• March 18, 2026
Gubernur Jakarta melarang pemakaian jilbab di sekolah umum

Gubernur Jakarta melarang pemakaian jilbab di sekolah umum

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

‘(Jilbab) yang mereka kenakan bentuknya seperti serbet. Menurutku serbet di dapurku lebih bagus’

JAKARTA, Indonesia – Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, yang biasa disapa Ahok, mengecam sekolah negeri yang memaksa siswanya mengenakan jilbab dan menyerukan pelarangan, menjelang dimulainya Ramadhan.

Dalam konferensi yang dihadiri 1.700 kepala sekolah di gedung Yayasan Buddha Tzu Chi Dinas Pendidikan Jakarta, Ahok berkata: “(Jilbab) yang mereka kenakan terlihat seperti serbet. Saya pikir serbet di dapur saya lebih bagus.”

“Saat keluar gerbang sekolah, mereka langsung melepas jilbabnya begitu mereka menaiki sepeda motor ayahnya,” kata Ahok. dikutip media lokal.

“Anda telah mengajarkan mereka untuk berpikir bahwa memakai jilbab adalah bagian dari akhlak mereka sebagai seorang Muslim, sehingga mereka memakainya sepanjang hidup. Mereka harus memakainya dengan hati nurani mereka sendiri, bukan melepasnya begitu mereka meninggalkan sekolah,” Ahok ditambahkan.

Usai melontarkan pernyataannya, Ahok pun mengaku tak ingin disalahartikan sebagai pendukung anti Islam dan mencontohkan pengalamannya di Belitung sebagai contoh pelajar yang tidak menggunakan jilbab secara tepat.

Namun pernyataan Ahok ini tidak mendapat tanggapan populer.

Bagi Fadia Adhari, yang bersekolah selama 6 tahun di sebuah sekolah swasta Islam di Jakarta, di mana ia dan teman-teman sekelasnya mengenakan jilbab ke sekolah, keputusan Ahok untuk melarang jilbab merupakan hal yang tidak menyenangkan.

“Saya tidak setuju dengan aturan Ahok yang luas karena itu tergantung sekolah itu sendiri. Sekolah itu harusnya terbuka bagi siswa yang menganut agama lain dan tidak boleh memaksa semua orang untuk memakainya, tapi dalam kasus beberapa sekolah bisa memaksa. sebuah kebutuhan,” kata Adhari, mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya.

Ahok terpilih sebagai gubernur pada tahun 2014, setelah pendahulunya dan kini Presiden Joko Widodo mengambil jeda dari pencalonan presiden.

Seorang tokoh kontroversial dalam politik Indonesia, Ahok beragama Kristen, beretnis Tionghoa dan tidak terkait dengan partai politik mana pun. Kualitas terakhir ini menjadikannya politisi populer di kalangan generasi muda dan keluarga kelas menengah yang muak dengan politik korup.

Indonesia memiliki populasi Muslim terbesar di dunia. Hampir 90% penduduk negara itu menganut Islam.

Haruskah jilbab diperbolehkan di sekolah umum? Beri tahu kami pendapat Anda di bagian komentar di bawah. – Rappler.com

Pengeluaran Sydney