• April 8, 2026

Duterte mengadakan pertemuan ‘produktif’ dengan duta besar AS – Istana

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte dan Duta Besar AS Sung Kim bertemu selama 45 menit di Kota Davao, antara lain membahas kerja sama militer dan penegakan hukum

MANILA, Filipina – Malacañang mengatakan Presiden Rodrigo Duterte mengadakan “pertemuan produktif selama 45 menit” dengan Duta Besar AS untuk Filipina Sung Kim di Kota Davao pada Minggu, 15 Januari.

Duterte dan Kim bertemu setelah pemimpin Filipina itu melantik negara itu sebagai ketua Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada tahun 2017. Mereka juga bertemu pada Desember lalu ketika Kim menyampaikan surat kepercayaannya kepada Duterte.

“Duta Besar AS mengucapkan selamat kepada Filipina atas penerimaan mereka sebagai tuan rumah ASEAN dan menantikan kepemimpinan yang sukses,” kata juru bicara kepresidenan Ernesto Abella dalam sebuah pernyataan pada Minggu.

Duterte dan Kim juga membahas kerja sama militer dan penegakan hukum, menurut pihak istana.

Lebih lanjut, beliau juga membahas kerja sama militer (AS-Filipina), khususnya dalam memerangi terorisme, dan sejauh mana bantuan AS ke Mindanao, kata Abella.

“Mengacu pada kerja sama penegakan hukum, Dubes Dinyanyikan Kim menekankan bahwa AS akan terus memberikan dukungan, termasuk pertukaran intelijen dan keamanan maritim. Itu adalah pertemuan yang sangat produktif yang ditandai dengan pertukaran ide secara terbuka,” tambahnya.

Hubungan yang ‘kokoh’

Abella juga mengatakan Kim menegaskan hubungan lama antara Manila dan Washington. Hubungan tersebut dipertanyakan ketika Duterte mengambil alih kekuasaan tahun lalu, ketika presiden melontarkan omelan satu demi satu terhadap Presiden AS Barack Obama dan Duta Besar AS untuk Filipina Philip Goldberg.

Namun hubungan antara Filipina dan AS diperkirakan akan memanas setelah penerus Obama, Presiden terpilih Donald Trump, mulai menjabat pada 20 Januari.

Duterte bersikap ramah kepada Trump dan bahkan mengundangnya mengunjungi Manila tahun ini.

“(Kim) menegaskan kembali komitmen AS terhadap hubungan bilateral dengan (Filipina) yang ia gambarkan ‘tegas’,” kata Abella.

Abella juga sebelumnya memuji AS karena menunjuk seorang duta besar untuk Manila yang berasal dari Asia.

Lahir di Seoul, Korea Selatan, Kim sebelumnya menjabat sebagai perwakilan khusus untuk kebijakan Korea Utara dan wakil asisten sekretaris di Biro Urusan Asia Timur dan Pasifik di Departemen Luar Negeri AS.

Ia juga menjabat sebagai Duta Besar AS untuk Korea dari tahun 2011 hingga 2014. – Rappler.com

uni togel