‘Dunia Indah’ Andien bersama komunitas tuna netra
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Lewat single terbarunya yang kedua bertajuk ‘Keindahan Dunia’, Andien mengajak para pendengarnya untuk merasakan indahnya dunia yang ia rasakan.
Jakarta, Indonesia — Setelah peluncuran sukses lajang Pertama hatiku di awal tahun 2017, untuk album terbarunya Metamorfosis yang akan diluncurkan pertengahan tahun ini, Andien kembali hadir lajang Kedua: Dunia yang indah.
“Kami (Satrio ‘Alexa’, Nikita Dompas, dan Andien) sering ngobrol, bercerita tentang kehidupan dia (Andien) sebelum menjadi seorang ibu hingga menjadi seorang ibu, dan akhirnya terciptalah sebuah lirik. Karena hidup kadang naik, kadang turun, jadi indah seiring berjalannya waktu, kata Satrio ‘Alexa’, pencipta lagu Dunia yang indahditemuinya saat peluncuran video klip Indahnya Dunia, di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, pada Rabu, 15 Agustus.
Lagu Dunia yang indah Ceritakan tentang keindahan dunia dari sudut pandang yang berbeda. “Kadang rasanya ‘Kenapa begitu ya?’ atau ‘Seharusnya aku melakukan itu dulu’ tapi pada akhir hari “Kami tahu pada akhirnya semuanya akan indah,” kata Andien.
Proses pembuatan single kedua ini juga tak semulus lagu-lagu sebelumnya, pasalnya Andien saat itu sedang mengandung putra pertamanya, Anaku Askara Biru.
“Saat itu Andien baru tiga hari lagi melahirkan, jadi saat itu sudah sulit bernapas secara alami, setiap bait kami hentikan,” kata Nikita Dompas, produser lagu tersebut. Dunia yang indah ketika kamu menceritakan proses pengambilan vokal di lagu ini.
Niki mengatakan, Andien harus dalam kondisi prima saat melakukan vote untuk lagu ini, sehingga Andien harus istirahat sejenak dan bangun. suasana hati terlebih dahulu agar suaranya tetap prima. “Biasanya ambil vokal “Dimulai jam 10, selesai jam 12, kali ini selesai jam 18.30,” kata Niki lagi.
Kali ini Andien berkolaborasi dengan Bakti Budaya Djarum Foundation untuk membuat video klip Dunia Indah. Video klip bernuansa Andien kali ini mengambil lokasi di Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara.
“Kami (Djarum Foundation) kaget ketika Andien memilih Jailolo. “Kami ingin mengundang tokoh Indonesia yang memiliki rasa cinta yang kuat terhadap Indonesia untuk berbagi dengan masyarakat,” kata Renitasari Adrian, Direktur Program Bakti Budaya Djarum Foundation.
Pada pertemuan pertamanya dengan Andien, keinginan Bakti Budaya Djarum Foundation sejalan dengan keinginan Andien, yakni memperkenalkan keindahan Indonesia yang jarang diketahui melalui sebuah karya visual.
Peluncuran video klip Andien kali ini semakin spesial dengan kedatangan teman-teman komunitas tunanetra yang tergabung di dalamnya. Bioskop Kencan Buta. Sekitar 30 orang tunanetra hadir untuk merasakan indahnya single kedua Andien dengan dipandu seorang relawan yang akan menggambarkan visual yang terjadi di layar dengan berbisik kepada teman-temannya yang tunanetra.
Dengan begitu, teman-teman tunanetra bisa memahami dan merasakan emosi yang ada dalam video klip tersebut. –Rappler.com