• March 4, 2026
Empat proposal dari Indonesia kepada organisasi negara Muslim untuk membantu Myanmar

Empat proposal dari Indonesia kepada organisasi negara Muslim untuk membantu Myanmar

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Pada KTT Luar Biasa OKI, Menlu Retno juga menyampaikan kesiapan Indonesia untuk menjadi jembatan mencari solusi konflik di Myanmar.

JAKARTA, Indonesia – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan empat usulan pemerintah Indonesia kepada Organisasi Negara-negara Muslim, OKI, untuk memperbaiki situasi di Myanmar pada pertemuan tingkat menteri di Kuala Lumpur pada Jumat, 20 Januari. Proposal tersebut merupakan langkah konstruktif dan inklusif untuk perbaikan di Negara Bagian Rakhine tanpa perlu menunjukkan siapa yang harus disalahkan atas tragedi tersebut.

Keempat saran tersebut adalah:

  • OKI diharapkan dapat memberikan bantuan untuk mencegah memburuknya situasi di Rakhine State
  • OKI diharapkan dapat membantu Myanmar secara konstruktif
  • OKI diharapkan dapat bekerjasama dengan organisasi di kawasan seperti ASEAN dalam menangani berbagai aspek terkait permasalahan di Rakhine State.
  • meminta agar OKI dapat menjadi mitra dalam pembangunan ekonomi di Myanmar, termasuk kerja sama dengan Islamic Development Bank (IDB)

“Dalam pernyataannya, Menlu RI juga menyatakan kesiapan negaranya untuk memainkan ‘peran menjembatani’ dalam upaya mencari solusi berkelanjutan, termasuk mengakhiri penderitaan komunitas Muslim di Rakhine State,” kata Retno seperti dikutip dari keterangan tertulis dari Kementerian Luar Negeri pada Jumat, 20 Januari.

Selain memberikan masukan, Retno kemudian berangkat ke Distrik Sittwe di Rakhine State untuk menyerahkan secara resmi bantuan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia. Jumlahnya mencapai 10 kontainer dan dikirim melalui laut dari Jakarta pada 29 Desember 2016.

Selama di Sittwe, Retno juga akan meresmikan dua gedung sekolah dasar yang dibiayai masyarakat Indonesia.

“Indonesia juga akan memberikan peningkatan kapasitas bagi warga Myanmar di bidang demokrasi, tata kelola pemerintahan yang baik, dan personel kepolisian,” kata Kementerian Luar Negeri.

Selain itu, Indonesia juga akan mengirimkan tim untuk melakukan dialog antaragama untuk membangun kepercayaan di tingkat akar rumput, khususnya antara komunitas Buddha dan Muslim di Rakhine State.

Dalam pertemuan tingkat menteri yang berlangsung selama dua hari tersebut, negara-negara anggota OKI menyepakati dua dokumen, yaitu resolusi mengenai situasi mengenai etnis Rohingya dan pernyataan akhir bersama (komunikasi) yang diminta oleh perwakilan OKI di New York, Jenewa, dan Brussels untuk secara berkala memantau perkembangan di Myanmar. .

Diserang oleh Malaysia

Sebelumnya, pada awal pembukaan KTT Luar Biasa OKI di Kuala Lumpur, Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak mendesak Myanmar menghentikan penindasan terhadap etnis Muslim Rohingya. Ia juga memperingatkan bahwa isu ini malah bisa dimanfaatkan oleh kelompok ekstremis Islam, sehingga mengalihkan fokus dari pendirian kekhalifahan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ke serangan teroris ke Myanmar.

Akibat tindakan represif yang diduga dilakukan militer Myanmar, sekitar 60 ribu warga etnis Rohingya mengungsi ke negara tetangga Bangladesh. Mereka menuduh warga Rohingya lainnya diperkosa, dibunuh dan disiksa oleh personel militer.

Banyak dari mereka mengalami penderitaan dan kematian yang mengejutkan dan mereka yang selamat menyaksikan atau harus menanggung tindakan kekejaman yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata, kata Najib saat membuka acara, Kamis lalu.

Ia meminta pemerintah Myanmar menghentikan tindakan eksklusi, terutama terhadap perempuan dan laki-laki, hanya karena masuk Islam.

Najib juga mengingatkan negara-negara anggota OKI bahwa situasi ini bisa dimanfaatkan oleh organisasi ISIS untuk kepentingan mereka melakukan teror.

Diprotes oleh Myanmar

Pemerintah Myanmar berang ketika mendengar pidato pembukaan yang disampaikan Perdana Menteri Najib. Mereka menuduh Najib mencoba memanfaatkan krisis yang terjadi terhadap kelompok etnis Rohingya di negara bagian Rakhine untuk kepentingan politiknya sendiri.

Nama Najib disorot publik di Malaysia karena diduga melakukan tindak korupsi senilai miliaran dolar atau kerap disebut 1MDB.

“Najib menggunakan Myanmar untuk kepentingan politiknya sendiri. “Ini bertentangan dengan prinsip ASEAN,” kata Wakil Direktur Kementerian Luar Negeri Myanmar Aye Aye Soe.

Ia menambahkan, tudingan Najib tidak berdasar dan tanpa fakta karena Kepala Pemerintahan Malaysia hanya mengkritik berdasarkan pemberitaan dari berbagai tempat, termasuk pemberitaan media dan sumber yang tidak dapat dipercaya.

“Kami sangat menyayangkan karena dia mengkritik Myanmar tanpa membicarakan masalah tersebut dengan kami seperti tetangga yang baik,” kata Aye lagi. – dengan pelaporan AFP/Rappler.com

unitogel