• March 19, 2026
GNPF-MUI belum menyerahkan surat pemberitahuan Aksi Bela Ulama dan Agama

GNPF-MUI belum menyerahkan surat pemberitahuan Aksi Bela Ulama dan Agama

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Polisi mengimbau masyarakat tidak melakukan protes saat heningnya Pilkada.

JAKARTA, Indonesia – Kadiv Humas Mabes Polri Boy Rafli Amar mengatakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) belum ‘belum menyampaikan notice of action’ . polisi. Sesuai wacana, aksi unjuk rasa bertajuk Aksi Bela Ulama dan Agama akan digelar pada 11-12 Februari dan 15 Februari.

“Saya mendengarnya hari ini, tetapi tidak menerima surat. Ini hanyalah informasi yang beredar di media sosial. Oleh karena itu, dengan adanya informasi tersebut, Polri mengimbau masyarakat untuk menaati peraturan perundang-undangan yang ada dalam pelaksanaan Unras,” kata Boy yang ditemui, Senin, 6 Februari di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. .

Namun, diakuinya, polisi mendeteksi adanya pergerakan warga di kawasan itu untuk bermigrasi sebelum aksi protes. Meski begitu, Polri akan mengantisipasi adanya hal-hal yang berpotensi mengganggu kelancaran Pilgub, khususnya di DKI Jakarta.

Boy juga menyarankan agar semua pihak menahan diri untuk tidak berdemonstrasi, apalagi tanggal yang dipilih sudah memasuki masa tenang Pilkada. Jika terjadi protes, diperkirakan akan mengganggu masa tenang.

“Hari tenang dimohon kepada semua pihak di masyarakat untuk menciptakan suasana yang kondusif. Guna memberikan ketenangan dan dimanfaatkan oleh petugas Bawaslu dan KPU untuk mempersiapkan sarana dan prasarana diantaranya mendaftar akhirnya logistik pemilu,” ujarnya.

Pernyataan senada juga disampaikan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang berharap tak ada ormas yang menggelar aksi demonstrasi di pekan tenang jelang Pilkada Serentak. Ia mengatakan, meski aksi protes tersebut tidak berkaitan dengan ketiga pasangan calon, namun tetap bisa mengobarkan suasana jelang Pilkada, khususnya di DKI Jakarta.

“Kalau saya pribadi ya, ini namanya minggu tenang, jadi harus tenang. Sekalipun tidak berkaitan dengan ketiga paslon tersebut. Tapi apapun kelebihannya pasti akan mengganggu stabilitas jelang Pilkada,” kutipnya. media.

Politisi PDIP ini mengatakan, Jakarta merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat kerentanan tinggi menjelang Pilkada, selain Aceh, Papua, dan Banten. Sebelumnya, Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengatakan akan menggelar salat berjamaah pada 11 Februari mendatang.

Doa ini, kata Rizieq, dilakukan demi keselamatan bangsa dan keselamatan Pilkada di Jakarta agar lebih baik lagi. Ia juga akan menggelar prosesi panjang di sepanjang Jalan MH Thamrin.

– Rappler.com

togel hongkong