DSWD mengaktifkan tim tanggap bencana di Caraga
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
(DIPERBARUI) Badan pimpinan tanggap bencana akan terus memantau situasi di wilayah yang terkena dampak gempa 6,7 yang melanda Mindanao
MANILA, Filipina (DIPERBARUI) – Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan (DSWD), melalui Biro Manajemen dan Bantuan Tanggap Bencana (DReAMB), kini berstatus siaga merah.
Artinya DSWD, lembaga utama tanggap bencana, akan memantau situasi sepanjang waktu di wilayah terdampak gempa 6,7 yang melanda Mindanao, khususnya wilayah Caraga pada Jumat malam, 10 Februari.
DSWD mengaktifkan Response Group of the National Disaster Risk Reduction and Management Council (NDRRMC) pada pukul 17.00, Sabtu, 11 Februari.
Badan ini juga telah mengaktifkan Tim Respon Cepat (QRT) di tingkat daerah dan tim Kesejahteraan dan Pembangunan Sosial (SWAD) di tingkat provinsi untuk memberikan bantuan teknis dan penambahan sumber daya pada operasi bencana di unit-unit pemerintah daerah.
Sementara itu, Penjaga Pantai Filipina (PCG) mengerahkan kapal pencarian dan penyelamatan (SAR). ke Surigao del Norteberasal dari Cebu.
“Kami diberitahu bahwa air minum sangat langka (di daerah yang terkena dampak). Kapal tersebut juga dapat digunakan untuk operasi bantuan bencana dan sebagai platform untuk kegiatan penyelamatan lainnya,” kata Komandan PCG Komodor Joel Garcia.
Menurut Garcia, PCG telah mengerahkan lebih dari 150 personelnya di wilayah tersebut untuk ikut serta dalam operasi tersebut.
Respons bencana lokal
Dalam laporannya pada Sabtu pagi, direktur regional DSWD-Caraga Mita Lim mengatakan dia bertemu dengan staf fokus bencana regional untuk tanggap bencana dan wakil walikota Kota Surigao Alfonso Casurra untuk membahas dampak gempa bumi.
Dia menambahkan bahwa atas permintaan pemerintah Kota Surigao, Kantor Lapangan DSWD memimpin lebih dari 900 paket makanan di kota tersebut.
Lim juga melaporkan bahwa dia mengunjungi Barangays Nueva dan Taft, dan menugaskan tim untuk melakukan penilaian cepat terhadap rumah-rumah yang rusak.
Hingga Sabtu sore, 11 Februari, DSWD mengaku telah menerima laporan ada lebih dari 500 rumah rusak di kawasan Caraga.
Kantor Lapangan DSWD Caraga masih memvalidasi jumlah total keluarga dan orang yang terkena dampak.
Sumber daya yang tersedia
Kantor Pusat DSWD (CO), kantor lapangannya di Caraga, dan Pusat Operasi Sumber Daya Nasional (NROC) memiliki dana inventaris dan cadangan sebesar sekitar P1,6 miliar. Lebih dari P1,4 miliar telah disisihkan sebagai dana respons cepat.
Sebanyak 109.501 paket makanan keluarga (FFP) senilai lebih dari P42,2 juta, dan bahan makanan dan non-makanan senilai lebih dari P124 juta telah disiagakan, siap didistribusikan jika daerah yang terkena dampak perlu diisi kembali.
Setidaknya 28 barangay di Kota Surigao, Mainit, San Francisco dan Sison terkena dampak gempa, menurut DSWD.
Menteri Kesejahteraan Sosial Judy Taguiwalo menegaskan kembali seruannya kepada warga untuk tetap tenang dan memperhatikan peringatan serta nasihat dari otoritas setempat. – Rappler.com