• February 27, 2026

Cebu akan menjadi tuan rumah Dragon Boat Fiesta pertama pada bulan April

Acara ini diperkirakan akan mempertemukan sekitar 40 tim asing dan lokal, jumlah terbesar dalam perlombaan Perahu Naga yang diadakan di Filipina.

CEBU CITY, Filipina – Cebu bersiap untuk Cebu Dragon Boat Fiesta 2017 pertama di Cebu Yacht Club pada bulan April iniyang diharapkan dapat menarik banyak peserta lokal dan asing.

Ajang yang diselenggarakan oleh Dragon Boat Cebu Central (DBCC) dengan dukungan penuh pemerintah provinsi Cebu melalui Komisi Olahraga Provinsi Cebu (CPSC) ini diperkirakan akan mempertemukan sekitar 40 tim asing dan lokal. Ini akan menjadi jumlah terbesar dalam perlombaan Perahu Naga yang diadakan di Filipina.

Nonnie Lopez, mantan anggota timnas dan pelatih Gruppo Habagat menjelaskan, ajang 29-30 April ini belum menjadi kompetisi internasional karena hanya kompetisi beregu klub.

Ini akan menampilkan beberapa tim dari luar Filipina, dan akan membangun potensi Cebu untuk menjadi pusat balap Perahu Naga di negara tersebut.

“Kami berdoa agar komunitas Cebuano membantu kami merangkul Perahu Naga,” kata Charly Holganza, salah satu penyelenggara acara, sekaligus salah satu orang pertama yang memperkenalkan olahraga ini di sini, sekitar dua tahun lalu.

Dua tim dari AS diperkirakan akan berkompetisi di ajang tersebut, dengan masing-masing tim dari Guam dan Hong Kong dipastikan berpartisipasi. Yang mengirimkan antena adalah tim dari Italia, Korea Selatan, Singapura, Brunei, dan Malaysia.

Menariknya, tim lokal akan dikapteni oleh tim pendayung difabel dari Tim Perahu Naga Lintas Disabilitas PADS (Philippine Accessible Disability Services) yang dipimpin oleh JP Maunes. Tim asal Cebu ini merupakan tim perahu naga lintas disabilitas pertama di Filipina.

Kelompok tersebut juga akan menjadi penerima manfaat dari acara tersebut. Menurut Lopez, dana yang diperoleh akan digunakan untuk mendanai tim PADS yang akan beraksi di Hong Kong.

Kejuaraan Dunia Perahu Naga

Penyelenggara berharap Festival Perahu Naga bulan April akan membuka jalan bagi Cebu untuk suatu hari menjadi tuan rumah kompetisi Perahu Naga internasional seperti Kejuaraan Dunia.

Holganza mengatakan mereka berencana menjadikan acara ini sebagai bagian dari penawaran pariwisata tahunan Cebu pada kuartal kedua tahun ini untuk mendorong lebih banyak partisipasi dan lebih mempromosikan olahraga ini di sini.

“Cebu berpotensi menjadi hub Perahu Naga dan olah raga lainnya karena aksesibilitasnya. Anda punya bandara dan hotel,” kata Holganza, seraya menambahkan bahwa sesuatu yang unik tentang Cebu adalah sebagian besar kotanya memiliki garis pantai.

Lopez menambahkan bahwa mengadakan acara olahraga di kota juga akan membantu meningkatkan perekonomian Cebu. Ke-40 tim saja akan berarti 1.000 peserta individu, ditambah keluarga mereka, yang berarti lebih banyak pendapatan bagi pariwisata dan bisnis lokal lainnya.

Hal ini juga merupakan salah satu alasan utama mengapa CPSC memberikan dukungannya pada acara tersebut.

“Kami mulai memberikan dukungan kami pada tahun 2015, karena secara ekonomi hal ini akan menarik lebih banyak wisatawan dan ada juga potensi untuk menemukan bakat-bakat,” kata pengacara Ramil Abing, direktur eksekutif CPSC.

Lopez setuju, dengan mengatakan bahwa “ada banyak sekali talenta yang menunggu untuk direkrut di sini, di Cebu.”

Banyaknya talenta di Cebu

Randy Su, salah satu penyelenggara, mengatakan bahwa mereka mulai memanfaatkan perguruan tinggi dan universitas untuk membentuk tim sendiri dan mengikuti kompetisi.

Bohol, yang terlibat dalam olahraga ini sedikit sebelum Cebu, kini memiliki kompetisi antar perguruan tinggi. Su mengatakan mereka berharap Cebu bisa melakukan hal serupa.

Su menambahkan bahwa mereka telah menyelenggarakan beberapa perlombaan dan klinik Perahu Naga di Bogo, Argao dan Danao dalam beberapa tahun terakhir dan mereka berencana untuk berbuat lebih banyak lagi. Saat ini mereka sedang dalam proses mencari venue yang cocok untuk balap Perahu Naga.

Menurut Su, Balap Perahu Naga adalah olahraga yang baik bagi masyarakat Filipina karena “mendayung sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Filipina”. Ia mengatakan ini adalah olahraga yang bisa diunggulkan oleh Filipina.

Pesta Perahu Naga

Meskipun tanggal resmi kompetisi sudah tiba 29 dan 30 Aprilkata Lopez bahwa kompetisi persahabatan akan diadakan 28 April.

“Kami menyebutnya ‘perlombaan persahabatan’. Tim akan dicampur, jadi dalam satu tim Anda akan memiliki anggota tim Amerika dan penduduk lokal, kemudian mereka akan berlomba dari jembatan lama ke jembatan baru. Ini akan menjadi ujian siapa yang lebih cepat menyinkronkan dayungnya hanya dengan latihan 5 menit,” kata Lopez.

Penyelenggara akan berkoordinasi dengan Penjaga Pantai Filipina dan Otoritas Industri Maritim (Marina) karena lomba akan mengikuti jalur komersial.

Holganza mengatakan arena perlombaan akan jauh dari lalu lintas perahu, dan mereka berharap perahu-perahu besar akan berfungsi ganda sebagai pemecah gelombang untuk meredakan gelombang yang mungkin menghantam para peserta.

Mereka juga berharap pihak Marina bisa mengirimkan memo ke fastcrafts untuk memperlambat kecepatan mungkin hingga 2 hingga 3 knot saat melewati area kompetisi.

Kategori lombanya adalah All Women, All Men, Mixed Crew dan Masters. Kecuali All Men yang hanya akan mengikuti lomba lari 500 meter, seluruh putra lainnya akan mengikuti lomba lari 500 meter dan 250 meter. – Rappler.com

uni togel