• March 20, 2026

Gelombang kedua protes terhadap Ahok




FOTO: Gelombang kedua protes terhadap Ahok

















Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Sekitar 100 ribu orang akan turun ke jalan hari ini untuk memprotes pernyataan Ahok

JAKARTA, Indonesia – Ribuan orang kembali turun ke jalan pada Jumat, 4 November untuk memprotes komentar Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama terhadap surat Al Maidah ayat 51.

Aksi protes ini merupakan gelombang kedua yang dilakukan gabungan ormas Islam setelah mereka menggelar aksi serupa pada 14 Oktober lalu.

Namun, kali ini jumlahnya diperkirakan jauh lebih banyak. Pada demonstrasi 14 Oktober, jumlah pengunjuk rasa kurang lebih 5 ribu orang. Saat ini, menurut polisi, jumlahnya mencapai 100 ribu orang.

Demonstrasi akan dimulai setelah salat Jumat. Dari sana mereka akan melaju ke balai kota dan istana negara. Situasi di sana dapat Anda lihat pada foto-foto berikut. Kami akan terus memperbaruinya di halaman ini.

MENARIK. Petugas keamanan melakukan apel sebelum mengamankan aksi di Parkir Barat Monas, Jumat (4/11). Foto oleh @TMCPoldaMetro/Twitter

SPANDUK. Massa pengunjuk rasa membentangkan spanduk menuntut Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dipenjara, Jumat (4/11). Foto oleh Sakinah Ummu Haniy/Rappler

TIBA DI TEMPAT. Imam Besar FPI Rizieq Shihab tiba di lokasi aksi demonstrasi pada Jumat (4/11). Foto oleh Sakina Ummu Haniy/Rappler

SPANDUK. Massa aksi membawa spanduk berisi tuntutan terhadap Ahok. Foto oleh Sakina Ummu Haniy/Rappler

MOBIL TUGAS. Foto oleh Sakinah Ummu Haniy/Rappler

PERDAMAIAN. Pamflet ini ditempel di bagian belakang salah satu mobil pengunjuk rasa. Foto oleh Santi Dewi/Rapplerd

Pengunjuk rasa melaksanakan salat Jumat di halaman Masjid Istiqlal, Jumat (4/11). Foto oleh Sakinah Ummu Haniy/Rappler

Pengunjuk rasa melaksanakan salat Jumat di halaman Masjid Istiqlal, Jumat (4/11). Foto oleh Sakinah Ummu Haniy/Rappler

DEMO BERSIH. Para pengunjuk rasa mengumpulkan sampah sambil memprotes. Foto oleh Santi Dewi/Rappler

MOBIL TUGAS. Mobil Komando mulai bergerak menuju Istana Negara. Foto oleh Sakinah Ummu Haniy/Rappler

SPANDUK. Massa aksi membentangkan spanduk bergambar kartun Basuki Tjahaja Purnama. Foto oleh Sakinah Ummu Haniy/Rappler

ANAK. Seorang anak ikut aksi protes terhadap Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Foto oleh Karina Maharani/Rappler

MELIHAT. Sebuah tanda dipasang oleh pengunjuk rasa di taman sepanjang jalan. Foto oleh Karina Maharani/Rappler

SPANDUK. Spanduk besar bertuliskan 'Gantung Ahok Tuan' dibentangkan dari atas jembatan penyeberangan orang. Foto oleh Natashya Gutierez/Rappler

KAWAT BERDUKUR. Kawat berduri melintang di depan istana, memisahkan barisan pengunjuk rasa dengan pasukan Asmaul Husna, Jumat (4/11). Foto oleh Sakinah Ummu Haniy/Rappler

BERSERI. Seorang guru meredam emosi para pengunjuk rasa setelah senja. Foto oleh Sakinah Ummu Haniy/Rappler

MEMBAKAR. Para pengunjuk rasa membakar sampah di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat. Foto oleh Santi Dewi/Rappler

TRUK TERBAKAR. Dua unit truk milik pasukan Brimob yang diparkir di depan Istana Negara dibakar massa pada Jumat (4/11). Foto oleh Santi Dewi/Rappler

TRANGA. Seorang petugas polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa di depan Istana Negara. Foto oleh Gianriggo Marletta/AFP

ANARKIS. Seorang pemuda melemparkan batu ke arah personel polisi saat demonstrasi yang berakhir ricuh di depan Istana Negara. Foto oleh Adek Berry/AFP

POLISI ANTI GANGGUAN. Polisi anti huru hara berjaga di kompleks Balai Kota yang diserbu pengunjuk rasa pada Jumat, 4 November. Foto oleh Goh Chai Hin/AFP

—Rappler.com

Baca juga:

Bagaimana perasaan Anda?

Sedang memuat








login sbobet