• April 8, 2026

Derby Kalimantan sepihak

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Persiba akan merepotkan PBFC dengan kembalinya Antonio Teles.

JAKARTA, Indonesia — Laga super panas pekan ini akan tersaji saat Pusamania Borneo FC (PBFC) menjamu Persiba Balikpapan, Jumat 13 Mei, pukul 16.00 WIB. Dua tim terbawah akan bersaing untuk naik ke puncak.

Kedua tim berasal dari Kalimantan Timur. Oleh karena itu, ini akan menjadi Derby Kalimantan pertama di Indonesia Soccer Championship (ISC) A. Label derby Ini akan menjadi jaminan pertandingan akan berlangsung ketat.

PBFC memang difavoritkan pada laga kali ini. Bukan hanya karena berstatus tuan rumah, Pesut Etam juga punya materi yang lebih baik dari Persiba.

Itu karena PBFC lebih sehat secara finansial dan lebih siap untuk berpartisipasi dalam ISC A. Sedangkan Persiba merupakan tim yang dibantu operator untuk mengikuti ISC A setelah nyaris mundur karena kendala finansial.

Di klasemen sementara, PBFC berada di peringkat ke-13, sedangkan Persiba di posisi ke-17. Meski demikian, Jaino Matos, pelatih Persiba, mengingatkan bahwa pertandingan tersebut bukan hanya persoalan di atas kertas.

Dengan adanya kemungkinan kembalinya Antonio Teles, ia yakin timnya akan bermain lebih maksimal. Apalagi mereka menggunakan formasi 4-5-1. Peran Teles sebagai penghubung lini tengah dan lini serang akan membuat tim bisa tampil maksimal.

Peran Teles sudah terlihat di game pertama. Meski kalah 0-2 melawan Arema Cronus, permainan Persiba sedikit meriah. Teles dan Shohei Matsunaga bahkan sempat mengancam gawang lawan.

Peran sentral Teles terlihat saat absen melawan Sriwijaya FC. Meski mampu menahan imbang Laskar Wong Kito 0-0, tanpa Teles permainan Persiba kurang seru.

“Kami mempelajari lawannya. Sekarang permainan kami membaik. “Setiap pemain mulai saling memahami, itu modal bagus melawan PBFC,” kata Jaino.

Melihat lawannya, trio PBFC Ponaryo Astaman, Terens Puhiri, Jefrey Kurniawan akan berperan penting. Oleh karena itu, para pemain veteran Bima Sakti rela mengganggu kerja sama di lini tengah untuk berduel dengan mereka.

“Pertandingan ini juga berpotensi alot di lini tengah. Kami akan memberikan tekanan ketat untuk menutupi kecepatan mereka. Di sini kami berusaha bermain normal, bukan menunggu, kata Jaino.

Di bawah mistar gawang, Yuwiwanto akan menjadi penjaga gawang. Punggung penuh akan ditempati oleh Ledi Utomo dan Iqbal Samad. Dirkir Glay dan Abdul Rahman, berposisi sebagai bek tengah.

Di tengah, sosok Kurniawan Karman, Bima Sakti, dan Antonio Teles bisa bekerja sama menampilkan performa maksimal.

Mereka akan didukung oleh dua orang sayap yang membantu dari atas ke bawah, Octovianus Maniani dan Rahel Radiansyah. Mereka akan semakin lengkap dengan kecerdikan Shohei Matsunaga.

Sementara itu, PBFC akan tetap mempertahankan formasi saat ditahan imbang 0-0 oleh Persib Bandung pekan lalu. Namun kali ini, Lerby kemungkinan besar akan dimainkan sejak awal, berduet dengan Pedro Javier

Dengan keputusan tersebut, maka formasi 4-2-1-3 atau 4-4-1-1 akan menjadi pilihan pelatih Dragan Djukanovic. Sebab, Lerby bisa tandem, bisa juga penyerang kedua.

Pedro pasti akan mendapat tempat ketat dari lawan. Alhasil, ia akan lebih banyak digunakan sebagai tembok untuk memantulkan umpan ke Lerby.

Jika menemui jalan buntu, serangan sayap dengan umpan silang menjadi pilihan kedua. Jurus jangkung kedua penyerang ini mampu menghancurkan pertahanan lawan lewat duel bola overhead.

“Kami tidak ingin kehilangan poin di kandang sendiri. “Melawan Persib kami kehilangan dua poin, jangan sampai hal itu terjadi lagi,” kata pelatih asal Montenegro itu.—Rappler.com

BACA JUGA:

Toto HK