• March 18, 2026
Din Syamsuddin mengajak umat Islam untuk peduli terhadap lingkungan di bulan Ramadhan

Din Syamsuddin mengajak umat Islam untuk peduli terhadap lingkungan di bulan Ramadhan

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Manusia mempunyai tanggung jawab untuk mensejahterakan seluruh bumi dan tidak sekedar memanfaatkannya

JAKARTA, Indonesia – Ketua Pengarah Gerakan Indonesia Menyelamatkan Bumi (Siaga Bumi) Din Syamsuddin mengajak umat Islam untuk peduli terhadap lingkungan.

“Masyarakat sebagai khalifah di muka bumi mempunyai amanah dan tanggung jawab untuk mensejahterakan seluruh bumi dan tidak sekedar memanfaatkannya,” kata Din di Jakarta, Senin 6 Juni.

Dijelaskannya, hakikat Islam yang memberikan rahmat bagi seluruh alam adalah Islam yang kehadirannya dalam kehidupan manusia mampu memberikan rahmat di dunia dan akhirat melalui kedamaian dan cinta terhadap bumi.

“Umat Islam sebagai potensi terbesar bangsa sudah seharusnya menjadi subjek dan objek gerakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan sumber daya alam itu sendiri dengan kesadaran akan hak dan kewajibannya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam,” ujarnya.

(BACA: Green Ramadan: Ibadah Puasa Ramadhan Ramah Lingkungan)

Ketua Umum Badan Pengelola Siaga Bumi Hayu Prabowo mengatakan MUI mengeluarkan fatwa pengelolaan sampah untuk mencegah kerusakan lingkungan.

“Salah satu ketentuan hukumnya adalah setiap umat Islam wajib menjaga kebersihan lingkungan, memanfaatkan barang untuk kemaslahatan, dan menghindarkan diri dari berbagai penyakit dan perbuatan. tabdzir Dan limbah,” jelas Hayu.

Tabdzir sisa barang/harta yang masih dapat dimanfaatkan sesuai ketentuan syariah atau adat istiadat yang lazim dalam masyarakat. Limbah adalah tindakan berlebihan yaitu penggunaan barang/harta diluar kebutuhan.

Di bulan Ramadhan, Hayu mengimbau umat Islam untuk menjaga alam dengan mengonsumsi bahan-bahan dari alam sesuai kebutuhan.

Sekretaris Jenderal Dewan Penggerak Siaga Bumi, Alpha Amirrachman menambahkan, selain nilai ibadah, kepedulian tersebut penting untuk menjaga kesehatan jasmani, sekaligus menjaga alam sebagai bentuk tanggung jawab khalifah di muka bumi.

“Kita harus menghindari konsumsi berlebihan, misalnya tidak makan sampai kenyang, membeli pangan lokal, mengurangi pangan impor karena pangan impor banyak menghasilkan limbah seperti penyimpanan energi dan transportasi. “Umat Islam perlu meningkatkan kesadarannya terhadap lingkungan,” kata Alpha. —Antara/Rappler.com

Pengeluaran Sydney