• April 6, 2025

Berita hari ini : Senin, 30 Oktober 2017

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Perkembangan berita terkini yang perlu Anda ketahui

Halo pembaca Rappler!

Pantau terus halaman ini untuk mengetahui update berita terkini yang dihimpun redaksi Rappler Indonesia pada Senin, 30 Oktober 2017.

Pemilik gudang kembang api Kosambi meminta izin kepada perusahaannya untuk menjual mainan anak-anak

Keanehan kejadian ledakan gudang milik PT Panca Buana Cahaya Sukses perlahan terungkap. Setelah diketahui mempekerjakan pegawai di bawah umur, izin dari Pemprov Banten tidak sesuai.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten mengungkapkan, izin yang diajukan pemilik berasal dari perusahaan yang bergerak di bidang peralatan bermain anak. Izin tersebut diajukan pada tahun 2015.

Terkait bencana kemarin, PT Panca Buana Cahaya Sukses pada tahun 2015 sebenarnya telah mengajukan izin prinsip, dimana izin utamanya berada pada bidang usaha industri peralatan bermain anak, kata Kepala Dinas Pelayanan DPMPTSP Provinsi Banten, Deden Indrawan.

Oleh karena itu, ia mengaku kaget saat mengetahui gudang penyimpanan yang meledak di kawasan Kosambi adalah milik PT Panca Buana Cahaya Sukses. Selain itu, jumlah korban meninggal mencapai 49 orang. Sebab dalam izinnya mereka menyatakan bergerak dalam bidang pembuatan peralatan bermain untuk anak-anak.

“Sementara itu pabrik petasan yang diberitakan ya? “Sekarang apakah (kembang api) masuk kategori permainan anak-anak atau tidak, kami belum paham,” ujarnya. Baca selengkapnya Di Sini.

Dua terduga teroris NTB tewas dalam baku tembak dengan Densus 88 Anti Teror

Dua terduga teroris asal Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, tewas dini hari tadi setelah terlibat baku tembak dengan Tim Khusus Anti Teror Seksi 88. Dikonfirmasi awak media di Mataram, Kapolda NTB Pol Tajuddin membenarkan tewasnya dua terduga teroris tersebut berdasarkan laporan yang diterima dari Kapolres Bima Kota.

“Jadi benar (dua terduga teroris tewas). Saya mendapat informasi langsung dari Kapolres Bima Kota, kata Tajuddin.

Baku tembak dilaporkan terjadi pagi tadi sekitar pukul 09.50 WITA di Kota Gunung Ritu Asa, Desa Ritus Mawu, Kabupaten Bima.

Lokasi TKP berada di perbatasan antara Kota Bima dan Kabupaten Bima, ujarnya.

Sementara terkait identitas kedua terduga teroris, Tajuddin mengaku belum mengetahuinya. Ia masih menunggu laporan tindak lanjut dari Kapolres Bima Kota.

“Saya tanya nama dan lain sebagainya tapi tidak ada konfirmasi karena lokasinya jauh sekali. Sinyalnya juga sulit. “Jadi, sampai saat ini kami belum bisa lolos,” ujarnya. Baca selengkapnya Di Sini.

Pemprov DKI menolak perpanjangan izin Hotel Alexis

Pemprov DKI Jakarta dikabarkan menolak permohonan Surat Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) baru yang diajukan Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis.

“Ya, benar. Di mana kamu mendapatkannya?” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta, Senin 30 Oktober 2017.

Penolakan permohonan TDUP Alexis tertuang dalam surat bernomor 68661-1.858.8. Surat tertanggal 27 Oktober 2017 itu ditandatangani Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta, Edy Junaedi.

Alexis sebelumnya mengajukan permohonan hotel melalui aplikasi TDUP on line kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta dengan nomor registrasi 60U0HG. Sedangkan permohonan panti pijat TDUP telah diserahkan ke Kantor Unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pademangan dengan nomor registrasi Z35DNU.

Permohonan Surat Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Hotel Alexis dan Balai Pijat Alexis belum bisa diproses, demikian tanggapan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemprov DKI. Baca berita selengkapnya Di Sini.

—Rappler.com

link alternatif sbobet