• February 8, 2026

Duterte-Jokowi disambut sorak sorai para pedagang dan pengunjung Pasar Tanah Abang

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Jokowi mengajak Duterte mengunjungi Pasar Tanah Abang

JAKARTA, Indonesia – Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengundang Presiden Filipina Rodrigo Duterte blusukan ke pasar tradisional Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat sore, 9 September.

Sekitar 600 personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk memastikan kunjungan kedua pimpinan negara tersebut ke Blok A Tanah Abang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto pun tampak berada di lokasi untuk memandu pengamanan pasukannya.

(LIVE BLOG: Kunjungan Rodrigo Duterte ke Indonesia)

Ratusan warga antusias menyaksikan dan menunggu kedatangan Jokowi dan Duterte di Tanah Abang. Kerumunan mulai terlihat pada Jumat sore, usai salat Jumat.

Warga bersorak saat mobil kepresidenan tiba di Pasar Tanah Abang sekitar pukul 13.55 WIB, namun Presiden Jokowi – seperti biasa – mengecoh mereka yang menunggu.

Ia memasuki pasar melalui pintu samping, bukan melalui pintu utama yang sudah ditunggu oleh media dan masyarakat.

Duterte sendiri tiba di Pasar Tanah Abang pada pukul 14.02 WIB. Ia disambut oleh Jokowi yang mengenakan kemeja putih.

Warga pasar Tanah Abang pun langsung menyambut baik kedatangan kedua pemimpin tersebut. Mereka mengikuti kemana Jokowi dan Duterte pergi. Keduanya menyapa pemilik toko dan juga pembeli di lantai dasar Blok A dan Blok B Pasar Tanah Abang.

Setelah berjalan sekitar 30 menit, Jokowi dan Duterte meninggalkan Pasar Tanah Abang dan langsung menuju Istana Merdeka untuk pertemuan bilateral.

Ini bukan kali pertama Jokowi mengundang para pemimpin negara atau tokoh internasional blusukan ke Negeri Broer.

Pada 13 Oktober 2014, Jokowi – yang saat itu masih menjadi presiden terpilih – mengundang pendiri Facebook Mark Zuckerberg untuk menghadiri acara tersebut. blusukan ke Tanah Abang. Bedanya dengan blusukan kali ini merupakan kegiatan yang tidak tercantum dalam jadwal resmi.

Kemudian pada 12 November 2015, Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull minta diajak berkeliling Tanah Abang.

“Saat Perdana Menteri Australia datang ke sini, merekalah yang memintanya,” kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Jumat pagi.

Menurut Pramono, tindakan blusukan Berangkat ke Tanah Abang merupakan cara Jokowi menunjukkan bahwa dirinya menyelesaikan persoalan langsung di lapangan.

“Kekuatan dan konsentrasi Presiden Jokowi adalah melihat permasalahan langsung di lapangan.

Oleh karena itu beliau juga ingin memberikan contoh kepada para pemimpin dunia, karena permasalahan ini tidak bisa hanya dilihat dari perencanaan dan meja perundingan saja, kata Pramono. —Rappler.com

Keluaran HK Hari Ini