Ibarat menopang kepompong menjadi kupu-kupu yang terbang menjauh
keren989
- 0
JAKARTA, Indonesia – Anda yang pernah menjadi penumpang pesawat yang melewati Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang mungkin pernah melihat gerai BRI Digital. Tidak terlalu besar dan mewah seperti kantor bank, namun dapat melayani berbagai transaksi perbankan secara digital.
“Generasi muda yang kita sebut generasi milenial kini sudah tidak mau datang ke kantor bank yang mewah. Mereka melakukan semua transaksi tanpa uang tunaidan melalui perangkat (Gawai),” kata Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI) Asmawi Syam, Rabu 18 Januari.
Berbicara di hadapan para pemimpin redaksi media massa di Jakarta, Asmawi menyampaikan pemaparan di awal tahun 2017 dengan tema “Mengangkat UMKM Generasi Penerus”, yang intinya mengangkat kapabilitas usaha mikro, kecil dan menengah ( UMKM) untuk menghadapi era digital.
BRIDigital sendiri diresmikan pada tahun 2016 oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Saksikan paparan Facebook Live Direktur Utama BRI Asmawi Syam di bawah ini:
Asmawi mengatakan, lebih dari 70% portofolio bisnis BRI bergerak di sektor UMKM. Data di Indonesia menunjukkan terdapat lebih dari 50 juta pengusaha UMKM.
“Sekarang ditambahkan ke apa yang dikatakan awal atau bisnis start-up berbasis digital. Jika bank tidak beroperasi di pasar ini, kita akan tertinggal. Saat ini sudah banyak kompetitor perbankan yang menggarap startup berbasis digital yaitu teknologi keuangan (teknologi sirip),” kata Asmawi.
(BACA: Seminar Internasional OJK tentang Perlindungan Konsumen ‘fin-tech’)
BRI digital merupakan outlet digital Bank BRI dengan teknologi terkini yang juga melayani kebutuhan transaksi dan informasi produk perbankan memperbarui tentang keuangan, investasi, transaksi hari elektronik dan kebutuhan lainnya.
Melayani layanan perbankan yang sepenuhnya digitalS dengan teknologi terkini, swalayansebaik asisten bank Untuk keperluan monitoring aktivitas kantor dan konsultasi layanan keuangan langsung dengan klien, BRI Digital adalah toko digital terlengkap di Indonesia.
Tak hanya itu, BRI digital juga a toko Bank pertama yang menggunakan jaringan komunikasi BRIsat.
Tidak terbatas pada perbankan, nasabah juga dapat menggunakan fasilitas BRI Digital untuk mengakses informasi secara online on line dan interaktif, seperti lokasi penyewa Terminal 3 Ultimate lengkap dengan peta lokasi dan foto, serta layanan lain yang tersedia di terminal seperti penjaga pintu Dan kereta dorongrestoran, bank, ATM, dan moda transportasi seperti mobil antar-jemput/taksi/mobil pribadiinformasi penerbangan dan informasi hotel terdekat.
Juga tersedia e-Pasar BRI yang merupakan pasar on line untuk mendapatkan informasi mengenai produk yang dijual di pasar tradisional mitra BRI di Indonesia.
Rumah Kreatif BUMN Solusi UMKM
Sebelum era digital, pemasukan barang/komoditas dari luar negeri misalnya dilakukan oleh importir.
“Sekarang anak muda membeli barang dari luar negeri melalui transaksi perdagangan elektronik. Tidak ada lagi upaya untuk mengimpor. BRI ingin mendorong UMKM sekalipun menjadi eksportir dengan menggunakan transaksi digital, kata Asmawi.
Ia mencontohkan optimisme Presiden Joko “Jokowi” Widodo bahwa pada tahun 2020, Indonesia berpotensi menjadi ekonomi digital terbesar di kawasan ASEAN dengan nilai US$130 miliar.
Menurut dia, permasalahan yang ditemukan di lapangan adalah soal standarisasi mutu. Produsen UMKM biasanya menjual kepada pembeli luar negeri dengan standar yang sama dengan pembeli lokal.
Pembeli luar negeri mengeluh, misalnya mengapa muncul bintik hitam pada furnitur bambu yang mereka beli di musim dingin? Besar kemungkinan jika tidak ada solusi segera, pembeli tidak akan mengulangi pembelian di lain waktu.
“Sangat disayangkan bagi UMKM yang telah berinvestasi pada mesin dan peralatan produksi yang menggunakan bahan baku bambu jika tidak dapat melanjutkan produksinya,” kata Asmawi.
Untuk memberikan wadah dalam mencari solusi permasalahan startup, BRI menggandeng Telkom, keduanya merupakan perusahaan pelat merah, untuk mendirikan Rumah Kreatif BUMN di berbagai kota. “Startup ini ibarat kepompong. “Kami ingin membantu agar segera setelah menetas akan lahir kupu-kupu yang bisa terbang jauh dan luas,” kata Asmawi.
Di Rumah Kreatif BUMN, BRI menantang generasi muda untuk mencari solusi, misalnya bagaimana memastikan produk bambu tidak menjadi hitam di musim dingin.
“Ini berarti tantangan terkait inovasi yang dapat mendukung ekspor produk bambu,” kata Asmawi.
Rumah Kreatif BUMN BRI kini telah hadir di 17 kota seluruh Indonesia, seperti Yogyakarta, Gianyar, Mataram, Manado, Makassar, Bukittinggi, Serang, Jakarta, Tasikmalaya, Pekalongan, Sidoharjo, Banjar, Banda Aceh, Kendari, Bandung dan Solo. Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno melakukannya meresmikan Rumah Kreatif BRI BUMN di Solo.
Rumah Kreatif BRI BUMN memberikan pembinaan dan pelatihan serta menyediakan saluran pemasaran produk secara langsung on line melalui situs belanja internet di blanja.com. Karena sifat etalnya on linemaka penjual dan pembeli tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu.
“Penjualan produk melalui situs blanja.com memiliki jangkauan pemasaran produk yang lebih luas dan pengelolaan bisnis yang efisien, sehingga dapat meningkatkan daya saing tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri,” kata Sekretaris Perusahaan BRI, Hari Siaga Amijorso.
Muhamad Fajrin Rasyid, Head of Finance Bukalapak.com, pernah angkat bicara soal potensi tersebut perdagangan elektronik di Indonesia. Di situs bukalapak.com misalnya, terdapat lebih dari 1 juta UMKM yang berdagang di bukalapak.com, menjual sedikitnya 25 juta jenis barang.
Fajrin mengutip angka yang diolah Google dan Temasek yang menyebutkan bahwa pada tahun 2015 hingga 2025 nilai bisnis perdagangan elektronik di Indonesia diperkirakan meningkat lebih dari 30 persen, dari US$1,7 miliar menjadi US$46 miliar.
“Ada banyak angka yang beredar, tapi ini bisa menjadi gambaran. Soalnya UMKMnya banyak perdagangan elektronik “Di Indonesia dilakukan secara informal,” kata Fajrin saat berbicara pada seminar ekonomi digital di CSIS pada tahun 2016.
Untuk mendukung pengembangan bisnis perdagangan elektroniktahun lalu pemerintah juga memperkenalkan paket kebijakan ekonomi ke-14 yang fokus pada perdagangan elektronik.-Rappler.com