Gatot yang mengaku heran. Baca selengkapnya di Laju.
Indonesia bungkus: Jumat, 24 Juni 2016
Mulai dari Inggris yang memutuskan keluar dari Uni Eropa hingga 7 WNI yang kembali disandera di Filipina selatan
Rakyat Inggris mengambil keputusan bersejarah pada Kamis 23 Juni waktu setempat. Mayoritas dari mereka memilih untuk meninggalkan Uni Eropa. Keputusan ini tidak diharapkan oleh beberapa pihak, termasuk Perdana Menteri David Cameron.
Tak lama setelah hasilnya diumumkan, Cameron mengumumkan pengunduran dirinya. Apa dampak “perceraian” Inggris ini terhadap Uni Eropa?
Sementara itu, WNI kembali menjadi sasaran penculikan kelompok bersenjata di Filipina selatan. Sebanyak 7 WNI diculik saat berlayar dari Filipina selatan menuju Samarinda pada 20 Juni. Bagaimana respon Indonesia terhadap penculikan yang sudah terjadi 3 kali ini?
Tonton videonya di bawah ini:
– Rappler.com