Di negara ini, mereka yang lajang lebih bahagia
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
BPS meluncurkan Indeks Kebahagiaan 2017
JAKARTA, Indonesia – Orang yang belum menikah atau lajang cenderung merasa lebih bahagia dibandingkan orang dengan status perkawinan lainnya. Angka indeks kebahagiaan bagi para lajang mencapai 71,53%, berdasarkan temuan Badan Pusat Statistik, seperti dilansir di Jakarta, Selasa 15 Agustus 2017.
Berdasarkan survei yang dilakukan BPS pada tahun 2017, indeks kebahagiaan masyarakat Indonesia cukup baik yaitu sebesar 70,69%. “Semakin mendekati 100, semakin baik. “Kami sangat senang,” kata Suhariyanto, Ketua BPS.
Metode pengukuran indeks kebahagiaan tahun 2017 ini lebih lengkap dibandingkan survei terakhir pada tahun 2014. Pada tahun 2014, indeks kebahagiaan hidup hanya diukur menggunakan dimensi kepuasan hidup. Sedangkan dimensi perasaan dan makna hidup mengalami peningkatan pada tahun 2017.
“Indeks dimensi kepuasan hidup sebesar 71,07, indeks dimensi perasaan sebesar 68,59, dan indeks kebermaknaan hidup sebesar 72,23. Seluruh indeks dimensi diukur pada skala 0-100,” kata Suhariyanto.
Terkait indeks kebahagiaan pada kategori status perkawinan, misalnya pada dimensi makna hidup (Eudaimonia), mereka yang masih lajang memiliki kebahagiaan lebih tinggi. Sedangkan pada dimensi kepuasan hidup dan dimensi perasaan (Affect) yang indeksnya paling tinggi terdapat pada penduduk yang sudah menikah.
BPS juga menjelaskan bahwa mereka yang tinggal di perkotaan cenderung lebih bahagia dibandingkan mereka yang tinggal di perkotaan. Nilai indeks kebahagiaan di perkotaan sebesar 71,64% sedangkan di perdesaan sebesar 69,57%.
(BA: Mengapa orang Bhutan mengaku paling bahagia?)
“Laki-laki ternyata lebih bahagia dibandingkan penduduk perempuan,” kata Suhariyanto. Pada laki-laki angkanya 71,12%, sedangkan pada perempuan 70,30%. Pada dimensi makna hidup dan perasaan, laki-laki memiliki skor lebih tinggi dibandingkan perempuan, sedangkan perempuan lebih bahagia pada dimensi kepuasan hidup.
Seiring bertambahnya usia, kebahagiaan masyarakat Indonesia seolah menurun. Penduduk berusia 24 tahun ke bawah memiliki indeks kebahagiaan tertinggi sebesar 71,29%.
(BA: Bagaimana Anda bisa berpartisipasi dalam menciptakan negara yang bahagia?)
Terkait indeks kebahagiaan per provinsi, 24 dari 34 provinsi mempunyai indeks kebahagiaan di atas rata-rata nasional. Provinsi Maluku Utara, Maluku, dan Sulawesi Utara masing-masing menjadi provinsi dengan warga paling bahagia. Provinsi Papua, Sumatera Utara, dan Nusa Tenggara Timur berada pada posisi tiga terbawah indeks kebahagiaan tahun 2017. – Rappler.com