• March 26, 2026

Biorama perang Bandung Lautan Api keren

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Pertempuran Lautan Api Bandung telah diciptakan kembali dengan indah

BANDUNG, Indonesia – Api tiba-tiba muncul dari dua rumah yang terbakar. Tak lama kemudian, muncul tank baja berbendera Inggris yang diiringi sejumlah pasukan Sekutu.

Kedatangannya langsung disambut baik oleh masyarakat dan Tentara Republik Indonesia. Perang tidak bisa dihindari. Ledakan bom disusul rentetan senjata yang saling susul menyusul.

Namun dentuman tersebut bukan berasal dari bom dan suara tembakan juga bukan berasal dari senjata sungguhan karena ‘perang’ yang terjadi di depan Gedung Sate Kota Bandung pada Kamis pagi tersebut hanyalah sebuah Biorama Drama Kolosal.

Biorama yang dibawakan Kodam 3 Siliwangi dan Masyarakat Reka Reka Sejarah menggambarkan peperangan pada peristiwa Bandung Lautan Api.

Pementasan yang melibatkan sekitar 100 orang ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72. “Drama ini bercerita tentang perjuangan kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945 hingga 1946,” ujar Roni Abdurahman, salah satu pementas drama. tim., kata.

Seluruh adegan dalam drama berdurasi 25 menit itu mengacu pada teks sejarah. Bahkan, dialog yang diucapkan disesuaikan dengan konteks kejadian, termasuk beberapa makian kasar yang dilontarkan sang pemain.

“Itu memang ekspresi kemarahan dan kemarahan saat itu. Kata-kata kasar menandakan kami tidak suka dengan mereka (penjajah), kata Roni.

Untuk menciptakan suasana perang yang sesungguhnya, kata Roni, pihaknya memodifikasi peralatan tersebut hingga mampu mengeluarkan suara dentuman seperti bom. Sementara itu, suara tembakan berasal dari ledakan kembang api.

“Aksi ini juga melibatkan beberapa unit di Kodam 3 Siliwangi. “Kami ganti plastik dan gas oksigen, ledakannya cukup keras tapi tidak berbahaya,” kata Roni yang juga anggota unit Bintaldam 3 Siliwangi.

Pertunjukan ini, kata Roni, ditawarkan untuk memberikan inspirasi kepada masyarakat Indonesia bahwa kemerdekaan bukanlah hadiah dari penjajah, melainkan diraih oleh para pejuang dengan darah dan air mata.

“Sekarang menjadi kewajiban kita untuk mempertahankannya dengan kerja nyata dan kerja nyata. Impian bangsa Indonesia untuk mencapai masyarakat adil dan makmur masih belum tercapai, ujarnya.

Hadir menyaksikan pertunjukan tersebut Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar, Kapolda Jabar, Irjen Pol. Anton Charliyan, Pangdam 3 Siliwangi, Mayjen M. Herindra, dan Muspida Jabar lainnya.

Pertunjukan ini pun menarik perhatian masyarakat lokal, bahkan warga negara asing yang sedang berlibur di Kota Bandung. —Rappler.com

Togel Singapore