• March 20, 2026

Berita hari ini : Selasa 14 Juni 2016

Gerindra: Prabowo siap maju lagi di Pilpres 2019

Sekretaris Jenderal Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Muzani menyatakan kesiapan Ketua Umum partai tersebut, Prabowo Subianto, untuk kembali mencalonkan diri pada Pilpres 2019.

“Saat ini kami akan tegas mendukung kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, namun untuk tahun 2019 kami siap bersaing kembali,” kata Muzani.

Namun, untuk mewujudkan kepemimpinan nasional yang lebih baik, lebih besar, dan sejahtera, Partai Gerindra akan tetap mengusung Prabowo sebagai calon presiden pada tahun 2019.

Pencalonan ini dilakukan agar bangsa Indonesia bisa menjadi lebih baik, lebih besar, dan sejahtera, sehingga Prabowo harus menjadi orang nomor satu di Indonesia, ujarnya. Lebih lanjut di Di antara.

Pemprov DKI akan menertibkan PKL di Taman Suropati

Pemprov DKI Jakarta akan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

“Taman Suropati tidak bisa diabaikan. Kalau mau jual juga bisa. Namun di tempat parkir ini penjualannya mencapai tingkat pasar malam. Ya tidak boleh,” kata Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama.

Awalnya, Ahok mengizinkan PKL berjualan di Taman Suropati. Namun, menurut dia, kondisi di lokasi yang berseberangan dengan rumah dinas gubernur itu semakin tidak menentu. Bahkan sampai parkir di bahu jalan.

Maka itu akan terjadi kemana PKL dipindahkan? Dia?

“Orang-orang ini sebenarnya adalah penjual Seluler, ada yang menggunakan sepeda, gerobak dorong. Jadi kalau kita penertiban, tidak perlu direlokasi karena mereka pedagang keliling, kata Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede. Lebih lanjut di Detik.com.

Ulama Kota Serang menyebut penggalangan donasi yang dilakukan Saeni menyesatkan

Pemilik warung yang digerebek, Saeni meminta agar makanannya tidak disita.  Foto oleh Wawan Agus Aji/Rappler

Ulama Kota Serang itu mengatakan, pemberian donasi kepada Saeni, pemilik warung makan yang digerebek Satpol PP karena buka pada siang hari, menyesatkan.

Terus terang kami merasa aneh ketika Satpol PP melakukan penertiban malah disalahkan, kata Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kota Serang, Matin Syarkowi.

Matin menduga ada politisasi di balik penggalangan dana ini, karena Presiden Jokowi dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo juga memberikan sumbangan pribadi. Bahkan menurutnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara dan menyalahkan prosedur Satpol PP.

“Kami sungguh tersinggung. Seolah menyudutkan umat Islam di Kota Serang dengan tudingan intoleransi. Kami mohon kepada pihak pusat untuk tidak sembarangan bicara tanpa mengetahui kondisi di lapangan. Karena itu hanya akan memperburuk keadaan. “Mereka sibuk mengomentari makanan yang diangkut, namun tidak memberikan teguran kepada pedagang yang berjualan di luar jam yang ditentukan,” kata Matin.

Menurut Matin, pemberlakuan Perda yang mengatur jam buka warung makan di Serang dinilai tepat mengingat keberagaman yang ada di kota tersebut. Peraturan ini juga sudah berlaku bertahun-tahun dan tidak pernah ada masalah. Lebih lanjut di Merdeka.com.

274 pengendara dikenakan denda pada hari pertama sterilisasi jalur bus

Pengendara sepeda motor menghindari penggerebekan saat memasuki jalur bus Transjakarta di Jalan Daan Mogot, Jakarta, pada 13 Juni 2016.  Foto oleh Rivan Awal Lingga/Antara

Petugas Polda Metro Jaya menindak bukti pelanggaran yang dilakukan 274 pengendara yang melintasi jalur bus TransJakarta pada hari pertama program sterilisasi, Senin.

“Mayoritas melanggar jalur tersebut jalan bus pengendara sepeda motor,” kata Wakil Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Budiyanto Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum.

Budiyanto mengatakan, petugas mengenakan denda maksimal Rp500.000 dengan mengeluarkan tilang berwarna biru.

Petugas kepolisian akan memantau jalur jalur bus untuk mengantisipasi kendaraan pribadi, angkutan umum, atau sepeda motor yang menerobos jalur khusus bus Transjakarta. Selain bus Transjakarta, jalur bus hanya diperbolehkan ambulans, mobil pemadam kebakaran, dan mobil plat RI. Lebih lanjut di Di antara.

Pemerintah akan mengevaluasi Perda tentang penggerebekan warung makan

Petugas Satpol PP mengindahkan imbauan larangan pedagang membuka warung makan mulai pukul 05.00 WIB hingga 16.00 WIB selama Ramadhan.  Foto oleh Irwansyah Putra/Antara

Kementerian Dalam Negeri akan Peraturan Daerah Kota Serang No. 2 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Masyarakat yang menuai kontroversi setelah penggerebekan warung makan di kawasan tersebut.

Direktur Polisi Pelayanan Masyarakat dan Perlindungan Masyarakat Kementerian Dalam Negeri Asadullah mengatakan, penggerebekan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan dan simpati.

Terkait tindakan Satpol PP Kota Serang yang pada pekan lalu terhadap Ny. Menggerebek warung makan Saeni di Serang dan menjadi perbincangan nasional, Asadullah menjelaskan, pihak berwenang setempat telah melakukan sosialisasi terkait penggerebekan warung makan tersebut tiga hari sebelumnya.

“Itu benar-benar ada dirindukan komunikasi juga, mengira barang sudah diambil. Padahal barangnya bisa diambil kembali pada pukul empat sore dengan menandatangani perjanjian untuk tidak mengulanginya. Jadi bukan seperti disita dan tidak dikembalikan, bukan seperti itu, kata Asadullah. Lebih lanjut di Di antara.

Indonesia bungkus: Senin, 13 Juni 2016

Mulai dari sterilisasi jalur TransJakarta hingga penembakan di Orlando

Sterilisasi jalur bus TransJakarta dimulai pada Senin 13 Juni. Hanya kendaraan tertentu yang boleh melintas, seperti ambulans, pemadam kebakaran, dan mobil berpelat RI. Kendaraan pribadi yang masuk jalur bus akan mendapat tilang surat biru dengan denda paling banyak Rp 500 ribu.

Sementara itu, Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas penembakan di Pulse, sebuah klub malam LGBT di Orlando, Amerika Serikat.

50 orang tewas dan 53 lainnya luka-luka. Insiden ini merupakan tragedi penembakan massal terbesar di AS. Seorang pria berusia 29 tahun, Omar Mateen, diidentifikasi sebagai pelaku.

—Rappler.com

SDy Hari Ini